Jika Anda akan pindah ke India dalam waktu dekat karena pekerjaan Anda, maka ada beberapa hal yang mungkin ingin Anda ketahui tentang negara yang akan huni sebagai seorang expat. Baca di sini lebih lanjut!

Cuaca di India 

expat di india
Cuaca di India sebenarnya tidak jauh beda dengan cuaca di Indonesia, namun di sana lebih lembab.

Di India musim hujan dimulai dari Juni hingga September. Namun musim hujan di sana bisa terasa lebih intens, dan bulan May serta musim hujan bisa terasa sangat panas dan lembab dibandingkan di musim angin muson.

Kemudian, di bulan Oktober hingga Maret, hari-harinya cerah dan kemarau terjadi di beberapa tempat. Malam akan terasa lebih dingin di bulan Desember dan Januari, tetapi secara keseluruhan cuaca di India tidak jauh beda dari Indonesia yang mana sepanjang tahun terasa panas secara keseluruhan.

Imigrasi di India

Imigrasi di India adalah hal yang pelik dan merepotkan. Anda akan membutuhkan banyak dokumen visa dan untuk tinggal di sana secara jangka panjang dan undangan dari atasan Anda. Bahkan kemudian, Anda harus melakukan visa run setiap enam bulan. India mempersulit proses bagi orang asing untuk menetap jangka panjang kecuali jika Anda setengah India. Sekarang, mereka membuatnya lebih sulit.  Beberapa orang mengatakan mereka akan bertanya apakah Anda membayar pajak jika Anda tinggal selama enam bulan dengan visa bisnis. Visa turis selama lebih dari 60 hari didapat melalui proses yang panjang, mengharuskan Anda untuk mengirimkan paspor dan mengisi banyak dokumen, ditambah biayanya mahal.

Makanan India

expat di india
Makanan India banyak yang pedas dan sangat berbumbu.

Dibanding masakan Indonesia, makanan India lebih banyak yang pedas. Beberapa bumbu India mungkin terasa lebih tajam daripada rempah yang biasa kita gunakan di sini. Makanan dari kedua budaya ini mungkin tidak benar-benar sebanding, mereka sangat berbeda, tetapi masing-masing memiliki spesialisasi rumahannya sendiri yang lazim disajikan di restoran-restoran seperti xacuti, nasi kari udang, dan rava fry.

Harga di India

1 rupee dihargai 198 rupiah. Pada dasarnya, harga barang-barang di India tidaklah mahal. Anda bahkan bisa mendapatkan rumah kontrakan seharga 2 jutaan rupiah di sana. Sementara itu, makanan lokal di India sama murahnya dengan makanan lokal yang biasa kita temukan di sini. Bahan makanan pun kurang lebih sama.

Bagi pelancong, hostel paling murah di India biasanya dapat didapatkan dengan harga kurang lebih 50 ribu hingga 100 ribu rupiah.

Namun hal yang perlu diingat di sini adalah harga juga bisa berbeda dari wilayah ke wilayah. Misalnya, biaya hidup di Goa terkenal lebih mahal daripada biaya hidup di daerah lain di India.

Mengemudi di India

expat di india
Kebiasaan mengemudi orang sana tidak jauh beda dengan orang sini.

Di sini, orang mengemudi di sisi kiri jalan, sehingga posisi setir mobilnya sama dengan yang di Indonesia. Di Goa, mobilnya manual. Jalan-jalan di India pun banyak yang masih semrawut, beberapa bagian jalan tak diberi tanda setop, dan kebiasaan mengemudi orang-orangnya tidak jauh beda dari kebiasaan mengemudi orang sini.

Agama di India

expat di india
Mayoritas pemeluk agama di India, tentu saja, hindu.

Mayoritas pemeluk agama di India tentu saja hindu, meski di beberapa wilayah juga dipadati dengan pemeluk agama katolik, muslim, dan sebagainya.

Hal yang dapat dilakukan di India

expat di india
Banyak hal yang bisa dilakukan di India untuk bersantai dan bersenang-senang.

Di Goa, sebagian besar hiburan tidak jauh-jauh dari seputar pergi ke pantai dan berpesta, main go-karting, dan berbelanja. Ada banyak mall besar di India, tetapi kami merekomendasikan pergi ke toko-toko lokal yang menjual barang-barang butik untuk orang asing. Karena di sana, Anda akan menemukan banyak pakaian-pakaian butik imut dan peralatan rumah tangga yang lucu.

Koneksi perjalanan di India

Di India, terutama di Goa, penerbangan internasional hanya dilakukan melalui Doha, ibu kota Qatar. Di banyak kasus, Anda harus terbang terlebih dahulu ke Mumbai untuk melanjutkan ke penerbangan internasional.

Prosedur sewa / pembelian rumah dan mobil di India

Turis di India tidak diizinkan membeli tanah di India. Selain itu, mereka juga tidak diizinkan membeli mobil di sana dan mendaftarkannya di nama mereka.

Sementara itu untuk menyewa, prosedurnya tidak jauh beda dengan di sini, yaitu dengan menandatangani kontak dengan notaris atau pengacara.

Untuk membayar tagihan, Anda harus memiliki rekening lokal agar bisa membayar tagihan secara online. 

Fasilitas di India

Jika Anda membutuhkan jasa perawatan kebun atau pembersihan rumah, ada banyak orang yang bersedia melakukannya dengan bayaran tertentu. Anda juga bisa mendapatkan jasa layanan membantu parkir, memompa gas, dsb.

Untuk urusan tip, di India memberi tip bukanlah kebiasaan yang umum dilakukan orang lokal. Jika memberi tip pun paling maksimal 10% dan tidak lebih dari itu.

Pusat kebugaran di India

India memiliki banyak kelas yoga dan kelas-kelas kebugaran lainnya seperti pilates dan kick-boxing. Ada banyak pusat kebugaran juga meskipun banyak dari mereka yang tak memiliki AC dan penuh sesak. Anda juga bisa memesan jasa tukang pijat berkualitas dengan biaya mulai dari 100 ribu rupiah.

Keamanan di India

Kami tidak merekomendasikan Anda untuk pergi sendirian tengah malam di beberapa area di India. Isu keamanan cukup rentan di negara tersebut. Namun selama Anda tetap berhati-hati, seharusnya tidak ada masalah.

Orang-orang India

Orang-orang di India untungnya sangat ramah dan mencari teman baru di sini tidaklah sulit. Anda akan disambut secara bersahabat di banyak kasus. Acara pertemuan ekspatriat adalah momen yang bagus untuk mendapatkan teman baru.

Kualitas hidup secara keseluruhan di India

Secara keseluruhan, India merupakan negara yang menyenangkan untuk dihuni. Tentu saja tempat ini tak luput dari kekurangan, namun bagian yang kurang tergantikan oleh pemandangan laut yang menawan, orang-orang yang luar biasa, dan pengalaman yang tak telupakan.