Entah itu perjalanan bisnis yang cepat atau liburan yang santai, bepergian seringkali mengorbankan semua kebiasaan sehat Anda. Menghabiskan wisata dengan jadwal yang ketat dan menikmati budaya baru dapat menyebabkan orang lebih banyak makan di luar dan kurang berolahraga, tetapi tidak harus seperti itu. Para ahli menunjukkan beberapa aturan sederhana yang dapat membuat perjalanan Anda menyehatkan dan menjaga Anda tetap bugar selama dan setelah perjalanan. Inilah yang harus Anda lakukan untuk menjaga kesehatan selama bepergian.

Tetap Aktif Selama Bepergian

bugar
Rencanakan perjalanan yang akan menjaga Anda tetap bugar.

Memanfaatkan gym hotel adalah salah satu cara untuk mempertahankan jadwal latihan Anda, tetapi merencanakan liburan petualangan yang mencakup pendakian dan panjat tebing atau tur lari bisa menjadi kunci untuk membuat Anda tetap aktif. Jumlah pelancong yang memanfaatkan wisata lari dan bersepeda semakin banyak, dan program-program seperti Class Pass dapat membawa Anda ke studio bersepeda atau yoga di dekat Anda jika Anda lebih suka berolahraga dalam kelompok daripada sendirian.

Mode perjalanan ini dapat memengaruhi cara Anda makan dan berolahraga, tetapi sebagian besar tergantung pada pilihan Anda sendiri. Sebagai contoh, meskipun perjalanan pesiar lekat dengan konotasi mewah dan santapan yang berlebih-lebihan, mereka juga memiliki pilihan kebugaran, menurut pakar nutrisi Dr. Caroline Apovian.

“Pesiar bisa menjadi [rencana perjalanan] yang hebat karena biasanya ia menyediakan kelas olahraga,” kata Apovian. “Anda hanya harus merencanakan ke depan untuk melakukan hal-hal ini.”

Perjalanan petualangan off-board juga penting, mulai dari dog sledding di Alaska hingga pendakian gunung berapi di Karibia. Anda lebih cenderung berolahraga jika itu bagian dari pengalaman yang telah Anda rencanakan dan Anda bayar, jadi jangan lupa untuk mengemas pakaian olahraga dan sepatu olahraga Anda.

Rutin Minum Air

bugar
Jangan lupa untuk secara rutin minum air mineral untuk mencegah dehidrasi.

Dehidrasi sering terjadi pada pelancong udara dan memperburuk gejala fisik yang disebabkan jetlag serta melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Anda mungkin berpikir minum banyak air saat bepergian adalah hal yang penting, tetapi pembatasan Administrasi Keamanan Transportasi dan makanan asin di pesawat dapat menyabot upaya Anda. Bawalah botol air kosong yang dapat digunakan kembali dan isi di terminal (setelah Anda melewati Administrasi Keamanan Transportasi), dan hanya minum air atau teh tanpa pemanis selama perjalanan alih-alih minuman manis dan minuman beralkohol.

Faktanya, blogger dan pakar nutrisi kesehatan Joan Salge Blake mengatakan bahwa tergoda dengan minuman beralkohol saat penerbangan adalah kesalahan nomor satu yang dilakukan kebanyakan pelancong.

“Banyak orang mencicipi anggur di pesawat untuk tidur dan tidak menyadari itu akan membuat mereka dehidrasi dan mengganggu siklus tidur mereka,” kata Blake. “Itu tidak akan menjadi tidur yang nyenyak.”

Alkohol akan membatalkan semua upaya hidrasi yang Anda lakukan sebelum penerbangan. Meskipun minum anggur dapat membuat Anda mengantuk lebih cepat, Anda tidak akan mendapatkan siklus REM yang Anda butuhkan dan hormon kelaparan Anda bisa lebih aktif jika Anda lelah.

Tidur Cukup

bugar
Tidur cukup selama bepergian.

Jika Anda bepergian melintasi zona waktu, Anda harus mengejar ketertinggalan jam tidur. Selain tidur selama delapan jam sebelum terbang, Anda harus menyesuaikan jadwal tidur Anda setelahnya, kata Apovian.

“Jika Anda bepergian dari barat ke timur atau internasional, cobalah tidur di pesawat menggunakan bantuan tidur alami seperti melatonin,” sarannya. “Jika Anda bepergian dari timur ke barat, jangan bangun hingga larut seperti mereka yang tinggal di sana. Cobalah tidur lebih awal.”

Anda akan membutuhkan satu hari untuk memulihkan jam tubuh setiap kali melewati suatu zona waktu dan apa yang Anda makan dapat memengaruhi kualitas tidur Anda. Apovian menyarankan untuk menghindari alkohol dan makanan pedas atau berat di dekat waktu tidur. Sebaliknya, pilihlah teh herbal bebas kafein seperti chamomile atau mint. Produk yang diresapi dengan jus ceri asam adalah sumber melatonin alami yang baik.

Blake mengatakan, tidur sebentar di pesawat sangat penting, karena kurang tidur bisa membuat Anda merasa sangat lapar.

“Hormon lapar Anda, yang disebut Ghrelin, meningkat ketika Anda lelah,” menurut Blake. “Anda bisa merasa sangat lapar saat pendaratan hanya karena belum cukup tidur. Jadi bawalah bantal leher dan masker mata, atau gunakan yang disediakan pesawat jika ada.”

Tidur tujuh hingga delapan jam per malam sangat penting, kata Apovian. “Kalau tidak, hormon lapar Anda akan menjadi gila dan mendorong Anda makan berlebihan.”

Jangan Banyak Alasan!

bugar
Seringnya, liburan dijadikan alasan untuk makan sembarangan.

Bicara soal makanan, liburan penuh aktivitas dan perjalanan kerja yang sibuk seringkali membuat orang menyerah pada godaan makanan cepat saji dan makan malam bisnis yang mewah. Tetapi penting untuk diingat bahwa makanan sehat bisa saja “cepat saji,” dan jamuan bisnis tidak harus terlalu berlebihan.

Blake mengatakan dia lebih suka makan siang bisnis daripada makan malam karena mereka memungkinkan konsumsi porsi yang lebih kecil dan lebih sedikit serta tidak ada alkohol.

“Anda akan menghemat banyak kalori,” katanya. “Jika saya perlu makan malam, saya usahakan memesan makanan laut dan makan porsi yang lebih kecil. Udang bakar dan scallop baik untuk dipesan karena porsinya selalu lebih kecil.”

Protein dan biji-bijian masing-masing harus seperempat dari piring Anda, dan setengah dari piring Anda harus terdiri dari sayuran segar. Sedangkan untuk makanan pesawat, Blake mengatakan dia mencoba untuk pergi ke bandara lebih awal untuk memakan bekal sehat yang dibawanya sendiri daripada makan sajian penerbangan yang tinggi sodium. Melewatkan makanan pesawat juga akan memberi Anda lebih banyak waktu untuk tidur.

Namun, bahkan jika Anda tidak punya waktu untuk makan sebelum penerbangan, pilihan cepat saji tidak harus berminyak atau tinggi karbohidrat. Apovian dan Blake keduanya merekomendasikan untuk memesan salad segar dengan ayam, dan memakan paket sayuran yang dilengkapi dengan saus rendah lemak.

Ambil Rute Lebih Panjang

bugar
Banyak berjalan kaki bisa menyehatkan tubuh.

Bahkan jika Anda berolahraga setiap pagi, berjalan kaki selalu merupakan ide yang bagus. Ini sangat penting dilakukan di tempat-tempat yang tidak terlalu padat dan mengharuskan Anda mengemudi atau menggunakan angkutan umum secara sering. Anda harus melangkah setidaknya 10.000 langkah dalam setiap hari, dan aplikasi FitBit atau smartphone dapat membantu Anda melacak hal tersebut, baik Anda hanya berbelanja atau menuju trek terdekat.

“Berkelilinglah dengan berjalan kaki daripada naik taksi. Bawa sepatu kets dan berjalan ke mana-mana,” kata Blake. “Asalkan aman, lakukanlah. Tanyakan kepada petugas pramutamu area mana saja yang paling baik untuk berjalan kaki.”

Berjalan kaki di terminal bandara dengan koper bergulir Anda saat Anda sedang menunggu penerbangan juga merupakan ide yang bagus. Karena setelahnya, Anda akan duduk berjam-jam di pesawat.

Dan, tentu saja, naik tangga. “Ketika tak ada pilihan lain, gunakan tangga, bukannya naik elevator sepanjang hari,” kata Apovian. “Setidaknya Anda bisa mendapatkan target 10.000 langkah [dengan cara seperti itu].”

Itulah beberapa tips agar tetap bugar saat perjalanan. Semoga tips-tips ini bermanfaat. Jaga kesehatan dan selamat liburan!