Jangan biarkan bahasa menjadi penghalang bagi Anda untuk mengunjungi negara China. Meskipun Anda tidak bisa menggunakan Bahasa Mandarin, bukan berarti tidak ada cara lain untuk bersenang-senang di negara yang menakjubkan ini.

Ada banyak hal menyenangkan yang dapat Anda rasakan ketika berkunjung ke negeri Tirai Bambu. Seperti sistem transportasi umum yang efisien, penduduk yang ramah, dan hotel serta taksi yang terjangkau. Jika Anda berencana berpetualang sendiri, ikuti tips-tips berikut ini.

1. Banyak Destinasi Wisata

China memiliki berbagai tempat indah untuk Anda jelajahi.
China memiliki berbagai tempat indah untuk Anda jelajahi.

Ketika Anda tiba di China, Anda mungkin ingin melihat berbagai destinasi wisata yang populer di kalangan wisatawan. Berikut ini beberapa destinasi yang bisa Anda kunjungi:

  • Beijing: Tembok Besar, Kota Terlarang, dan Lapangan Tiananmen
  • Chengdu: Anda bisa melihat panda di sana.
  • Guilin: Perbukitan karst yang unik dan kapal pesiar Sungai Liang
  • Xian: Ada banyak pemandangan dan monumen
  • Sungai Yangtze: Berlayar di daerah Ngarai Lima
  • Kompleks gerbang Hong Kong, Guangzhou, dan Shenzhen di Delta Sungai Mutiara

2. Bandara China Berfasilitas Lengkap

Bandara internasional Shanghai.

Bandara Beijing, Hong Kong, Guangzhou, Shanghai, dan Shenzhen memiliki stasiun kereta api di dalamnya sehingga Anda bisa langsung pergi ke daerah yang Anda tuju. Tak hanya itu, semua bandara di atas juga mempunyai berbagai fasilitas, termasuk hotel bandara jika Anda ingin menginap selama satu atau dua hari setelah penerbangan panjang sebelum Anda mulai tur. Bagi yang tidak bisa bahasa Mandarin, tenang saja, semua tanda tertulis dalam bahasa Cina dan Inggris.

3. Taksi Murah

Taksi di China memiliki tarif cukup rendah.

Ketika Anda ingin ke hotel dari bandara, Anda perlu menyiapkan biaya sekitar Rp 145 ribu. Perjalanan kurang lebih memakan waktu 40 menit. Namun, ketika Anda menggunakan taksi, sangat penting bahwa tujuan Anda terlihat di layar. Dan berhati-hatilah saat tiba di terminal karena ada banyak supir non-taksi yang menawarkan Anda tumpangan dengan ongkos dua kali lipat dari tarif taksi.

4. Kereta Bawah Tanah Mudah Diakses

Anda dapat menggunakan kereta bawah tanah di Beijing, Hong Kong, Shanghai, dan Shenzhen. Semua kereta ber-AC dan tarifnya cukup rendah. Anda juga tidak perlu khawatir tersesat karena peta, mesin tiket, nama stasiun, dan pengumuman disajikan dalam bahasa Mandarin dan Inggris.

Akan tetapi, untuk wilayah perkotaan biasanya kereta penuh sesak di sebagian besar waktu, apalagi pada jam-jam berangkat dan pulang kantor. Sementara di kota-kota yang kurang metro seperti Guilin dan Xiamen, bus jauh lebih sulit. Solusinya bisa menggunakan taksi murah sebagai gantinya.

5. Pemesanan Tiket Kereta Api

China memiliki jalur kereta berkecepatan tinggi lebih panjang dari negara manapun. Keretanya sangat cepat, nyaman, dan mudah digunakan. Anda dapat membeli tiket di stasiun-stasiun besar. Tetapi stasiun kota besar memiliki sekitar delapan atau 10 konter tiket yang berbeda. Di antara delapan atau 10 konter, Anda harus berjuang menemukan satu konter yang melayani wisatawan asing.

Namun jika Anda tidak ingin melewati hal itu, kami merekomendasikan membeli tiket dan melakukan pemesanan melalui agen perjalanan seperti China Highlight atau China DIY Travel. Tarifnya rendah, jadi pertimbangkan untuk memesan kursi di kelas satu, yang menawarkan lebih banyak ruang dan lebih sedikit kursi per baris.

6. Lokasi Stasiun Kereta Cukup Jauh

Banyak stasiun kereta api yang berada jauh dari pusat kota. Anda perlu mengestimasi waktu perjalanan dari hotel ke stasiun kereta api. Jangan sampai, Anda ketinggalan kereta. Anda dapat menggunakan angkutan umum lokal atau naik taksi yang menawarkan tarif murah.

Berangkat lebih awal merupakan hal baik untuk dilakukan. Sehingga Anda bisa melewati prosedur keamanan di bandara dengan santai. Anda juga punya waktu ke toilet jika mendadak ingin buang air kecil. Akan tetapi, sebaiknya hal tersebut dihindari.

7. Tidak Semua Tempat Wisata Dapat Diakses dengan Transportasi Publik

Beberapa destinasi wisata populer, seperti Tembok Besar dapat dicapai dengan angkutan umum lokal atau kereta api regional. Sementara yang lain, seperti wisata sungai di daerah Guilin, tidak dapat diakses menggunakan transportasi publik. Anda bisa menghabiskan waktu seharian untuk sampai ke sana.

8. Harga Hotel Bertarif Rendah

Hotel JW Marriott.

Sebagian besar wisatawan lebih memilih untuk tinggal di hotel yang lebih mewah daripada pilihan mereka yang biasa ketika mereka datang ke China. Karena tarif menginap di hotel bintang empat dan bahkan bintang lima jauh lebih rendah dari yang Anda bayangkan. Di Shanghai, misalnya di JW Marriott bintang lima, menawarkan harga sekitar Rp 2,9 juta per malam, termasuk sarapan dan sebuah kamar di lantai 51 dengan pemandangan yang fantastis. Golden Oriole yang sangat nyaman di Guilin hanya sekitar 1,1 juta per malam.

9. Warga Tiongkok Sangat Membantu Pengunjung

Masyarakat China tidak segan membantu ketika Anda mendapatkan kesulitan dalam perjalanan. Sehingga Anda tidak perlu khawatir ketika bepergian sendiri di China. Jika Anda tidak bisa berbahasa Mandarin, tenang saja, tanda rambu lalu lintas di jalan raya menggunakan bilingual: Inggris dan Mandarin.