China adalah salah satu negara yang memiliki wilayah terluas di dunia. Dengan populasi lebih dari 1,3 miliar, negara ini pun menjadi salah tujuan wisata utama yang sangat menarik di Asia. Dua kotanya, yaitu Beijing atau Shanghai merupakan tempat yang paling populer untuk dikunjungi. Bukan itu saja, negara ini juga menjadi rumah bagi Sungai Yangtze yang merupakan sungai terpanjang di Asia dan Tembok Besar yang bersejarah.

Ada banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi selama Anda berada di China. Momen liburan Anda pun akan terasa menyenangkan apabila melakukan kegiatan yang menarik. Berikut adalah 10 di antaranya.

1. Menjelajahi Kawasan Terasering “Punggung Naga”

Lahan terasering padi yang indah di China.
Lahan terasering padi yang indah di China.

Berada di pegunungan hijau di Longsheng County, terasering sawah Longji, menawarkan pemandangan paling spektakuler di Tiongkok. Kata Longji berarti “tulang punggung naga,” dan ini merupakan deskripsi yang tepat tentang tempat ini. Kawasan sawah yang berbentuk melengkung ini sudah  ada selama berabad-abad dari Dinasti Yuan (1271 – 1368).

Pada musim panas, sawah akan terlihat subur dan hijau. Sementara itu warna padinya akan berubah menguning bagai emas di akhir September tepat sebelum panen. Namun, sebagian besar pengunjung memilih untuk datang di musim semi. Pada saat itu, ladang sedang dialiri air dan terlihat berkilau di bawah sinar matahari.

2. Mengagumi Keindahan Gua Mogao

Gua Magao dengan arsitekturnya yang menawan.
Gua Mogao dengan arsitekturnya yang menawan.

China adalah rumah bagi beberapa peninggalan Buddha yang bersejarah seperti patung, lukisan dinding dan ukiran yang berasal dari masa sekitar 1.500 tahun yang lalu. Anda akan menemukan lebih dari 250 gua dan 51.000 patung batu di salah satu kuilnya yang ternama, Yungang Grottoes. Kuil ini terletak sekitar 10 mil di luar kota Datong di provinsi Shanxi. Yang paling mencolok dari tempat ini adalah patung-patung Buddha-nya yang besar di dalam gua. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa menggunakan bus atau taksi.

Situs peninggalan Buddha lainnya adalah Gua Mogao di kota Dunhuang. Saat berkunjung, Anda tidak diizinkan mengambil foto di dalam gua. Jadi Anda hanya dapat mengingat saja segala hal penting yang Anda lihat di sana. Terdapat karya seni mural dan patung penuh warna di sini, yang berasal dari abad keempat. Apabila Anda ingin menjelajah, sebaiknya Anda membawa senter sendiri, karena kondisi gua memang sedikit gelap. Jadi, Anda bisa menggunakan senter untuk melihat segala detail seni dalam gua dengan jelas.

3. Mengikuti Tur Kota Beijing dengan “Sidecar”

Mengelilingi Beijing dnegan sidecar.
Mengelilingi Beijing dengan sidecar.

Jika Anda sudah mendatangi beberapa tempat dengan berjalan kaki atau bus, mengapa Anda tidak mencoba untuk menjelajahi ibukota China dengan cara lain yang unik dan menyenangkan. Ternyata Anda dapat berkeliling kota Beijing dengan sepeda motor. Kendaraan yang cukup praktis dan sederhana ini akan memberikan Anda pengalaman yang tak terlupakan. Dengan kendaraan ini, Anda bisa menjelajah gang sempit dan berliku, rumah rumah bersejarah, melihat sekilas kegiatan penduduk setempat atau menjelajahi toko-toko tradisional.

Untuk dapat menikmati perjalanan ini, Anda dapat mencari informasinya melalui situs Beijing Sideways. Situs ini menawarkan wisata “Beijing in a Glance” sehari penuh dengan menggunakan motor. Dalam perjalanan ini, Anda akan dibawa menjelajah kota Beijing dari sisi yang berbeda.

4. Menyusuri Jalan Sutra yang Bersejarah

Kota Kasghar yang pernnah menjadi jalur sutra di China.
Kota Kashgar yang pernah menjadi jalur sutra di China.

Terbentang ribuan mil di antara area China, Eropa dan Timur Tengah, rute perdagangan kuno yang dikenal sebagai Jalur Sutra adalah sebuah rute bersejarah yang masih dikenang sampai sekarang. Jalur ini dahulu menjadi lintasan para pedagang untuk membawa dan menjual beberapa benda penting seperti sutra, porselen, kertas dari China, kayu cendana, gading dari India, permadani dan hewan ternak selama berabad-abad.

Para wisatawan saat ini masih dapat menelusuri kembali jalur tersebut. Jalan Sutra yang melintasi bagian China membentang antara kota Kashgar sampai kota Xian. Di sepanjang jalan yang merupakan jalur sutra tersebut, Anda akan dapat melihat pasar-pasar penuh warna, desa-desa di tengah gurun dan celah-celah gunung yang spektakuler. Untuk mendapatkan pengalaman ini, Anda bisa mengikuti tur khusus yang menawarkan perjalanan menempuh jalur sutra tersebut.

5. Mengunjungi Perkebunan Teh Hangzhou

Perkebunan tenh Hangzhou yang hijau.
Perkebunan teh Hangzhou yang hijau.

China cukup dikenal lewat budaya minum tehnya. Sejarah tentang teh di China sangat terkenal. Teh pertama kali ditemukan pada tahun 2737 SM, meskipun baru ribuan tahun kemudian dikonsumsi oleh sebagian masyarakat China. Teh hijau sering dikaitkan dengan China dan Hangzhou adalah salah satu kota yang terkenal dengan teh hijaunya yang disebut Xihu Longjing.

Anda dapat berkunjung ke wilayah tersebut dan menyusuri ladang tehnya. Bukan hanya itu, terdapat beberapa kegiatan lain yang dapat dilakukan di sini, seperti berkunjung ke Museum Teh Nasional China, mempelajari tata cara upacara minum teh, mencicipi teh khas setempat, serta memetik langsung daun teh di perkebunannya.

6. Mendaki Tembok Besar China

Mutianyu merupakan bagiian dari tembok China yang wajib dikunjungi.
Mutianyu merupakan bagian dari tembok China yang wajib dikunjungi.

Tembok Besar Cina merupakan salah satu situs bersejarah yang paling terkenal di dunia. Bangunan ini juga sudah menjadi ikon negara tersebut. Tempat ini masih sering dikunjungi banyak turis dari dalam negeri maupun mancanegara. Namun, jika Anda ingin menikmati keindahan Tembok Besar dengan leluasa tanpa terjebak dalam keramaian, pergilah ke bagian Mutianyu. Terletak sekitar 37 mil dari Beijing, bentangan Great Wall sepanjang 1,5 mil ini memiliki 22 menara untuk dijelajahi. Terdapat dua cara unik untuk menuju tembok China bagian ini, pertama dengan kereta gantung dan kedua dengan kereta luncur.

Cara termudah untuk sampai ke Mutianyu yang merupakan bagian dari Tembok Besar adalah dengan mengikuti tur yang ditawarkan oleh beberapa agensi wisata online. Dengan cara ini, perjalanan Anda menuju tempat tersebut akan lebih terencana dan praktis.

7. Mengitari Tembok Kuno Kota Xian dengan Sepeda

Deretan sepeda di dekat benteng kota Xian.
Deretan sepeda di dekat benteng kota Xian.

Berdiri dari masa Dinasti Ming, tembok kota Xian, masih terpelihara dengan baik sampai hari ini. Panjangnya sekitar delapan setengah mil. Meskipun Anda dapat berjalan menyusuri dinding ini dalam waktu setengah hari, akan lebih menyenangkan jika Anda naik sepeda untuk menikmati keindahannya. Anda akan terpesona dengan dindingnya yang memiliki tinggi hampir 40 kaki. Dari area atas dinding tersebut, Anda dapat melihat taman, kuil, dan kompleks perumahan di sekitar kota Xian.

Penyewaan sepeda berada di gerbang pintu masuk utama. Masuklah dari gerbang selatan karena menawarkan jam buka terpanjang. Perjalanan mengitari dinding biasanya akan memakan waktu satu setengah hingga dua jam dengan sepeda. Anda dapat mengabadikan momen melalui foto di sana. Datang saja pada pagi hari untuk menghindari keramaian pengunjung. Jika Anda tidak ingin naik sepeda, terdapat kereta yang dioperasikan dengan baterai yang dapat disewa di gerbang utama.

8. Mempelajari Berbagai Budaya China

Mempelajari seni kaligrafi China.
Mempelajari seni kaligrafi China.

Di sebelah barat daya China, tepatnya di provinsi Yunnan, terdapat sebuah tempat untuk mempelajari budaya Chin secara mendalam. Tempat itu bernama Linden Centre yang merupakan sebuah hotel dengan berbagai kegiatan menarik. Beberapa kegiatan tersebut dapat membuat Anda lebih mengenal budaya negara tirai bambu, di antaranya termasuk kelas kaligrafi, pelajaran musik Dongjing hingga tur sepeda dan mengunjungi kuil. Namun, yang menjadi favorit dari sebagian besar pengunjung adalah adanya makanan lokal unik Yunnan yang disajikan oleh hotel ini.

Apakah Anda ingin belajar hal menarik lainnya? Coba saja habiskan waktu selama satu atau dua jam untuk belajar memasak kue China atau memanggang roti pipih tradisional di desa Xizhou. Jika Anda lebih suka menikmati makanan secara langsung, Linden Centre dapat mengatur makan malam khas daerah setempat untuk Anda. Selain melakukan beberapa kegiatanan di atas, Anda juga dapat mengikuti tur berjalan kaki ke pasar pagi, tempat pembuatan keju dan pabrik mie terdekat.

9. Melihat Jalan Berlukis Graffiti Terpanjang di Dunia

Bangunan di sepanjang jalan huang yang penuh lukisan grafiti.
Bangunan di sepanjang jalan Huang Jue Ping yang penuh lukisan grafiti.

Dengan karya mural berwarna cerah, berbagai lukisan dan dekorasi dari stensil yang menghiasi seluruh bangunan sepanjang hampir satu mil, Jalan Huang Jue Ping mendapat julukan “Jalan Seni Doodle”. Tempat ini diyakini sebagai jalan grafiti terpanjang di dunia. Terletak di kota Chongqing yang ramai di barat daya China, jalan ini menjadi pusat pameran karya ratusan seniman, termasuk karya dari para siswa Institut Seni Rupa Sichuan. Proyek yang dikerjakan selama berbulan-bulan ini selesai pada tahun 2007.

Daerah setempat telah menjadi semacam surga bagi karya seni. Selain sebuah Institut Seni Rupa, terdapat sejumlah galeri dan tempat lokakarya dimana para seniman berkumpul. Area ini dapat dengan mudah diakses menggunakan bus umum.

10. Menginap di Penginapan Bergaya Tibet

Penginapan khas Tibet.
Penginapan khas Tibet.

Jiuzhaigou adalah sebuah kawasan taman nasional yang sangat terkenal di China. Tempat ini memiliki air terjun indah, danau pirus yang jernih, dan hutan yang rimbun. Selain spot wisata alam yang menarik, taman ini juga memiliki resor yang ramai dan berbagai jaringan hotel untuk tempat menginap. Jika Anda ingin tinggal di suatu tempat yang bergaya unik, jangan lewatkan untuk mengunjungi Home-Stay Zhuz Ma Jiuzhaigou, yang terletak di desa pegunungan sekitar 15 menit berkendara dari taman tersebut

Zhuo Ma dan keluarganya akan menyambut Anda ke rumah tradisional Tibet mereka. Terdapat tiga kamar sederhana dengan kamar mandi bersama di penginapan ini. Termasuk tiga kali layanan makan, yang menyajikan masakan lokal seperti kubis tumis, roti panggang dengan madu, teh mentega dan anggur barley buatan rumah. Jika Anda berada di sini, Anda juga bisa mencoba untuk belajar memasak makanan ini.

Selama kunjungan, keluarga Zhou Ma akan dengan senang hati mengatur transfer gratis ke Jiuzhaigou, atau membantu Anda menjelajahi desa dan pegunungan setempat.

10. Menyusuri Sejarah Peninggalan Yahudi di Shanghai

Sebuah jalan yang memiliki sejarah peninggalan Yahudi di China.
Sebuah jalan yang memiliki sejarah peninggalan Yahudi di China.

Sejarah keberadaan kaum Yahudi di Shanghai bermula dari dengan kedatangan 20.000 lebih pengungsi yang melarikan diri dari Eropa. Peristiwa ini terjadi  pada tahun-tahun menjelang dan selama Perang Dunia II.  Orang Yahudi pertama kali datang ke Shanghai dari Baghdad dan Bombay pada pertengahan abad ke-19.

Namun,  keberadaan mereka di Shanghai mulai menyusut setelah Perang Dunia II berakhir pada tahun 1945 atau bertepatan dengan pendirian Republik Rakyat Cina pada tahun 1949. Sebagian besar dari mereka memilih untuk bermigrasi ke Israel, Australia, Amerika Serikat, dan Kanada.

Tetapi peninggalan dari mereka masih terlihat di sekitar kota Shanghai. Saat ini, banyak peninggalan tersebut berubah menjadi tempat wisata, seperti Rumah Sassoon, Hotel Perdamaian, Gedung Tanggul dan Rumah Hamilton.

Bagaimana, sangat menarik bukan? Tak hanya menikmati kuliner lokal, ada banyak hal menarik yang bisa Anda lakukan selama berada di China.