Menjelajahi Lembah Suci Inca di Peru terasa seperti kembali ke masa lalu. Teras pertanian Inca yang berusia berabad-abad menuruni bukit hijau yang berkabut. Wanita berpakaian tradisional Andean berjalan di sepanjang jalan berbatu di kota-kota kolonial. Pasar desa yang penuh warna menampilkan sweater alpaka lembut, topi, dan ponco yang ditenun dengan tangan.

Terletak di antara Cusco dan Machu Picchu, Lembah Suci Inca mengalir di sepanjang Sungai Urubamba dari Pisac ke Ollantaytambo. Para pelancong dengan waktu terbatas sering melewati Lembah Suci untuk melihat Machu Picchu, tetapi kota-kota indah di lembah dan reruntuhan Inca tidak cukup dinikmati dalam satu hari saja.

Lembah Suci memiliki nilai tambah karena kawasannya tidak terlalu tinggi sehingga tidak terlalu melelahkan bagi pelancong yang berjalan kaki. Sebagian besar lembah itu berada beberapa ratus kaki lebih rendah dari Cusco. Bagi yang tertarik mengunjungi Lembah Suci Inca, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Waktu Ideal

Waktu terbaik untuk mengunjungi Lembah Suci adalah antara Juni dan Agustus. Jika ingin tidak terlalu ramai, datanglah pada bulan April, Mei, September, dan Oktober. Selain itu, bulan-bulan tersebut juga menawarkan harga yang lebih rendah daripada musim ramai.

2. Pemandangan Terbaik di Lembah Suci

Lembah Suci Inca, Peru.
Lembah Suci Inca, Peru.

Pisac: Tempat ini terkenal dengan pasarnya di hari Minggu, di mana para petani datang dari seluruh Lembah Suci dengan aneka buah dan sayuran lokal yang berwarna-warni. Pisac juga patut dikunjungi karena reruntuhan Inca yang besar. Terletak di atas kota melalui jalan zig-zag, teras pertanian dan reruntuhan batu menawarkan pemandangan lembah yang indah.

Ollantaytambo: Selain jalan-jalan berbatu dan kafe-kafe yang ramah, daya tarik utama Ollantaytambo adalah benteng Inca yang terletak tepat di pinggir kota. Meskipun reruntuhan ini lebih terawat daripada di Pisac, bersiaplah untuk memanjat karena teras dan kuil ini dibangun di lereng bukit yang curam.

Chinchero: Di kota kecil ini, Anda dapat menyaksikan demonstrasi tenun tradisional, mengunjungi gereja era kolonial yang cantik, dan menjelajahi teras Inca. Chinchero juga memiliki pasar hari Minggu.

Maras: Kota ini adalah rumah bagi dua atraksi paling menarik di Lembah Suci yaitu sepetak kolam garam geometris lereng bukit yang telah digunakan untuk menambang garam selama berabad-abad dan situs Inca bernama Moray, terasering artifisial yang terletak di antara Cuzco dan Maras. Bentuknya berupa terasering melingkar yang terpusat di bagian tengah, mirip dengan amphitheater Yunani kuno.

3. Transportasi

Kota besar terdekat dengan Lembah Suci adalah Cusco, sebagian besar pelancong internasional tiba dengan pesawat melalui Lima. Setelah di Cusco, ada berbagai cara untuk sampai ke Lembah Suci. Misalnya bus umum yang beroperasi di daerah itu. Sebagian besar wisatawan merasa lebih aman dan lebih nyaman untuk naik taksi lalu menginap di hotel. Pilihan lain adalah naik taksi bersama atau kolektif yang mampu mengangkut hingga empat penumpang dan menghubungkan kota-kota besar di daerah tersebut.

Anda dapat menyewa mobil di bandara Cusco, tetapi Departemen Luar Negeri AS memperingatkan agar Anda tidak mengemudi sendiri di malam hari atau di daerah pedesaan di Peru, karena papan nama yang buruk dan terkadang jalan yang berbahaya. Sebagai solusinya, banyak pelancong bergabung dengan tur wisata lokal atau menyewa sopir untuk membawa mereka keliling Lembah Suci. Hotel Anda dapat membantu Anda menemukan pengemudi dan pemandu berbahasa Inggris.

4. Tur Wisata Lembah Suci

Bagi wisatawan dengan waktu terbatas, cara termudah untuk menjelajahi Lembah Suci adalah dengan mengikuti tur kelompok dari Cusco. Untuk hari yang lebih aktif, Anda bisa bersepeda atau menunggang kuda di lembah. Ada juga wisata dua hari yang mencakup satu hari di Lembah Suci dan satu hari di Machu Picchu.

Ada lusinan perusahaan wisata di Cusco menawarkan perjalanan wisata tur Lembah Suci. Beberapa pilihan terkemuka termasuk Llama Path dan Ekspedisi Alpaca. Saat memilih tur, lihat ukuran grup dan jumlah situs yang masuk dalam rencana perjalanan.

Beberapa pelancong biasanya ingin pergi tamasya ke banyak tempat dalam satu hari, sementara yang lain lebih suka jadwal yang lebih santai. Karena itu, cari ulasan tur dari wisatawan sebelumnya untuk mendapatkan gambaran tentang apa yang diharapkan.

5. Tempat Menginap

Banyak pelancong yang ingin pergi Lembah Suci berhenti di Cusco untuk beristirahat sejenak. Tetapi jika Anda memiliki cukup banyak waktu atau jika Anda khawatir tentang ketinggian di Cusco, pertimbangkan untuk tinggal di lembah sebagai gantinya.

Sebagian besar hotel Lembah Suci terletak di dekat Urubamba atau Ollantaytambo, dengan jumlah yang lebih kecil berderet di daerah Pisac. Salah satu pilihan mewah adalah Inkaterra Hacienda Urubamba, yang menawarkan kamar luas dan pemandangan menghadap ke lembah. Sentuhan elegan meliputi dekorasi batu dan kayu, rak handuk berpemanas, dan botol air panas untuk menjaga seprai Anda tetap bagus dan hangat. Para tamu dapat mengikuti berbagai kegiatan indoor seperti berjalan mengamati burung dan belajar membuat chicha de jora, minuman jagung Inca tradisional.

Untuk tempat tinggal yang lebih terjangkau, bisa ke Hostal Iskay di kota tua Ollantaytambo. Di sana memiliki kamar-kamar sederhana namun nyaman. Di samping itu, taman menawarkan pemandangan reruntuhan Inca. Dapat juga pergi ke Villa Urubamba, di mana Anda dapat berjalan-jalan di taman yang indah dan bersantai di ruang yoga.

Mengunjungi Inca adalah pilihan yang menarik ketimbang pergi ke kota besar yang padat dan membosankan. Namun, pastikan Anda merencanakan liburan ke Inca secara matang ya. Selamat berlibur!