Saat mendengar nama kota Seoul disebut, apakah yang terlintas dalam benak Anda? Mungkinkah Anda terbayang dengan musik K-Popnya? Atau bahkan Anda teringat dengan lagu Gangnam Style? Ya memang benar, baik K-pop maupun lagu Gangnam Style seolah sudah menjadi ikon dari Korea Selatan. Namun, lebih dari itu, negara ini merupakan pusat kebudayaan, rumah bagi banyak kuil dan pemilik adat istiadat yang memesona.

Selain kota Seoul, Anda bisa melihat betapa indahnya Korea Selatan dari kota Busan yang memiliki beragam arsitektur bangunan modern dan kota pantai yang mewah. Anda juga bisa melihat kota Gyeongju yang menjadi pintu sejarah dari beberapa dinasti di Korea di masa lampau. Semua ini memang mampu menggambarkan Korea Selatan dengan sempurna.

Untuk para wisatawan, Korea Selatan mungkin sudah tidak asing. Bahkan negara ini, menjadi salah satu tujuan wisata yang populer di Asia timur. Di sini, Anda bisa menemukan wisata budaya yang menakjubkan, kuliner khas yang beragam dan tempat tujuan wisatanya yang sangat indah. Jika Anda penasaran, kegiatan apa saja yang bisa Anda lakukan saat berwisata ke negari ginseng ini, silakan lihat pembahasannya di bawah ini.

1. Mengunjungi Kebun Teh Boseong

Perkebunan teh hijau Boseung yang indah.
Perkebunan teh hijau Boseung yang indah.

Mengunjungi ladang teh hijau Boseong bisa menjadi kegiatan yang Anda lakukan selama berada di Korea Selatan. Jika tempat lain seperti kota Seoul atau Busan menawarkan wisata kota metropolitan modern dengan suasana yang ramai, maka Anda dapat menenukan suasana lain di kebun teh ini. Terletak di dekat pantai Provinsi Jeolla Selatan, tempat ini dikenal sebagai dengan bukit-bukitnya yang hijau. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada bulan Mei hingga Agustus, karena kawasan ini sedang dalam keadaan yang benar-benar indah.

Perkebunan teh ini adalah salah satu yang terbesar dan paling terkena di Korea Selatan. Deretan tanaman tehnya cukup terawat dan sangat sempurna untuk diabadikan dalam foto. Selain menjadi objek wisata, tempat ini juga menjadi penyelenggara Festival Budaya Teh Hadong, yang diadakan setiap bulan Mei. Bukan hanya menikmati pemadangan hijau dari kebun teh, Anda pun dapat menyusuri jalan di kebun teh ini yang ditumbuhi pepohonan cedar di sekitarnya.

Menariknya, tempat ini juga menjadi salah satu lokasi syuting untuk sebuah drama TV populer Korea, sehingga situs tersebut pun meroket popularitasnya dalam beberapa tahun terakhir. Jika Perkebunan teh Boseong terlalu ramai untuk Anda, jangan khawatir, Anda dapat mengunjungi Perkebunan Teh Botjae Dawon yang lebih tenang.

2. Menyusuri Ibukota Korea Kuno Gyeongju

Kuil Bukguksa yang menjadi ikon kota Gyeongju.
Kuil Bukguksa yang menjadi ikon kota Gyeongju.

Kota yang mendapat julukan “Museum Tanpa Dinding” di Korea Selatan, Gyeongju, terletak di Provinsi Gyeongsangbuk. Kota ini pernah menjadi ibu kota Korea selama masa kerajaan Silla (57 SM – 935 SM). Pemerintahan dinasti ini berlangsung selama hampir 1.000 tahun dan salah satu dinasti dengan masa pemerintahan terpanjang di Korea.

Gyeongju adalah rumah untuk beberapa spot wisata budaya Korea Selatan penting, beberapa di antaranya adalah Kuil Bulguksa, Gua Seokguram yang tenang, makam kerajaan, pagoda batu Cheollyongsaji, Cheomseongdae, observatorium tertua di Korea, Benteng Myeonghwalsanseong dan masih banyak lagi.

Anda dapat menjelajahi situs bersejarah Gyeongju sendiri, tetapi sebaiknya Anda menyewa seorang pemandu untuk menjelaskan sejarah situs tersebut. Jadi, Anda akan mendapatkan informasi dan pengetahuan baru yang tepat selama perjalanan.

3. Mendaki Gunung Berapi di Pulau Jeju-do

Kawasang datarang tinggi Hallasan.
Kawasang datarang tinggi Hallasan.

Jeju-do, adalah salah satu pulau terkenal di Korea Selatan. Pulau ini memiliki topografik vulkanik yang menakjubkan, makanan laut yang segar, pantai yang berpasir indah, serta kekayaan seni dan budaya yang unik. Salah satu kawasan yang sering dikunjungi para wisatawan di tempat ini adalah Hallasan yang merupakan puncak gunung  tertinggi di Korea Selatan.

Dengan tinggi 6.400 kaki di atas permukaan laut, Hallasan menjadi tempat dimana Anda dapat melihat seluruh bagian pulau Jeju. Tempat ini dikelilingi oleh lebih dari 300 puncak gunung kecil lainnya. Mendaki gunung ini akan memberikan Anda pengalaman yang tak terlupakan. Untuk mencapai puncak, Anda perlu menempuh jarak sekitar enam mil. Setelah sampai ke puncak dan menikmati pemandangan dari ketinggian, Anda dapat kembali dalam hari itu juga. Sebenarnya, tempat ini memang hanya terbuka pada siang hari.

Di puncak Hallasan, terdapat sebuah tempat indah yaitu Baengnokdam, atau Danau Rusa Putih. Danau kawah cantik ini merupakan salah satu tempat wisata yang paling sering menjadi latar belakang foto di Korea Selatan. Terkadang di tempat ini diadakan pesta besar oleh para pendaki Korea. Mereka biasanya menikmati piknik sambil mengadakan pesta barbekyu. Jadi, jangan heran jika Anda akan diundang untuk bergabung dalam pesta tersebut saat berkunjung.

4. Menjelajahi Tembok Besar Korea

Benteng Hwaseong yang menjadi tembok besar Korea.
Benteng Hwaseong yang menjadi tembok besar Korea.

Benteng Hwaseong adalah peninggalan dari Dinasti Joseon yang terletak di kota Suwon. Benteng ini dibangun antara tahun 1794 dan 1796. Bangunan yang disebut Tembok Besar Korea ini memiliki panjang lebih dari tiga mil. Terdapat empat gerbang besar yang masing-masing menunjuk ke arah mata angin yang berbeda. Pada malam hari, Anda akan dapat melihat pemandangan spektakuler saat lampu-lampu tempat ini dinyalakan. Gerbang benteng ini pun akan terlihat sangat indah saat diabadikan melalui fotografi. Yang lebih mengesankan, yaitu cahaya terang dari lampu lalu lintas dan mobil yang berlalu-lalang tanpa akhir dari kota Suwon yang semakin mempercantik suasana tempat ini.

Benteng Hwaseong juga menjadi tempat penyelenggaraan pertunjukan Twenty-Four Martial Arts. Pertunjukkan ini dilakukan untuk merayakan seni bela diri yang telah lahir pada era Raja Jeongjo pada dinasti joeseon. Pelaksanaannya yaitu setiap hari pada bulan Maret hingga November, dan keseluruhan acara ditutup pada akhir bulan Desember. Pertunjukannya terdiri dari teknik seni bela diri kuno Korea, tarian tradisional dan upacara pengawal kerajaan.

Pada hari-hari biasa, Anda dapat berjalan di sepanjang Benteng Hwaseong sambil menikmati pemandangannya yang indah. Tempat bersejarah ini merupakan situs warisan budaya dunia UNESCO yang dibuka sepanjang tahun.

5. Mencicipi Makanan Khas Korea

Menikamti daging pannggang khas Korea.
Menikamati daging panggang khas Korea.

Jika Anda bepergian ke Korea dengan keluarga atau teman terdekat Anda, jangan lupa untuk singgah ke beberapa restorannya dan mencicipi kulinernya. Coba saja nikmati makanan barbecue khas Korea dengan pemanggang arang di tengahnya. Di sekitar panggangan akan ada piring rapi yang terisi daging sapi, ayam, atau bebek. Puluhan lauk Korea yang dikenal sebagai banchan (favorit termasuk tauge dalam saus pedas, salad daun bawang, jamur tumis, tahu yang direbus) yang dibumbui dalam kecap asin dan banyak lagi pun akan menemani jamuan makan Anda.

Beragam kimchi lezat (hidangan paling dicintai Korea) dan semuanya masakan beraksen bumbu tradisional Korea akan dapat Anda nikmati. Tata cara menyantap hidangan tersebut yaitu Anda cukup memanggang daging secukupnya, kemudian melapisinya menjadi selada, di atasnya tarulah lauk. Untuk menutup acara makan, Anda mungkin dapat mencoba soju.

Restoran barbekyu tradisional ada di mana-mana, dan bahkan jika Anda tidak dapat membaca atau berbicara bahasa Korea, Anda pasti tidak akan kesulitan menemukannya.

Setelah merasakan hidangan barbekyu Korea, Anda masih bisa mencicipi sannakji. Makanan khas Korea ini berupa gurita hidup yang dipotong kecil-kecil dan disajikan dalam keadaan menggeliat. Hidangan ini tentu hanya untuk Anda yang cukup berani memakannya saja. Gurita ini dibumbui dengan wijen dan minyak. Untuk menyantapnya, Anda harus menelannya dalam keadaan utuh.

Untuk memperdalam pemahaman Anda tentang tradisi dan makanan Korea, Anda juga dapat mengunjungi Kimchi Field Museum di Seoul. Terdapat pameran yang sangat menarik termasuk informasi tentang sejarah kimchi, metode produksi, varietas, dan tempatnya dalam budaya Korea. Anda juga dapat mengikuti seminar tentang makanan Korea, yang diadakan setiap sebulan sekali.

6. Bersantai di Pantai Haeundae Busan

Pantai Heundane di Korea Selatan.
Pantai Haeundae di Korea Selatan.

Pantai Haeundae Busan adalah salah satu tempat rekreasi paling populer di Korea Selatan. Hamparan pasirnya yang seolah tak berujung ini menghadap Laut Jepang dan siap menyambut ribuan pengunjung yang datang. Di sepanjang pantai, Anda akan melihat lautan payung biru, merah dan putih yang membuat tempat ini menjadi terlihat menarik. Pantai ini juga memiliki sebuah alun-alun yang menampilkan pertunjukkan gulat tradisional Korea, pertandingan tarik ulur, jungkat-jungkit melompat dan beberapa permainan lainnya.

Pasirnya yang lembut dan ombak lautnya yang tenang menjadikan tempat ini menjadi tempat yang tepat untuk bersantai di musim panas. Di sini juga terdapat penyelenggaraan Festival Sunrise Haemaji yang membuat pantai benar-benar menjadi hidup. Festival ini dilakukan pada Malam Tahun Baru dan dilangsungkan di area pantai.

Pada saat festival berlangsung, Anda dapat menikmati pameran seni, pameran kembang api dan berbagai event lainnya. Pada keesokan harinya, Anda bisa menyaksikan matahari terbit pada tahun baru di pantai paling ikonik di Korea ini. Setelah matahari terbit, masih ada parade layang-layang, pelepasan balon ke langit, dan acara minum teh hijau dan kopi gratis. Semua ini terjadi pada permulaan bulan Januari yang cukup dingin. Namun, walaupun begitu, Anda pasti akan menyukai semua rangakaian acara ini.

7. Mendatangi Desa Bersejarah Hahoe

Kawasan desa Hahoe yang memiiki pemandangan indah.
Kawasan desa Hahoe yang memiiki pemandangan indah.

Desa Hahoe adalah desa bersejarah Korea yang telah ada dari abad ke-16 pada dinasti Joseon. Kawasan ini sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Hahoe memiliki banyak bangunan kuno dan artefak asli dari dinasti Joseon yang semuanya dilestarikan dengan sangat baik.

Dibangun di kaki Gunung Hwasan, lokasi Hahoe yang menarik adalah bagian dari pesonanya. Sungai Nakdong yang berkelok-kelok mengitari desa, puluhan pohon pinus yang berjajar dan Tebing Buyongdae yang membuat Anda dapat melihat keseluruhan desa dari tempat tinggi merupakan pesona lain dari tempat ini.

Jelajahi desa Hahoe seharian penuh, dan coba santapan khasnya yang terdiri dari ikan tenggiri asin, Andong soju (minuman pembangkit semangat khas Korea) dan heotjesabap (nasi campur dan sayuran). Anda pun akan mendapatkan pengalaman yang sangat berkesan dari tempat ini.

8. Menikmati Festival Lampion

Festival lampion yang populer.
Festival lampion yang populer.

Lotus Lantern Festival adalah acara tahunan dimana Anda akan dapat melihat ratusan lampion menerangi kuil, jalan, dan langit kota Seoul. Acara ini diadakan setiap musim semi untuk menghormati kelahiran Buddha. Festival ini dimulai dengan acara menggantung ribuan lentera di kuil-kuil seluruh kota. Perayaan biasanya dimulai dengan memasang lentera besar di Seoul Plaza.

Pada event ini, Anda dapat membuat lentera sendiri, mencicipi makanan tradisional, memainkan musik, mengikui permainan rakyat dan mengambil kursus pemula untuk mempelajari budaya Korea. Beberapa kegiatan ini berlangsung di Kuil Jogyesa, kuil Bongeunsa, serta di sepanjang Sungai Cheonggyecheon.

Di malam hari, Anda dapat bergabung dengan Buddhist Cheer Rally (parade tarian untuk menghormati Buddha) untuk memeriahkan acara Parade Lentera. Parade dimulai dari Gerbang Heunginjimun di Dongdaemun sampai ke Kuil Jogyesa. Parade yang berlangsung di sepanjang Jalan Jongno ini berlangsung selama lebih dari dua jam. Selain tarian menakjubkan, parade ini juga menampilkan pameran lentera, akrobat dan masih banyak lagi atraksi lainnya.

9. Bersantai di Island Paradise Korea

Berwisata ke Pulau Ullungdo.
Berwisata ke Pulau Ulleungdo.

Ulleungdo adalah sebuah pulau yang terletak sekitar 75 mil di sebelah timur Semenanjung Korea. Pulau ini merupakan sebuah kawasan yang dahulu dikelilingi oleh gunung berapi. Anda dapat yang mendaki puncak gunungnya yang memiliki tinggi sekitar 3.228 kaki dari permukaan laut yang disebut Puncak Seonginbong. Puncaknya berbatu , namun sangat indah karena sering diselimuti awan. Banyak pelancong menyebutnya bagai surga di luar ruangan. Beberapa kegiatan lain yang bisa dilakukan di antaranya adalah kayak, menaiki perahu dayung, memancing dan menyelam.

Di tempat ini terdapat Mercusuar Dodong, sebuah tempat di mana Anda dapat melihat pulau-pulau Dokdo yang terkenal (pulau yang pernah menjadi perebutan antara Korea Selatan dan Jepang). Atau, Anda dapat naik kereta gantung menuju ke salah satu puncaknya yaitu Puncak Manghyang. Selain itu, Anda pun dapat mengunjungi area tamannya yang indah yang disebut Taman Yaksu. Konon, tempat ini memiliki sumber mata air yang dapat membuat Anda awet muda.

Pulau ini hanya dapat dicapai dengan feri. Untuk melakukan perjalanan ini, Anda dapat memesan tiketnya melalui situs perjalanan online.

10. Menghabiskan Waktu Menyanyi di Bar Karaoke

Menyanyi di karaoke bar sangat populer di Korea.
Menyanyi di karaoke bar sangat populer di Korea.

Karaoke memang dapat dilakukan di mana saja. Namun, kegiatan ini bisa menjadi sangat menarik saat dilakukan di Korea. Di sini terdapat sebuah ruangan khusus untuk menyanyi yang mungkin terlihat seperti tempat lain. Akan tetapi, di Korea, kegiatan ini sudah menjadi bagian unik dari budaya mereka. Konsep bar karaoke mereka sering disebut dengan norebang.

Kehadiran Norebang ternyata mampu menarik minta berbagai kalangan sosial, gender, dan usia. Beberapa klub memiliki tema tertentu seperti lounge jazz Amerika, rock ‘n’ roll, dan bahkan tema sederhana. Walaupun terdapat berbagai pilihan lagu, sebagian besar masyarakat Korea biasanya tetap akan memilih lagu-lagu Kpop  untuk mereka nyanyikan.

Mencari bar karaoke atau norebang di Korea sangatlah mudah, karena Anda akan dapat menemukannya berjajar di beberapa sudut kota. Tempatnya pun akan cepat dikenali, karena memiliki lampu neon yang menyala dengan cerah di depannya, terutama pada saat malam hari.

11. Mengunjungi Perbatasan Militer Korea Selatan dan Korea Utara

Perbatasan militer Korea Selatan dan Korea Utara.
Daerah perbatasanan Korea Selatan dan Korea Utara.

Perbatasan antara Korea Utara dan Selatan, yang dikenal sebagai Zona Demiliterisasi Korea, atau DMZ adalah perbatasan yang dijaga paling ketat di dunia. Jalur perbatasan ini telah menjadi  saksi hubungan antara Republik Rakyat Demokratik Korea dan Republik Korea.

Jika Anda cukup berani, coba saja untuk berkunjung ke tempat ini. Anda dapat melangkah ke Korea Utara dari sini. Terdapat sebuah Area Keamanan Bersama yang dimiliki oleh kedua Korea. Jadi, hal ini memungkinkan Anda untuk melangkah melewati perbatasan, walaupun dalam waktu yang  singkat. Selain hal tersebut, Anda juga dapat mengambil foto-foto dengan personel keamanan Korea Utara. Anda pun mungkin akan merasakan jantung Anda berdebar saat melakukan perjalanan yang menantang adrenalin ini.

Saat berada di DMZ, Anda juga dapat menjelajahi terowongan bawah tanah yang dibuat oleh militer Korut. Tur ini memungkinkan Anda untuk turun ke terowongan tersebut yang memiliki kedalaman lebih dari 200 kaki.

Catatan: Zona Demiliterisasi mungkin tidak selalu aman untuk (atau terbuka bagi) wisatawan ketika sedang ada ketegangan atau situasi tertentu terjadi. Waspadai keadaan sebelum mempertimbangkan perjalanan ke tempat ini.

12. Menikmati Kegiatan Memancing di Sungai Hwacheon

Even di sungai Hwacheon.
Even di sungai Hwacheon.

Musim dingin di provinsi Gangwon, Korea Selatan bisa berlangsung cukup lama. Hal ini pun dapat membekukan sungai dan danau di sekitarnya. Melihat kondisi ini, para nelayan Korea pun biasanya akan menyelenggarakan acara festival es pada bulan Januari yang disebut Festival Es Gunung Trout. Acara ini berlangsung di Sungai Hwacheon yang indah, yang telah lama dianggap sebagai tujuan memancing utama Korea Selatan. Ribuan orang akan bersuka ria dan berkumpul untuk menikmati musim dingin dengan kegiatan memancing di air es. Selain itu mereka juga dapat menikmati hidangan kuliner lokal, bobsledding, (kegiatan meluncur di atas es dengan kereta salju) sepak bola salju, membuat patung es, dan banyak lagi.

Pengunjung yang berani dapat mencoba keberuntungan mereka dengan memancing ikan trout dengan tangan kosong. Konsepnya sederhana yaitu cukup gulung celana panjang Anda, bersiap dan kemudian melompatlah ke kolam es. Jika Anda dapat menangkap ikan trout sebelum membeku dan ikan masih dalam keadaan hidup, Anda pun akan menang. Kegiatan ini tentu akan sangat menghibur Anda.

Waktu Terbaik untuk Pergi ke Korea Selatan

Waktu yang tepat untuk bepergian ke Korea Selatan adalah pada musim semi. Pada musim ini, suhu dalam keadaan yang cukup baik dan bunga sakura sedang bermekaran. Anda juga dapat berkunjung pada musim gugur, ketika seluruh kota diselimuti oleh dedaunan musim gugur yang indah.

Pada musim panas, suhu bisa sangat tinggi, udara terasa lembab dan terkadang turun hujan. Sementara musim dingin sangat pas untuk bermain ski. Pada masa Tahun Baru Imlek dan Harvest Moon Festival (pertangahan musim gugur), penginapan biasanya lakan habis dipesan dalam waktu yang cepat. Jadi, pastikan Anda berkunjung pada waktu yang tepat.

Bagi sebagian besar wisatawan, bepergian ke Korea Selatan mungkin masih relatif cukup mahal. Untuk menghemat biaya tersebut, Anda harus bisa mencari informasi tiket jauh-jauh hari untuk mendapatkan harga yang aling terjangkau. Setelah tiba di Korea Selatan, pertimbangkan untuk penginapan seperti hostel, apartemen, dan hanok penginapan tradisional Korea. Menginap di sebuah tempat dengan dapur dapat membantu Anda menghemat, karena Anda dapat membeli bahan makanan dan mengolahnya sendiri. Dengan beberapa cara di atas, semoga saja perjalanan Anda ke Korea Selatan menjadi lebih terencana dan menyenangkan.