Aktivitas apa yang Anda bayangkan jika akan berlibur ke India? Mengunjungi Taj Mahal atau bangunan bersejarah lainnya? Kali ini kami akan memberi ide alternatif melancong di India, yaitu menjelajah Sungai Brahmaputra dengan menggunakan kapal pesiar. Pasti akan menjadi pengalaman seru yang tak terlupakan.

Naik Kapal Pesiar Menyusuri Sungai

Sungai Brahmaputra yang berada di negara bagian Assam di India ini merupakan salah satu sungai terbesar di Asia. Alirannya berasal dari pegunungan Himalaya di Tibet Barat menuju laut di Teluk Bengal, Bangladesh.

Anda bisa memilih Assam Bengal Navigation Company (ABN) sebagai operator perjalanan kapal pesiar Anda. Mereka mengoperasikan dua kapal yaitu “Charaidew” dan “Sukapha”, yang keduanya menampung hingga 20 penumpang di 12 kabin yang lengkap dan nyaman. Perjalanan berlangsung dari empat hingga 10 malam, dan juga dapat mencakup Sungai Hugli. Harga berkisar dari USD 185 hingga USD 275 (atau sekitar Rp 2-4 juta) per malam ditambah pajak, dan sudah termasuk semua makanan, serta kunjungan ke daratan.

Kapal pesiar di sungai Brahmaputra.
Kapal pesiar di sungai Brahmaputra.

Kapal berperalatan lengkap ini memiliki semua fasilitas modern. Kabin ber-AC, area nyaman untuk tempat berkumpul para penumpang, ruang makan dengan pemandangan indah, serta tempat pijat.

Kapal pesiar ini akan beroperasi di beberapa bagian sungai Brahmaputra yang, pada musim hujan, dapat menjadi seperti laut yang luas. Bahkan di beberapa bagian dapat melebar hingga lebih dari 25 kilometer. Jika Anda memilih paket yang mencakup Sungai Hugli, wilayah ini berada di antara Kolkata dan Gangga, aliran air yang menjadi tempat ritual dan pusat kebudayaan, baik Hindu, Muslim atau kolonial.

Berlayar dengan Kapal Sukapha

Pelayaran selama delapan hari tujuh malam di atas kapal “Sukapha” berlangsung dari Silghat ke Sibsagar, dan termasuk Pulau Majuli, yang dianggap sebagai pulau sungai terbesar di dunia. Anda bisa menikmati pemandangan yang bervariasi dari hutan yang subur hingga hamparan pasir dan sawah yang tandus.

Saat berlayar, duduklah di area dek berjemur di kapal. Dari sini Anda bisa menyaksikan pemandangan sungai Brahmaputra yang luar biasa, dan jika beruntung dapat melihat berbagai hewan liar seperti gajah, lumba-lumba air tawar, kerbau air, aneka burung, bahkan harimau. Bagi pecinta fotografi, area dek ini juga merupakan tempat yang tepat untuk menangkap momen menakjubkan terutama saat matahari terbit dan terbenam.

Pemandangan matahari terbenam di sungai Brahmaputra.
Pemandangan matahari terbenam di sungai Brahmaputra.

Wisatawan juga diberi kesempatan mengunjungi beberapa desa yang berada di tepi sungai. Desa Mishing, misalnya, di mana Anda dapat mengunjungi kuil-kuil dan biara-biara kuno, lalu melihat para biksu menari seperti para darwis ketika mereka memainkan alat musik lawas. Anda akan melewati Taman Nasional Kaziranga dan melihat badak bercula satu, gajah, kerbau, rusa, kera lutung, bison, dan bangau besar. Perjalanan ini makin menyenangkan karena didampingi pemandu yang fasih berbahasa Inggris dan sangat berpengetahuan.

“Sukapha” menyajikan masakan India yang lezat secara prasmanan di ruang makan. Menu sarapan bervariasi dan merupakan cara terbaik untuk memulai setiap hari. Makan siang dan makan malam pun selalu memiliki citarasa India yang kuat.

Bermalam di Taman Nasional

“Sukapha” juga memiliki tender, yaitu semacam sekoci yang didekorasi dengan indah untuk membawa para penumpang ke daratan. ABN juga mengoperasikan pondok hutan yang sederhana namun sangat nyaman bernama Bansbari Lodge di pintu masuk Taman Nasional Manas di Assam, salah satu taman pengembangbiakan harimau di India.

Bansbari Lodge merupakan kamar sederhana dengan twin bed, kamar mandi dan toilet en-suite, serta area outdoor. Aksen listrik mungkin sedikit sulit, dengan pasokan cadangan dari generator. Pondok ini menghadap ke taman teh yang megah dan luas dan menyediakan beberapa tur jalan kaki bersama pemandu.

Tak hanya tea walk, Anda juga bisa melakukan safari di Taman Nasional Manas. Menggunakan mobil 4-wheel drive beratap terbuka, safari berakhir di perbatasan India dan Bhutan, berjarak 20 kilometer dari Lodge tetapi sekitar 90 menit perjalanan karena kondisi jalan yang menantang. Sepanjang jalan Anda bisa melihat kawanan gajah liar dan bison India, monyet, berbagai jenis rusa, burung merak, luwak, serta aneka burung yang eksotis.

Safari di Taman Nasional Manas.
Safari di Taman Nasional Manas.

Puncaknya adalah menyaksikan pemandangan matahari terbenam di perbatasan Bhutan. Cahaya kemerahan berpendar dengan latar pegunungan Himalaya, menciptakan pemandangan yang fotogenik.

Berlayar di atas Sungai Brahmaputra adalah petualangan istimewa. Daerah Assam bisa dibilang wilayah terpencil dan dengan perjalanan menggunakan kapal ini, Anda bisa menemukan kecantikan tersembunyi di India.