Penyu telah menghuni Bumi selama 65 juta tahun – mereka bahkan berenang bersama dinosaurus! Sayangnya, banyak spesies penyu sekarang terancam punah. Populasi Penyu belimbing Pasifik telah menurun sebesar 90% dalam dua dekade terakhir. Makanan favorit mereka adalah ubur-ubur dan kura-kura, dan mereka bisa mati setelah mengira kantong plastik sebagai makanan. Mereka dapat hidup hingga 100 tahun dan melakukan perjalanan ribuan mil di lautan untuk migrasi mencari makanan.

peneliti biologi bawah laut
Penyu merupakan salah satu species hewan tertua di dunia.

Penyu belimbing dapat tumbuh hingga 6 1/2 kaki panjangnya dengan lebar sayap 10 kaki dan berat lebih dari 1.100 pound. Spesies Olive Ridley lebih kecil sekitar 2 1/2 kaki panjangnya sekitar 100 pound. Penyu Hitam dan Hijau sebenarnya adalah spesies yang sama dan memiliki ukuran sedang, berada di antara penyu Olive Ridley yang lebih kecil dan penyu belimbing yang lebih besar. Ini adalah beberapa fakta yang bisa Anda pelajari sebagai sukarelawan di proyek ini. Sekarang kami akan bercerita tentang pengalaman seminggu menjadi peneliti biologi bawah laut.

peneliti biologi
Kehidupan bahari menyimpan banyak pesona dan harta karun alamiah yang tak terduga. Menjadi seorang peneliti biologi bawah laut adalah salah satu cara yang baik untuk menemukan keindahan-keindahan ini.

Hari seorang peneliti biologi bawah laut dimulai lebih awal, yaitu pada pukul 4:30 pagi ketika ayam jantan mulai berkokok. Pada kesempatan pembelajaran ini, kami menaiki ATV di udara pagi yang dingin untuk berpatroli sejauh 20 mil dari pantai, mencari jejak penyu sehingga untuk menemukan sarang mereka. Telur-telur itu kemudian digali dan dipindahkan dengan kantong ke rumah kaca di pantai, di mana mereka kemudian ditanam kembali ke kedalaman yang sama, sekitar sepanjang penuh lengan orang dewasa.

peneliti biologi bawah laut
Peneliti biologi bawah laut akan bangun lebih pagi untuk berpatroli di sepanjang pantai, salah satunya adalah untuk menemukan jejak penyu dan mengambil beberapa telurnya untuk diteliti dan diinkubasi di rumah kaca.

Sarangnya ditandai dengan pasak yang menunjukkan tanggal pengambilan dan jumlah telur. Pada umumnya, satu sarang memiliki sekitar 100 telur dan waktu inkubasi bervariasi dari 50-70 hari tergantung pada spesies penyunya. Rumah kaca yang menginkubasi membantu memastikan bahwa sarang penyu akan menetas dengan sukses karena memberikan lingkungan yang hangat dan aman. Jika telur tidak dipindahkan, banyak sarang penyu yang dibuat di musim dingin akan hilang karena suhu pasir pantai yang menurun.

Penyu biasanya pergi lebih jauh ke selatan untuk bertelur di pasir yang lebih hangat. Tetapi dengan semua perkembangan di daerah Cabo, mereka dipaksa untuk bergerak lebih jauh ke utara untuk menghindari cahaya. Sinar terang akan membingungkan anak-anak penyu dan menyebabkan mereka kehilangan jalan ke laut. Juga, suhu sarang yang lebih hangat meningkatkan jumlah anak penyu betina.

Daerah Las Tunas di Todos Santos adalah tempat yang baik untuk rumah kaca karena ombak di sini terlalu kuat untuk direnangi atau diselancari, tetapi beberapa nelayan pagi masih mengemudi di sekitar garis pantai dan itu bisa menghancurkan sarang penyu dan mematikan anak-anaknya, yang merupakan alasan mengapa para peneliti biologi bawah laut harus keluar sebelum matahari terbit.

Pada jam 7:30 pagi kami sudah kembali di casita di kota, jadi kami bisa membuat sarapan di dapur sukarelawan luar ruangan dan bersiap-siap untuk hari tersebut, mengenakan pakaian hangat dan mengepak botol air, makanan, juga buku. Sebagian besar hari kemudian akan dihabiskan para sukarelawan untuk mengamati sarang-sarang di rumah kaca dan mencatat suhu-suhu telur. Hal ini dilakukan setiap 1/2 jam sekali, di dalam rumah kaca yang panasnya mirip sauna dengan memasang probe dari pasir ke dalam meter untuk mencatat temperatur.

Kemudian sukarelawan meraba permukaan telur di bawah pasir untuk merasakan apakah akan ada bayi penyu yang menetas. Ketika mereka muncul, peneliti sukarelawan akan membawa bayi-bayi tersebut ke luar dan memasukkannya ke dalam sejenis loyang yang teduh. Ukuran anak-anak penyu ini hanya sekitar seukuran telapak tangan manusia biasa dan akan menggeliat serta menatap pertama kali mereka dikeluarkan.

Di sore hari, sarang penyu akan digali untuk mengeluarkan penyu yang nantinya akan dilepas di pantai saat matahari terbenam. Peneliti bawah laut perlu berhati-hati meletakkan cangkang-cangkang mereka dalam barisan dan menghitung jumlahnya secara akurat dan mencatat semua informasi. Terkadang, Anda masih akan menemukan telur di dasar sarang, yang kemudian akan menetas tepat di tangan Anda.

Selain relawan, biasanya juga banyak wisatawan yang berkumpul di sekitar pantai untuk berpartisipasi dalam pelepasan bayi penyu, dan para relawan akan menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk memberikan informasi, menjawab semua pertanyaan, dan menerima sumbangan untuk proyek tersebut. Kemudian, semuanya akan pergi ke pantai, mengantre, mencelupkan tangan mereka ke pasir kering untuk menghilangkan minyak alami tangan sebelum akhirnya perlahan-lahan menurunkan bayi penyu ke pasir menuju laut. Yang betina akan tumbuh dewasa dalam kurun waktu 15 tahun dan kembali 2-3 tahun ke pantai di mana mereka menetas.

Ini adalah pengalaman ajaib bagi semua yang berpartisipasi, dan matahari terbenam sebagai latarnya semakin meningkatkan keindahan momen ini. Jadi, meskipun hari kerjanya panjang dan panas, pengalaman menjadi sukarelawan peneliti bawah laut  benar-benar tak terlupakan. Selain mengedukasi, ia juga akan menjadi pengalaman yang membuat Anda lebih sadar akan menjaga kelestarian alam, terutama alam bawah laut.