Travelling sendiri itu pasti ada suka dan dukanya. Sukanya, mungkin kita bisa bebas melakukan apapun yang kita inginkan dalam waktu kapanpun. Namun hal yang tidak menyenangkan dari melakukan perjalanan wisata sendiri yaitu rasa kesepian. Tidak memiliki teman mengobrol atau melakukan hal gila selama perjalanan tentu membuat perjalanan cenderung terasa membosankan. Namun kesendirian tidak selalu berakibat buruk bagi Anda. Bukankah dengan sendiri, Anda menjadi bisa berlatih untuk tampil percaya diri?

Masih ada beberapa hal tidak menyenangkan lain yang mungkin akan Anda alami dalam perjalanan solo. Untuk berjaga-jaga, patut diketahui 5 hal buruk yang mungkin akan Anda alami ketika melakukan perjalanan solo.

1. Makan Sendiri

Makan sendiri.

Tidak peduli seberapa percaya diri Anda, mengatakan “meja untuk satu orang” akan bisa terasa sulit untuk diucapkan, terutama di negara asing. Tetapi, makan di luar sendirian akan membantu meningkatkan kepercayaan diri. Ini bisa sangat bagus jika Anda memanfaatkan status perjalanan solo Anda untuk bertemu penduduk setempat saat Anda makan. Anda bisa mendapatkan beberapa tips luar biasa tentang tempat destinasi Anda dengan cara ini.

2. Tidak Ada yang Menjaga Barang Anda

Tidak ada yang menjaga barang Anda ketika ke kamar kecil.

Dalam perjalanan, tidak mungkin untuk menahan buang kecil seharian. Selain terasa tidak nyaman, itu akan menimbulkan penyakit. Mau tak mau, Anda harus menyeret koper Anda sendiri ke dalam kamar mandi kecil karena tidak memiliki seseorang yang Anda percayai untuk mengawasi tas Anda selama di kamar mandi.

Namun tenang saja, Anda akan terbiasa melakukannya dan bahkan menemukan cara mengemas barang Anda dengan cepat. Perjalanan  solo akan meningkatkan rasa kemandirian dan akal Anda.

3. Harus Mengandalkan Diri Sendiri

Harus mengandalkan diri sendiri.

Ketika bepergian dengan orang lain, Anda memiliki seseorang yang dapat diandalkan ketika terjebak dalam kesulitan. Misalnya ketika kesulitan berbicara menggunakan bahasa setempat, Anda bisa membiarkan teman Anda yang paham melakukannya. Namun ketika melakukan perjalanan solo, Anda tidak punya pilihan lain selain menyelesaikan semua masalah dengan sendiri.

4. Tidak Ada yang Membantu Memotret Anda

Tidak ada yang membantu memotret Anda.

Ketika melakukan perjalanan solo, segalanya harus Anda lakukan sendiri, termasuk mendokumentasikan perjalanan Anda. Itu artinya Anda mungkin hanya mampu mengoleksi sedikit foto perjalanan daripada ketika Anda melakukan perjalanan bersama teman. Sebab, Anda tidak memiliki seseorang yang membantu Anda memotret momen bahagia selama perjalanan. Anda harus puas mengabadikan momen liburan Anda dengan selfie.

4. Dihantui Rasa Tidak Aman

Dihantui rasa tidak aman.

Tidak hanya terasa sepi, bepergian sendiri juga bakal terasa lebih menakutkan. Sebab, tindak kejahatan akan menghantui Anda dimana saja dan kapan saja termasuk di destinasi wisata. Jadi Anda mungkin akan membatasi kegiatan di luar Anda dan memilih untuk lebih jarang berjalan-jalan di malam hari.

5. Tidak Memiliki Seseorang untuk Diajak bicara

Tidak memiliki teman mengobrol.

Ketika baru saja mengalami sesuatu yang luar biasa pasti Anda pasti ingin langsung membicarakannya dengan teman Anda. Namun apabila tidak memiliki seorang pun, perjalanan Anda akan terasa kesepian.

Tapi ada baiknya juga melakukan perjalanan sendirian. Artinya Anda bisa fokus menikmati liburan tanpa ada gangguan yang bisa mengalihkan perhatian Anda. Sambil menikmati pemandangan alam, Anda bisa menenangkan diri dan merenung.