Industri pariwisata adalah salah satu sektor yang bisa menopang pertumbuhan ekonomi suatu negara. Maka tak heran apabila setiap negara terus menggenjot perkembangan sektor pariwisatanya agar bisa menarik perhatian para wisatawan dari penjuru dunia. Mulai dari tempat wisata, sejarah, kuliner, hingga tempat perbelanjaan, adalah aspek yang menjadi magnet sektor pariwisata.

Bahkan, ada sederet negara yang bisa bertahan hidup hingga saat ini berkat kemajuan industri pariwisatanya. Hal itu bisa terlihat dari besaran GDP (Gross Domestic Product) atau PDB (Produk Domestik Bruto) yang disumbang sektor pariwisata. Adalah WTTC (World Travel and Tourism Council) yang merilis data tersebut setiap tahun.

Data yang dirilis tahun 2018 didapatkan berdasarkan hasil survey terhadap 185 negara dan 25 daerah di dunia, serta pengembangan dari data yang didapat pada tahun 2017. Ada berbagai negara yang masuk dalam daftar WTTC. Mulai dari kawasan Eropa hingga Asia. Berikut ini adalah lima negara yang menempati posisi lima teratas pada tahun 2018.

Maladewa

Maladewa.
Maladewa.

Maladewa atau Maldives terdiri dari 1.190 pulau. Sebanyak 200 di antaranya adalah pulau yang berpenghuni, sedangkan 80 pulau lainnya terdapat resort yang didirikan untuk para wisatawan. Industri pariwisata di Maladewa terus berkembang. Terlebih, saat pulau Grand Park Kodhipparu mulai beroperasi sejak bulan Juni 2017. Sebenarnya, selalu ada peresmian pulau resort di Maladewa. Hal itu mengingat kunjungan wisatawan terus melonjak. Adapun kontribusi sektor pariwisata yang disumbangkan Maladewa terhadap PDB negaranya adalah 39,6%.

Kepulauan Virgin Britania Raya

Kepulauan Virgin Britania Raya.
Kepulauan Virgin Britania Raya.

Kontribusi sektor pariwisata British Virgin Islands atau Kepulauan Virgin Britania Raya terhadap PDB mencapai 35,4%. Sama seperti Maladewa, Kepulauan Virgin juga memiliki pantai yang terhampar luas dengan pemandangan yang super indah. Tentunya banyak hal menarik yang bisa dilakukan di tempat ini. Mulai dari menyelam, berenang, atau sekedar berjemur sambil bermalas-malasan di pinggir pantai. Kepulauan Britania terdiri dari empat pulau utama, yakni Tortola, Virgin Gorda, Anegada, dan Jost Van Dyke, serta 50 pulau kecil dan sejumlah pulau karang.

Macau

Macau.

Macau adalah destinasi wisata di wilayah China yang sangat populer di kalangan wisatawan. Industri pariwisatanya mampu menyumbang PDB hingga 29,3%. Ada perpaduan budaya Asia dan Portugis di Macau. Negara ini disebut-sebut sebagai salah satu tempat yang aman bagi para wisatawan, baik yang berlibur sendiri maupun beramai-ramai.

Macau Tower adalah salah salah spot wisata menarik di negara ini. Menara yang diresmikan 19 Desember 2011 ini memiliki tinggi hingga 338 meter. Tak hanya bisa sekedar melihat keindahannya, Anda juga diperbolehkan melakukan bungee jumping dari atas menara ini! Berani coba?

Aruba

Aruba.
Aruba.

Total kontribusi sektor pariwisata Aruba terhadap PDB negaranya mencapai 28,1%. Aruba terletak di sepanjang Laut Karibia bagian selatan dan pesisir Venezuela sebelah utara. Langit cerah, pantai indah, dan air laut seperti kristal, adalah daya tarik dari Aruba. Tempat ini sangat cocok bagi Anda yang lebih menyukai pasir putih daripada salju yang super dingin.

Pulau Renaissance adalah salah satu pulau yang populer di Aruba. Menariknya, Anda bisa melihat banyak burung flamingo di pulau ini. Anda bahkan bisa memberi makan burung flamingo tersebut. Tenang, burung flamingo di pulau ini jinak dan tidak akan menyakiti orang-orang di sekitarnya.

Seychelles

Seychelles.
Seychelles.

Sektor pariwisata di Seychelles terus maju pesat dan mampu berkontribusi terhadap PDB negaranya sebesar 26,4%. Republik yang ada di Afrika ini terdiri dari 115 pulau dan dikenal sebagai tempat wisata yang mewah. Berkat sektor pariwisatanya, pemerintah Seychelles menata ulang pulau-pulau, memelihara kelestarian lingkungan, serta mendirikan resort mewah bagi para wisatawan. Wajar saja apabila banyak tokoh terkenal yang berlibur di Seychelles. Sebut saja, Pangeran William dan Kate Middleton.

Itu tadi lima negara teratas yang mendapatkan sumbangan PDB terbesar dari sektor pariwisatanya. Tak hanya berkontribusi terhadap pendapatan devisa negara, sektor pariwisata juga bisa membuka lapangan pekerjaan yang tentunya menyerap banyak tenaga kerja. Semoga sektor pariwisata Indonesia bisa terus berkembang dan mampu menyalip kelima negara tadi ya!