Mengidap penyakit saat melakukan perjalanan dapat merusak liburan yang sudah diimpi-impikan. Itulah sebabnya mengapa Anda harus yakin untuk melakukan vaksinasi atau mengonsumsi beberapa obat sebelum melakukan perjalanan jauh.

Sebuah laporan baru dari GetGoing Insurance menunjukkan bahwa penyakit dan kondisi kesehatan paling umum dalam perjalanan membutuhkan tindakan pencegahan ekstra karena beberapa daerah yang paling umum dikunjungi wisatawan menjadi tempat para pelancong mendapatkan penyakit.

Ada sejumlah jenis penyakit yang harus Anda waspadai saat mendatangi negara tertentu.

Sakit saat liburan.
India

GetGoing melakukan penelitian di beberapa negara dan 20 hingga 40 persen dari pengalaman wisatawan menunjukkan bahwa penyakit paling umum bagi pelancong di seluruh dunia adalah diare. Pengunjung yang datang ke India juga diperingatkan tentang penyakit tifoid dan hepatitis A, terutama karena sanitasi.

Jika Anda menderita asma atau masalah pernapasan lainnya, perlu diketahui bahwa GetGoing tidak menyebutkan masalah polusi udara yang serius di banyak kota besar di dunia, termasuk beberapa kota di India.

Indonesia

Penyakit yang paling umum adalah hepatitis A dan tifoid, yang terakhir ini juga memengaruhi sebagian besar negara-negara Asia Selatan, Amerika Tengah dan Selatan, serta Afrika.

Kenya

Penyakit saat melakukan perjalanan termasuk pula malaria dan demam berdarah, yang keduanya dapat disebabkan melalui kontak nyamuk di berbagai tempat di seluruh dunia. Pengunjung juga harus mendapatkan vaksin tifoid dan hepatitis A mereka sebelum bepergian ke Kenya.

Peru

Negara yang berada di Amerika Selatan ini memiliki sejumlah tempat yang sering dipadati pada wisatawan. Apabila Anda berencana untuk mengunjunginya, maka harus mewaspadai sejumlah penyakit, seperti malaria, demam berdarah, tifoid, dan hepatitis A.

Sri Lanka

Penyakit yang paling biasanya bisa dialami para wisatawan di negara yang terletak di Asia Selatan ini antara lain adalah demam berdarah dan hepatitis A.

Meksiko

Penyakit yang paling umum juga demam berdarah dan hepatitis A.

Republik Dominika

Jenis penyakit yang paling umum adalah tifoid, demam berdarah, dan hepatitis A.

Afrika Selatan

Penyakit yang paling umum terjadi pada wisatawan saat berada di negara ini antara lain adalah tifus dan hepatitis A.

Kuba

Negara ini memiliki potensi wisata yang menjadi daya tarik banyak wisatawan dan mungkin Anda adalah salah satunya. Meski begitu, Anda tetap harus mewaspadai penyakit hepatitis A saat akan mengunjungi Kuba.

Mesir

Ada dua jenis penyakit yang harus diwaspadai, yakni tifoid dan hepatitis A.

Penyakit demam kuning atau yellow feverĀ absen dari sebagian besar tempat tujuan ini, tetapi muncul di beberapa bagian negara Amerika Selatan seperti Brasil dan Kolombia, serta Nigeria, Ghana, Trinidad dan Tobago. Anda bisa mencegahnya dengan melakukan vaksin.

Laporan juga menyebutkan malaria sebagai penyakit yang tersebar luas dan sangat berbahaya. Adapun sejumlah area yang memiliki risiko terjangkit malaria termasuk mayoritas negara di Afrika dan Asia, ditambah bagian Timur Tengah, Amerika Tengah dan Selatan, dan Karibia.

Selain itu, risiko yang tidak terlalu serius tetapi masih mengganggu adalah fobia ketinggian, sengatan matahari, dan sengatan ubur-ubur. Sumber penyakit saat di perjalanan termasuk pula disebabkan oleh makanan yang terkontaminasi, air dan es yang terkontaminasi, memegang uang tunai, sanitasi yang buruk, kontak manusia, dan gigitan serangga.

GetGoing juga menyarankan agar wisatawan pada umumnya tetap minum air kemasan, menghindari es dan daging setengah matang, menggunakan tabir surya dan pengusir serangga, mencuci tangan sebelum makan, melakukan vaksin, dan membawa obat yang dijual bebas seperti untuk diare serta mabuk perjalanan.