Dermaga yang berpadu dengan sejuknya perkotaan. The Danish Girl, film yang menampakkan kota Kopenhagen merepresentasikan pesona Eropa klasik. Seni yang berpadu dengan keramahan kota, telah mengantarkan aktor Eddie Redmayne menjadi nominasi Piala Oscar tahun 2016.

Copenhagen adalah ibu kota Denmark sekaligus kota terpadat yang ada di Negara itu. Pada Juli 2018, kota ini memiliki populasi 777.218. Kopenhagen terletak di pantai timur pulau Selandia.

Namun jangan lagi terlena dengan film The Danish Girl. Sepertinya Anda harus benar-benar berada di sana dan menikmati suasana kota yang berbeda dari Indonesia. Maka dari itu, berikut kami paparkan 10 cara menarik untuk menikmati keindahan kota Kopenhagen, Denmark.

1. Berjalan kaki di sepanjang Nyhavn

Kopenhagen merupakan kota pelabuhan. Sementara itu mereka memiliki kanal yang bermuara langsung ke laut. Pemerintah setempat memberinya nama Nyhavn. Kanal ini sudah dibangun sejak tahu 1700-an. Membentang dari Kongens Nytorv ke depan pelabuhan tepat di sebelah selatan hotel Royal Playhouse. Hotel ini dikelilingi oleh townhouse dan bar, kafe, dan restoran abad ke-18 dan awal yang berwarna cerah. Kanal ini menampung banyak kapal kayu bersejarah.

Romansa Nyhavn saat senja, dermaga yang berpadu dengan perkotaan. Menyisakkan pemandangan tersendiri bagi para turis.
Romansa Nyhavn saat senja, dermaga yang berpadu dengan perkotaan. Menyisakkan pemandangan tersendiri bagi para turis.

Nyhavn, dipenuhi dengan restoran berkelas dan kafe yang nyaman. Banyak pula townhouse abad ke-18 yang sudah direnovasi dan dicat warna-warni. Sehingga kanal tampak begitu cantik.

Kanal ini sudah populer di kalangan wisatawan mancanegara, maka dari itu jangan kaget jika suasananya sangat ramai. Saat matahari terbenam, Anda bisa duduk di salah satu bar dekat dermaga dan menikmati sensasi senja ala Kopenhagen.

Monumen peringatan Perang Dunia II bagi para tentara yang tewas saat mengabdi pada Negara.
Monumen peringatan Perang Dunia II bagi para tentara yang tewas saat mengabdi pada Negara.

Namun jika Anda penggila sejarah, Nyhavn juga punya peninggalan bersejarah Perang Dunia II yang bisa dipelajari oleh turis. Seperti monumen jangkar, yang mengenang para prajurit yang gugur saat Perang Dunia II. Disini Anda juga bisa melihat beberapa kapal tua yang masih bisa berlayar.

2. Monumen The Little Mermaid

Monumen The Little Mermaid
Monumen The Little Mermaid

Patung The Little Mermaid, simbol optimisme dari kemustahilan cinta yang menjadi inspirasi bagi turis lokal maupun mancanegara.Little Mermaid adalah salah satu tempat wisata paling terkenal di Kopenhagen. Tempat wisata ini terinspirasi dari pendongeng anak-anak paling terkenal sepanjang masa, Hans Christian Andersen.

Kisah dongeng yang Andersen ceritakan adalah tentang duyung yang jatuh hati dengan manusia. Kisah dua insan berbeda dunia ini diabadikan dalam bentuk patung berbahan perunggu dan granit.

3. Mengitari The Round Tower

The Rundetaarn atau The Round Tower adalah menara abad ke-17 yang berlokasi di pusat Kopenhagen, Denmark. Banguanan ini adalah salah satu dari proyek arsitektur Raja Christian IV. The Round Tower dibangun sebagai observatorium astronomi dan menjadi simbol ilmu pengetahuan sains termashyur pada massanya.

The Round Tower Copenhagen, saat senja. Menjadi bangunan paling menonjol dibandingkan gedung tua disekitarnya.
The Round Tower Copenhagen, saat senja. Menjadi bangunan paling menonjol dibandingkan gedung tua disekitarnya.

Bangunan ini merupakan observatorium yang masih berfungsi hingga sekarang, dan menjadi yang tertua yang ada di Eropa. Wisatawan dapat mengitari menara hingga ke puncak dan menikmati pemandangan kota Kopenhagen dari ketinggian. Uniknya, Anda tidak memerlukan tangga.

Lantai spiral The Round Tower sengaja dibuat tanpa tangga agar petugas mudah mengakomodasi buku.
Lantai spiral The Round Tower sengaja dibuat tanpa tangga agar petugas mudah mengakomodasi buku.

Menara yang dibangun pada tahun 1636 ini menyusun lantai spiral yang mengitari seluruh bangunan. Desain ini dipilih untuk memungkinkan kuda dan kereta mencapai perpustakaan, memindahkan buku masuk dan keluar perpustakaan serta mengangkut instrumen berat dan sensitif ke observatorium.

4. Menjelajahi Museum Nasional

Interior Denmark National Museum, yang menyimpan barang kuno sejak abad pertama.
Interior Denmark National Museum, yang menyimpan barang kuno sejak abad pertama.

Museum Nasional Denmark memamerkan koleksi artefak yang luar biasa dari Zaman Viking, koleksi etnografis yang besar dan koleksi barang antik klasik, Timur Tengah, dan Denmark. Sisa-sisa Huldremose Woman di museum ini pun masih terpelihara dengan baik. Padahal semuanya tercipta dari abad pertama.

Museum ini terletak di Istana Pangeran, yang dibangun pada 1744 dan pernah menjadi rumah bagi Pangeran Mahkota Denmark, Frederik V. Meskipun tidak lagi digunakan oleh keluarga kerajaan, Anda masih dapat mengagumi desain, arsitektur, dan furnitur yang dipelihara baik hingga saat ini.

5. Taman Hiburan Tertua Dunia

Tivoli Gardens, Denmark merupakan taman hiburan tertua di Eropa yang hingga kini masih dibuka.
Tivoli Gardens, Denmark merupakan taman hiburan tertua di Eropa yang hingga kini masih dibuka.

Bersamaan dengan Tivoli Gardens, Dyrehavsbakken, atau singkatnya Bakken, adalah taman hiburan tertua di dunia, dibuka pada 1583. Terletak di Jægersborg Dyrehave, sekitar 10 km utara Kopenhagen, Bakken menawarkan lebih dari 30 wahana petualangan dan menarik.

Dari sekian banyak wahana, yang paling terkenal adalah Rutschebanen. Roller coaster kayu yang beroperasi sejak tahun 1932.

6. Istana Denmark Termahsyur yang Terlalap Api

Istana Amalienborg yang kini menjadi arena bagi parlemen.
Istana Amalienborg yang kini menjadi arena bagi parlemen.

Istana Amalienborg adalah kompleks istana yang terbuat dari empat bangunan, yang merupakan tempat tinggal resmi keluarga kerajaan Denmark. Margrethe II adalah Ratu Denmark saat ini, setelah naik takhta pada tahun 1972 tinggal di Istana Amalienborg.

Istana ini dibangun pada tahun 1700-an dan dianggap sebagai salah satu karya terbesar arsitektur Denmark Rococco. Ikon istana ini adalah sang leluhur, patung Raja Frederik V yang terletak di tengah alun-alun istana. Adapun upacara pergantian Pengawal Kerajaan setiap hari di siang hari. Untuk melihat lebih dekat tentang kehidupan para bangsawan Denmark, baru-baru ini Istana membuka ruang bagi turis untuk mengunjungi Museum Amalienborg.

7. Bersantai Di Pantai Amager

Amager Beach Park adalah pulau buatan sepanjang dua kilometer. Di satu sisi, airnya cukup dangkal dan merupakan tempat yang populer untuk wisata keluarga. Di sisi lain ada bukit pasir, yang membentuk pantai berpasir besar.

Pantai Amagerm surga bagi para pemburu sinar matahari.
Pantai Amagerm surga bagi para pemburu sinar matahari.

Sementara itu bagi yang menyukai olahraga tepi pantai, tak ada salahnya menyambangi Laguna. Pengelola menyediakan arena khusus bagi yang menyukai voli pantai atau bola tangan. Bagian selatan laguna juga dibangun jalur khusus. Jalur ini sangat cocok untuk pejalan kaki, pelari, pemain skater dan pengendara sepeda. Di satu sisi pantai, ada taman kincir angin besar, dan di sisi lain Anda memiliki pemandangan spektakuler di Øresund Bridge.

Tekanan angin yang tidak terlalu tinggi, serta dataran pantai yang rata membuat atmosfer yang ideal untuk membangun arena olahraga.
Tekanan angin yang tidak terlalu tinggi, serta dataran pantai yang rata membuat atmosfer yang ideal untuk membangun arena olahraga.

8. Menikmati Makanan Khas Denmark dengan Pemandangan Christiansborg Palace

Istana Christiansborg pernah menjadi kediaman kerajaan para raja Denmark. Namun, setelah kebakaran hebat pada tahun 1794, istana bepindah ke tempat lain. Sekarang, Istana Christiansborg adalah tempat bagi Parlemen Denmark.

Christiansborg Palace jika dilihat dari citra drone.

Kini, wisatawan dapat mengunjungi Christiansborg Palace sebagai tempat wisata. Tempat yang paling mencuri perhatian adalah bagian teratas gedung. Akses ke menara Palace setinggi 106 meter ini dapat dinikmati secara gratis dan Anda dapat mencicipi masakan asli Denmark di restoran Tower. Jika Anda menyukai kuda, kunjungi Royal Stables di Palace, atau jelajahi reruntuhan Kastil Kopenhagen, yang terletak di bawah Istana.

Interior restoran rooftop Christiansborg Palace.
Interior restoran rooftop Christiansborg Palace.

9. Mengunjungi Pabrik Carlsberg

Pabrik ini merupakan tempat pembuatan Bir Carlsberg, perusahaan pembuat bir Denmark yang didirikan pada tahun 1847 oleh Jacob Christian Jacobsen. Setibanya di brewhouse, Anda akan disambut oleh Elephant’s Gate yang luar biasa. Empat gajah seukuran ‘memegang’ gerbang bertulisan moto Carl Jacobsen “Laboremus pro patria” – yang berarti “Kami bekerja untuk negara kami”.

Pabrik Carlsberg yang bertahan dengan baangunan kuno ala Kopenhagen.
Pabrik Carlsberg yang bertahan dengan baangunan kuno ala Kopenhagen.

 

Saat mengikuti tur, Anda akan melihat koleksi botol bir terbesar di dunia, rumah pembuatan bir tua, istal pemenang penghargaan dan berakhir di bar dengan pengalaman mencicipi bir yang sesungguhnya. Wisatawan juga akan dihantarkan untuk melihat taman patung, yang dulu dimiliki oleh Carl Jacobsen, permata tur yang benar-benar tak akan terlupakan.

10. Berbelanja di The Strøget Street

The Strøget Street merupakan salah satu jalur pejalan kaki terpanjang yang ada di Eropa. Sembari menyehatkan tubuh, tak ada salahnya untuk mampir ke toko di sekitar The Strøget Street.

The Strøget Street, surga belanja bagi kaum shopaholic.
The Strøget Street, surga belanja bagi kaum shopaholic.

Jalan sepanjang 1.1 kilometer ini dikelilingi beberapa brand ternama seperti seperti Louis Vuitton, Hermès, Prada dan Boss, H&M, Zara, dan Vero Moda. Pesona jalanan kian membuat Anda tak ingin pulang ke rumah, tatkala melihat para musisi jalanan bernyanyi dan bermain gitar. Simfoni yang terdengar ke penjuru jalanan, serta pesona kota Kopenhagen akan terus dikenang dalam perjalanan terbaik Anda.