Beijing adalah ibukota Tiongkok dan memegang peranan penting dalam perekonomian dunia. Di kota inilah berjejer bangunan modern serta beberapa jejak-jejak kekaisaran masa lampau.

Sebagai kota terkemuka di dunia, Beijing telah berkontribusi dalam bidang politik, ekonomi dan bisnis, keuangan, pendidikan, budaya, inovasi dan teknologi, arsitektur, bahasa, dan diplomasi.

Sebuah megacity yang menajkubkan, Beijing adalah kota terbesar kedua di Tiongkok dengan populasi perkotaan terbanyak setelah Shanghai dan merupakan pusat politik, budaya, dan pendidikan bangsa.

Kota ini menyimpan sejuta cerita, tempat wisata dan romansa kuliner yang menggoyang lidah. Siapapun pasti akan jatuh cinta pada makanan Asia, tidak terkecuali Chinesse food. Negri yang menyimpan sejuta resep masakan ini diam-diam menggelar pasar jajanan yang menggoda. Pasar makanan ini telah mencuri perhatian wisatawan mancanegara dan menyimpan cerita tersendiri di kalangan para pelancong.

1. Wangfujing Snack Street

Wangfujing Snack Street dengan gerbang corak Negri tirai bambu yang khas.

Terletak di selatan ke Haoyou Shijie Shopping Mall, Wangfujing Snack Street mudah dikenali dengan gerbang gaya Cina kuno. Jalan ini mencakup lebih dari 2.000 meter persegi dan menawarkan sekitar 500 makanan ringan dari seluruh China.

Anda juga dapat menemukan merek-merek makanan ringan tradisional Beijing yang dihormati seperti Baodu Feng (yang mengkhususkan diri dalam rripe goreng cepat) dan Doufunao Bai (buncis rebus) di jalan. Pasar makanan ini selalu laris manis. Setiap pengunjung tak pernah membawanya pulang ke rumah. Mereka selalu berselera menghabiskan makanannya di sekitar kios.

2. Niujie

Di pasar Niujie, Anda tidak akaan menemukan daging babi atau hewan-hewan tak lazim. Semua dagtingnya berasal dari hewan ternak pilihan.

Ada pepatah mengatakan “Makanan ringan terbaik di Beijing adalah di Distrik Xuanwu; sementara camilan terbaik di Distrik Xuanwu ada di Niujie.”

Lingkungan Hui yang terkenal di Beijing, dengan populasi Muslim yang mendominasi, daerah Niujie memiliki makanan halal terbaik di kota. Pasar Muslim Niujie dipenuhi dengan makanan ringan Beijing dengan resep turun-temurun. Tidak jauh dari pasar, Anda akan menemukan restoran hotpot tembaga Beijing tradisional. Hotpot itu merupakan yang terbaik di Beijing.

Saat berada di Niujie, jangan pergi tanpa mencoba hotpot daging kambing dan roti biji wijen di Jubaoyuan. Hidangan itu sangat populer sehingga kedua cabangnya di Niujie selalu memiliki antrean panjang selama jam sibuk.

3. Guijie (Ghost Street)

Lampion merah menyala merupakan ciri khas dari Guijie (Ghost Street).

Dengan restoran 24 jam pertama yang ada di Beijing, dan telah ada sejak tahu 1980. Jalan ini adalah kawasan pertama yang berkontribusi pada kehidupan malam Beijing. Banyak restoran telah tutup selama bertahun-tahun, semua mengejar hidangan trendi yang sama, itulah sebabnya Ghost Street sekarang lebih dikenal sebagai “the Street of Spicy Crayfish.”

Masih ada beberapa restoran yang berpegang pada gaya tradisional mereka, seperti Yu Jia Xiao Yuan yang berspesialisasi dalam Grott Pig Trotters dan Lanxi Restaurant yang berfokus pada masakan dari Selatan Sungai Yangtze.

4. Dashilar

Di Dashilar, akan ada banyak rumah makan berkualitas tinggi dan menawarkan berbagai masakan lezat.

Jika Anda baru ke Beijing, tetapi tidak tahu harus ke mana, maka jangan ragu lagi. Dashilar akan menjadi tempat yang tepat untuk melepas rasa lapar. Terletak di pusat daerah Qianmen, Dashilar adalah papan catur hutong yang dihiasi dengan restoran Beijing tua yang paling bergengsi. Disinilah restoran Bebek Panggang Quanjude Peking, restoran Duyichu Steamed Dumplings, dan bahkan Goubuli Buns di Tianjin berdiri.

Setelah menghabiskan makanan dengan perut kenyang, Anda dapat berjalan-jalan di salah satu lingkungan paling tradisional di Beijing dan membeli beberapa makanan ringan lokal di sana sebagai suvenir.

5. Pasar Sanyuanli

Meski isu tentang kebersihan kota Beijing sedang tidak baik, namun pasar Sanyuanli membuktikan kualitas kehigienisan makanan.

Jika Anda lebih suka memasak di rumah daripada makan di luar, maka Pasar Sanyuanli, pasar semua pasar di Beijing, adalah tempat yang tepat untuk membeli bahan makanan.

Semua bahan makanan disini berkualitas tinggi. Karena kedekatannya dengan wilayah Kedutaan Besar di Beijing, Anda dapat menemukan daging segar, sayuran, dan bumbu dari seluruh dunia. Pasar ini adalah pemasok bahan makanan ke beberapa restoran barat yang dikelola keluarga dan merupakan tempat ekspatriat berbelanja bahan baku dapur mereka.

6. Pasar Dongdan

Di pasar Dongdan, Anda akan banyak menemukan seafood berkualitas.

Pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1902 dan berturut-turut dijalankan oleh orang-orang Prancis dan Jepang. Pasar Dongdan dulunya adalah “Pasar Sanyuanli pada paruh pertama abad ke-20,” dan orang Inggris sering menyebutnya sebagai “Pasar Timur.”

Seiring berjalannya waktu, pemerintah Tiongkok mengganti namanya menjadi “Pasar Dongdan” pada awal 1950-an. Toko-toko dan kios-kios sarapan berjajar di pasar, sehingga orang bisa beristirahat dan makan jika mereka merasa lelah pasca belanja pagi. Pasar Dongdan sempat ditutup pada tahun 1997, dan Pasar Dongdan baru telah dibuka kembali di Hepingli West Street, di mana Anda dapat menemukan toko bahan dan merek makanan ringan Beijing yang dihormati waktu.

7. Kota Teh Maliandao

Akan ada banyak kios yang menjajakan teh berkualitas di Maliandao.

Seluruh bangunan lebih dari 3.000 jenis daun teh dari 16 provinsi di Cina, ditambah teko teh, meja teh, dan segala sesuatu yang berkaitan dengan upacara minum teh. Anda dapat menemukannya di tempat lain selain Maliandao.

Di sini, Anda dapat mencoba ritual teh Cina dasar di bawah instruksi master teh atau membawa pulang beberapa daun teh oolong Da Hong Pao berkualitas tinggi atau teh melati tua favorit Beijing. Maliandao Tea City adalah surga bagi pecinta teh dan ahli teh, meskipun tidak bersahabat bagi pemula, yang lebih cenderung bersenang-senang di tempat-tempat seperti Wuyutai atau Zhangyiyuan.

8. Sanlitun Bar Street

Sanlitun Bar Street merupakan pusat bar terkemuka di Beijing. Banyak pemilik bar membuka usahanya di satu kawasan dan menciptakan iklim persaingan yang berkualitas.

Sanlitun Bar Street penuh dengan “roti cair” dari seluruh dunia, bersama dengan pertunjukan penyanyi khas Negri tirai bambu dan penari tiang. Jika Anda merasa ingin pergi ke suatu tempat dengan ruang yang lebih pribadi, maka Jing-A Taproom hanya beberapa ratus meter jauhnya di Kota Tersembunyi. Tempat ini sudah beridri sejak tahun 1949 dan telah menghidangkan bir terbaik dari penjuru Tiongkok.