Para peneliti di Connecticut memperingatkan bahwa populasi kutu sedang meningkat tahun ini, jadi Anda harus sangat waspada, tidak hanya di rumah, tetapi juga saat bepergian. Ke mana pun Anda traveling – Amerika Utara, Eropa, atau Asia – Anda bisa berisiko mendapat kutu dan penyakit yang ditimbulkannya.

Yang Harus Anda Ketahui

Kutu bisa membawa penyakit.
Kutu bisa membawa penyakit.

Kutu bisa membawa penyakit Lyme, tetapi mereka juga membawa banyak penyakit lain, termasuk Rocky Mountain spotted fever (ditemukan di Amerika Serikat). Jika Anda bepergian ke luar negeri, beberapa kutu yang ditemukan di negara lain membawa penyakit lain yang mengkhawatirkan. Centers for Disease Control (CDC) pernah membuat daftar penyakit yang disebabkan parasit ini, yang di antaranya termasuk demam berdarah dan ensefalitis.

Wilayah Berisiko

Menurut CDC, hampir 95 persen kasus penyakit Lyme terjadi di 14 negara bagian di Amerika Serikat: Connecticut, Delaware, Maine, Maryland, Massachusetts, Minnesota, New Hampshire, New Jersey, New York, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, Virginia, dan Wisconsin. Namun, penyebaran kutu yang menularkan penyakit Lyme juga meluas.

Kanada bagian timur, beberapa negara Eropa, dan Asia Utara semuanya memiliki insiden penyakit Lyme, jadi gunakan tindakan pencegahan saat bepergian ke daerah-daerah tersebut.

Ancaman Tersembunyi di Kamar Hotel

Anda mungkin sudah mempersiapkan diri dari serangan kutu, hama, dan serangga saat berkegiatan di luar ruangan. Tetapi apakah Anda tahu bahwa kutu juga bisa didapat di kamar hotel?

Paul Curtis, seorang ahli entomologi, mengatakan, “Kutu adalah hama yang sering tak terduga ditemukan di hotel — sebagian besar tamu tidak berharap menemukan parasit ini, tetapi banyak properti membolehkan membawa hewan peliharaan di kamar. Hal ini yang dapat membawa ‘penyusup’ yang tidak diinginkan.” Tidak seperti kutu kasur, kutu dapat menjadi vektor patogen yang menyebabkan penyakit.

Anda mungkin ingin ekstra hati-hati di hotel yang ramah hewan peliharaan, karena anjing dapat dengan mudah ‘ditumpangi’ kutu dan kemudian memindahkannya ke perabot hotel Anda.

Tindakan Pencegahan

Anda harus paling berhati-hati ketika beraktivitas outdoor, mulai dari hiking di hutan hingga bersantai di taman kota. International Association for Medical Assistance to Travellers (IAMAT) menyarankan:

  • Gunakan obat nyamuk yang mengandung DEET 20% hingga 30% atau Picaridin 20%. Terapkan ulang sesuai kebutuhan.

    Mencegah gigitan dan penyakit kutu.
    Mencegah gigitan dan penyakit kutu.
  • Kenakan pakaian berwarna netral (krem, abu-abu muda) dan pakaian yang ringan, termasuk kemeja dan celana lengan panjang. Selipkan celana dalam kaus kaki.
  • Jika ada, berikan semprotan atau larutan permetrin pada pakaian dan peralatan traveling Anda.
  • Saat hiking di hutan, ikuti jalan dan hindari rerumputan tinggi dan semak belukar.
  • Gunakan terpal saat duduk di tanah.
  • Secara hati-hati periksa tubuh, pakaian, perlengkapan, dan hewan peliharaan Anda dari kutu sebelum memasuki tempat tinggal.
  • Oleskan tabir surya lalu diikuti oleh semprotan anti nyamuk (sekitar 20 menit kemudian).

Ketika Anda tiba di rumah atau kembali ke hotel Anda, Anda harus memeriksa seluruh tubuh dan peralatan Anda apakah ada kutu. Selanjutnya mandi dan taruh pakaian Anda di mesin pengering dengan high heat selama 10 menit jika memungkinkan.

Tindakan Pengobatan

Jika menemukan kutu pada tubuh Anda, ikuti saran CDC untuk menghilangkannya:

  • Gunakan pinset berujung halus untuk mencapit kutu sedekat mungkin dengan permukaan kulit.
  • Tarik ke atas dengan hati-hati dan stabil. Jangan memelintir atau menyentak kutu; ini dapat menyebabkan bagian mulut pecah dan tetap berada di kulit. Jika ini terjadi, lepaskan bagian mulut dengan pinset. Jika Anda tidak dapat mengeluarkan mulut dengan mudah menggunakan pinset yang bersih, biarkan saja dan biarkan kulitnya sembuh.
  • Setelah menghalau kutu, bersihkan area gigitan dan tangan Anda dengan alkohol gosok, scrub yodium, atau sabun dan air.
  • Buang kutu hidup dengan merendamnya dalam alkohol, memasukkannya ke dalam kantung/wadah tertutup, membungkusnya dengan erat dalam selotip, atau membuangnya ke toilet. Jangan pernah menghancurkan kutu dengan jari-jari Anda.
Waspada kutu yang mengganggu perjalanan.
Waspada kutu yang mengganggu perjalanan.

Anda mungkin ingin menyimpan kutu jika di kemudian hari ingin mengujinya untuk diagnosis penyakit.

Gejala Penyakit Lyme

Gejala klasik penyakit Lyme adalah ruam merah berbentuk bullseye di sekitar gigitan kutu, tetapi itu tidak terjadi dalam setiap kasus, jadi jangan abaikan gejala Anda hanya karena Anda tidak memiliki ruam.

Demam, kedinginan, sakit, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, sakit kepala, dan kekakuan semua bisa menjadi gejala yang disebabkan oleh penyakit Lyme. Pastikan untuk mengunjungi dokter jika Anda merasa tidak sehat, meskipun hal tersebut terjadi berbulan-bulan setelah Anda digigit.

Tetap sehat dan aman selama perjalanan!