Banyak jenis transportasi yang bisa mengantarkan Anda ke tujuan wisata. Mulai dari pesawat, kereta, hingga kapal pesiar. Bepergian dengan kapal pesiar tak hanya sekedar mewah, tapi juga akan memberikan sensasi yang berbeda.

Meski begitu, Anda tetap harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Hal tersebut dilakukan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terlebih apabila Anda belum pernah berpesiar sebelumnya. Setidaknya ada sembilan hal yang harus dihindari saat Anda menaiki kapal pesiar. Apa saja? Berikut daftarnya!

1. Membawa Terlalu Banyak Barang

Jangan membawa terlalu banyak barang saat berpesiar.
Jangan membawa terlalu banyak barang saat berpesiar.

Ketahui apa saja agenda yang akan Anda lakukan saat sedang berpesiar. Hal itu akan memudahkan Anda dalam mempersiapkan barang bawaan. Jangan membawa terlalu banyak barang. Adapun daftar barang yang tidak boleh Anda lupakan terutama saat berpesiar di luar negeri antara lain adalah paspor, visa, obat-obatan, gelang kesehatan anti mual dan pusing (sea band), dan peralatan mandi. Selain itu, bawa pakaian secukupnya. Misalnya celana pendek, kaus, sandal jepit, dan juga baju semi formal.

Jangan datang terlambat agar tidak ketinggalan kapal pesiar.

Pastikan Anda tidak datang terlambat alias tepat waktu agar tidak ketinggalan kapal pesiar. Datanglah beberapa saat sebelum kapal pesiar berangkat dan cari tahu dimana kapal bersandar agar Anda tidak terburu-buru. Yang perlu diingat adalah kapal pesiar sama seperti pesawat dan kereta, yakni tidak mau menunggu para penumpangnya yang terlambat.

Belum lama ini, ada pasangan asal Costa Rica yang menjadi viral di dunia maya setelah terlihat sedang panik sambil berlari mengejar kapal pesiar Royal Caribbean. Padahal, mereka hanya telat 5 menit! Nah, jangan sampai hal yang sama terjadi pada Anda ya!

3. Salah Memilih Kapal Pesiar

Jangan sampai salah memilih jenis kapal pesiar.
Jangan sampai salah memilih jenis kapal pesiar.

Apabila Anda adalah first timer, maka harus mencari informasi sebanyak mungkin tentang wisata dengan kapal pesiar. Sebelumnya, ketahui dulu apa tujuan Anda berpesiar. Apakah ingin berpesta? Berlibur bersama keluarga? Atau sekedar solo traveling?

Tujuan tersebut akan memudahkan Anda dalam memilih kapal pesiar yang tepat. Setelah itu, baru cari informasi mengenai apa saja jenis kapal pesiar yang direkomendasikan oleh para traveler di situs-situs traveling. Termasuk, soal fasilitas yang disediakan kapal pesiar tersebut.

Selain itu, pastikan Anda tidak memilih rute perjalanan yang terlalu panjang agar tidak merasa bosan selama berpesiar. Cobalah menginap beberapa malam dan apabila merasa betah, baru kemudian Anda bisa melanjutkan dengan rute perjalanan yang lebih panjang.

4. Terjebak Cuaca

Ketahui kondisi cuaca sebelum berpesiar.
Ketahui kondisi cuaca sebelum berpesiar.

Beberapa kapal pesiar menjual tiketnya dengan harga murah selama bulan September hingga awal Desember. Namun, Anda jangan sampai tergiur membelinya karena selama jangka waktu tersebut biasanya terjadi badai. Anda juga harus menghindari berpesiar pada musim dingin karena akan sangat sulit untuk melewatinya saat berada di tengah lautan.

Apabila Anda berencana pergi ke Alaska, sebaiknya hindari memesan tiket untuk jadwal perjalanan bulan Mei dan September, karena akan ada salju dan hujan lebat.

Wave season terjadi antara bulan Januari dan Maret setiap tahun. Saat itu biasanya akan ada banyak promo dari perusahaan pelayaran. Pastikan perjalanan Anda tidak terhambat oleh cuaca ya!

5. Terlalu Banyak Makan

Anda akan dimanjakan dengan banyak makanan selama berpesiar, terutama apabila Anda ada di kapal pesiar yang super mewah. Mulai dari pagi hingga malam hari, para penumpang bisa menyantap makanan sepuasnya dari meja bufet.

Namun, Anda tetap harus menjaga kesehatan selama traveling. Untuk itu, hindari makan dalam jumlah berlebihan. Jangan lupa untuk selalu aktif bergerak, seperti naik turun tangga, agar tubuh tetap sehat dan perut tidak terasa penuh.

Minumlah banyak air agar Anda tidak mengalami dehidrasi. Selain dehidrasi, mabuk laut, masuk angin, dan diare, adalah sederet penyakit yang biasanya diderita oleh penumpang kapal pesiar.

6. Kekurangan Uang

Jangan sampai Anda kekurangan uang selama berpesiar.
Jangan sampai Anda kekurangan uang selama berpesiar.

Bawalah persediaan uang yang cukup selama berpesiar karena nantinya akan ada pengeluaran tidak terduga yang harus Anda keluarkan, terutama apabila Anda menggunakan fasilitas kapal yang ternyata tidak gratis. Misalnya, spa dan koneksi internet.

Selain itu, jangan sampai Anda memberikan tip berlebih kepada petugas di kapal pesiar terutama saat berada di restoran dan bar.

7. Tak Memiliki Asuransi Perjalanan

Bekali diri Anda dengan asuransi perjalanan.
Bekali diri Anda dengan asuransi perjalanan.

Pastikan Anda membekali diri dengan asuransi perjalanan sebelum berpesiar. Apabila tidak, maka Anda akan kewalahan, karena Anda tidak tahu kapan akan jatuh sakit. Terlebih, saat Anda berada di tengah lautan dalam kondisi cuaca yang buruk. Alhasil, kesehatan Anda pun jadi taruhannya.

Kebijakan asuransi perjalanan travel yang baik akan memberikan Anda rujukan dokter atau rumah sakit yang bisa membantu masalah kesehatan Anda. Selain itu, asuransi tersebut juga akan menanggung biaya pengobatan yang sifatnya darurat ataupun membantu masalah traveling lainnya, seperti bencana alam, pembatalan keberangkatan, tas hilang, dan perkara hukum.

8. Meremehkan Keselamatan

Perhatikan instruksi keamanan saat berada di kapal pesiar.
Perhatikan instruksi keamanan saat berada di kapal pesiar.

Kapal pesiar selalu mengutamakan keselamatan para penumpangnya. Setiap penumpang akan mengikuti safety briefing sebelum berangkat. Para awak kapal pun akan mengecek semua data teknis, mulai dari perairan yang akan dilalui, hingga kondisi cuaca. Namun sayangnya, masih ada saja penumpang yang meragukan atau bahkan meremehkan keamanan. Untuk itu, Anda harus mengingat semua instruksi keamanan yang diberikan oleh awak kapal. Anda juga harus mengingat setiap bagian kapal yang ditunjukan oleh awak kapal, agar Anda tidak tersesat terutama saat sedang terjadi kondisi darurat.

9. Membawa Pekerjaan

Hindari bekerja selama berpesiar.
Hindari bekerja selama berpesiar.

Berlibur tujuannya adalah untuk melepas penat setelah menjalani rutinitas yang padat, terutama beban pekerjaan kantor yang menumpuk. Jadi, Anda sebaiknya tidak membawa tugas atau pekerjaan selama berpesiar. Hal itu tentunya akan mengganggu momen liburan Anda. Terlebih, apabila Anda mengajak orang-orang terdekat. Nikmatilah liburan Anda selagi bisa. Banyak hal menyenangkan yang bisa Anda lakukan saat berada di kapal pesiar. Jangan sia-siakan bujet liburan yang sudah Anda kumpulkan sejak lama.

Berwisata dengan kapal pesiar tentunya sangat menyenangkan, terutama apabila Anda belum pernah melakukannya sebelumnya. Jangan lupa untuk mempersiapkan segalanya dengan baik agar momen liburan Anda berjalan lancar. Selamat berpesiar!