https://youtu.be/MrHK-KPBazwBagan adalah salah satu kota kuno di Myanmar. Bagan dulunya rumah bagi lebih dari 10.000 struktur Buddha yang dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Pagan dari abad 9-13. Akan tetapi, hari ini di sana hanya ada 2.200 stupa dan pagoda yang masih berdiri. Dan daerah ini disebut Zona Arkeologi Bagan.

Hot Air Balloon merupakan salah satu atraksi favorit wisatawan untuk melihat ratusan kuil dari atas.
Hot Air Balloon merupakan salah satu atraksi favorit wisatawan untuk melihat ratusan kuil dari atas.

Banyak wisatawan membandingkan situs Bagan ini dengan situs Angkor yang berada di Kamboja. Dua tempat ini memang menampung banyak monument Budha yang tak terhitung jumlahnya. Tapi cuma itu saja kesamaanya. Angkor berdiri di wilayah hutan hujan sedangkan Bagan berdiri di wilayah yang cukup gersang seperti gurun pasir. Menara Angkor menyerupai tongkol jagung, tinggi dan ramping sedangkan Bagan terlihat seperti nanas dan es krim, lebih lebar dan bulat. Kuil Angkor lebih megah dan lebih banyak hiasan sementara Bagan lebih kecil dan lebih sederhana. Meski kecil, kuil Bagan sangat berisi. Bagan dianggap sebagai koleksi reruntuhan Buddha terbesar dan terpadat di dunia.

Myanmar didominasi oleh umat Buddha dan seluruh situs Bagan dianggap suci, sehingga ada aturan di tempat yang harus Anda patuhi. Berikut hal yang harus diperhatikan saat Anda memasuki kawasan Bagan:

  • Tutup lutut dan bahu Anda. Tidak masalah memakai kaos. Celana pendek juga boleh selama menutupi lutut.
  • Lepaskan sepatu dan kaus kaki Anda saat memasuki kuil.

Penduduk setempat sangat tidak konfrontatif sehingga biasanya mereka tidak protes langsung ke wisatawan meskipun perilaku mereka menyinggung. Namun, itu bukan alasan untuk tidak menghormati budaya mereka. Selalu ikuti aturan terutama ketika memasuki kuil dan biara. Penduduk setempat sangat ramah dan membantu. Bahkan ketika mereka tidak mengerti bahasa Inggris, mereka hanya tersenyum dan mengarahkan Anda kepada seseorang yang bisa berbahasa Inggris. Oleh karena itu, mari tunjukkan mereka rasa hormat.

Mata uang resmi di Bagan adalah Kyat, sering disingkat sebagai MMK atau Ks.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Bagan

Zona Arkeologi Bagan, Myanmar.
Zona Arkeologi Bagan, Myanmar.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Bagan adalah November hingga Januari karena bulan-bulan ini udara cukup sejuk. Tidak terlalu panas, langit cerah dan perusahaan hot air balloon atau balon udara panas banyak beroperasi. Namun, ini juga merupakan musim ramai, jadi harap untuk berbagi situs dengan gerombolan wisatawan lain.

Bagan terletak di wilayah yang dianggap sebagai wilayah terkering di Myanmar. Di sini umumnya panas sepanjang tahun, tetapi suhu Maret-April bisa brutal, kadang-kadang sama sekitar 43 derajat Celcius. Maka dari itu, hindari berkunjung ke Bagan pada bulan ini kalau Anda tidak ingin dehidrasi.

Agustus dan September adalah bulan-bulan yang harus dihindari juga. Bulan-bulan ini merupakan puncak musim hujan. Juni, Juli, dan Oktober juga musim hujan, tetapi curahnya tidak terlalu tinggi.

Jika Anda ingin menaiki balon udara panas, salah satu atraksi favorit di Bagan maka berkunjunglah antara pertengahan Oktober dan pertengahan Maret.

Bagaimana cara menuju ke Bagan?

Bandara Nyaung U adalah gerbang udara terdekat ke Bagan, tetapi tidak terhubung langsung ke kota manapun di luar negeri. Maskapai ini melayani penerbangan ke dan dari Yangon, Mandalay, dan beberapa tujuan domestik lainnya. Di Indonesia sendiri tidak ada penerbangan langsung ke Bagan. Penerbangan paling cepat adalah dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Mandalay yang  memakan waktu sekitar 7 jam dengan satu kali stopover. Banyak wisatawan yang mengunjungi Bagan dengan mengambil rute ke Bandara Yangon terlebih dahulu.

Tempat menginap di Bagan

Ada tiga area di mana Anda bisa tinggal: Old Bagan, New Bagan, dan Nyaung U.

Nyaung U adalah tempat di mana sebagian besar wisatawan dengan anggaran terbatas tinggal karena banyaknya pilihan penginapan dan tempat makan yang murah. Daerah ini cukup menyenangkan dan dekat dengan penduduk lokal. Pasar juga berada di area tersebut.

New Bagan adalah tempat di mana hotel dan hostel kelas menengah berada. Tidak banyak yang bisa dilihat di sini, jujur ​​saja.

Old Bagan sepertinya merupakan tempat terbaik untuk menghabiskan malam tetapi daerah ini adalah tempat dimana hote-hotel dan resor termahal berada. Jika Anda memiliki anggaran terbatas maka daerah ini bukan untuk Anda,

Cara berkeliling di Bagan

Wisatawan sering menjelajahi Bagan dengan sepeda sewaan.
Wisatawan sering menjelajahi Bagan dengan sepeda sewaan.

Ada banyak cara untuk menjalajahi Bagan dan mengeksplorasi situs-situs kuno.

  • Dengan sepeda. Masih cara termurah untuk berkeliling. Pastikan Anda memilih sepeda dengan kondisi baik. 1000-2000 MMK (1-2 USD).
  • Dengan e-bike. Lebih hemat tenagai dan tidak terlalu mahal juga. 5000-7000 MMK (4-6 USD).
  • Dengan mobil / taksi. ber-AC! 20.000-60.000 MMK (20-50 USD).
  • Dengan kereta kuda. Gerobak kuda tersedia sebagian besar untuk matahari terbit. Ini perjalanan yang berdebu, bergelombang, dan bisa sangat melelahkan, tetapi ini adalah cara yang menarik untuk menjelajahi situs ini, setidaknya. Biaya: 20.000 MMK (17 USD).
  • Dengan hot air balloon(balon udara panas). Cara paling ajaib untuk melihat Bagan adalah dari atas langit. Tarif bervariasi bergantung pada biro iklan mana yang Anda pesan dan berapa banyak penumpang per balon: 320-330 USD per orang untuk balon 12-16 penumpang, dan 380-390 USD per kepala untuk balon 8-penumpang.

Apa pun yang Anda pilih, jangan lupa untuk menikmati matahari terbit dan terbenam di sana. Di jamin, Anda tidak akan pernah menyesalinya.

Rekomendasi kuil yang wajib dikunjungi

1. Shwesandaw Pagoda

Pagoda Shwesandaw dibangun pada tahun 1057.
Pagoda Shwesandaw dibangun pada tahun 1057.

D sini adalah tempat yang tepat jika Anda mencari pemandangan panorama yang indah terutama saat matahari terbit atau terbenam. Dibangun pada tahun 1057 di bawah kekuasaan Raja Anawrahta, pagoda ini pernah dihiasi dengan ubin terra cotta yang menggambarkan pemandangan dari Jataka. Pagoda ini juga menampung rambut suci Buddha Gautama.

2. Kuil Ananda

Kuil Ananda dibangun pada tahun 1105 M oleh Raja Kyanzittha.
Kuil Ananda dibangun pada 1105 M oleh Raja Kyanzittha.

Dibangun oleh Raja Kyanzittha pada tahun 1105 M,  Ananda bisa dibilang yang paling menakjubkan dari semua kuil di Bagan. Menara ini dirancang dengan sangat apik dan dilapisi emas. Kuil ini menampilkan arsitektur unik yang merupakan perpaduan unsur dari Mon dan India. Kuil ini memiliki empat Buddha berdiri: Kassapa Budhha menghadap ke selatan, Kakusandha Buddha utara, Konagamana Buddha timur, dan Buddha Gautama barat. Legenda mengatakan bahwa arsitek biarawannya dibunuh oleh Raja sehingga mereka tidak akan dapat membangun struktur yang dirancang serupa.

3. Kuil Dhammayangyi

Dhammayangyi dibangun pada tahun 1167 di bawah kekuasaan Raja Narathu.
Dhammayangyi dibangun pada tahun 1167 di bawah kekuasaan Raja Narathu.

Kuil ini merupakan yang terbesar dari mereka semua kuil lainnya. Dibangun pada tahun 1167 pada masa pemerintahan Raja Narathu, yang banyak dipercaya sebagai penebusan untuk membunuh ayah Raja dan kakak laki-lakinya.

4. Kuil Thatbyinnyu

Thatbyinnyu Temple, Bagan.
Thatbyinnyu Temple, Bagan.

Kui ini dikenal oleh penduduk setempat sebagai Sabbannu atau “Yang Mahatahu”. Diselesaikan pada pertengahan abad ke-12 di bawah perintah Raja Alaungsithu. Kuil ini  adalah salah satu situs yang paling ramai mungkin karena mudah diakses dari Nyaung U di mana sebagian besar pengunjung menginap. Toko-toko suvenir juga mengelilingi kuil.

5. Kuil Htilominlo

Htilominlo Temple, Bagan.
Htilominlo Temple, Bagan.

Nama kuil ini diambil dari Raja Htilominlo, yang bertanggung jawab atas pembangunannya pada tahun 1218. Seperti banyak kuil Bagan lainnya, kuil 3 lantai ini memiliki patung Buddha di masing-masing gerbangnya.

6. Pagoda Shwezigon

Shwezigon Pagoda, Bagan.
Shwezigon Pagoda, Bagan.

Pagoda berlapis emas yang menakjubkan ini telah menjadi patokan untuk stupa Burmeses lainnya. Pembangunannya dimulai di bawah pemerintahan Raja Anawathra pada 1059 dan selesai pada tahun 1102 pada masa pemerintahan Raja Kyansittha. Menurut legenda, rumah ini menyimpan tulang dan gigi dari Gautama Buddha.

7. Candi Sulamani

Sulamani Temple, Bagan.
Sulamani Temple, Bagan.

Didirikan pada tahun 1183 oleh Raja Narapatisithu, kuil batu dan batu ini adalah model untuk Kuil Htilominlo. Kuil ini memiliki desain unik  seperti mahkota. Sangat –sangat indah apalagi dilihat saat matahari terbenam.

Tips untuk wisatawan dengan anggaran terbatas

  • Bawalah satu liter air ketika menjelajah. Jangan sampai dehidrasi. Meskipun ada penjual di kuil utama, Anda mungkin perlu minum selagi masih dalam perjalanan ke pemberhentian berikutnya. Ada juga stasiun pengisian ulang di beberapa situs.
  • Pakai tabir surya. Matahari bias sangat menyengat di sana. Pakai topi juga. Pastikan untuk melindungi kulit Anda.
  • Bawa masker debu. Di sana bisa sangat berdebu!
  • Pakai sepatu atau sandal slip-on. Sepasang sandal akan terasa lebih nyaman karena Anda harus melepasnya di setiap kuil yang ingin Anda masuki.

Hal-hal yang harus diperhatikan

  • Penduduk setempat umumnya ramah dan baik, tetapi seperti banyak tempat wisata lainnya, Bagan juga tidak luput dari para penipu. Anda akan menemukan penduduk setempat (sering anak-anak) mendekati wisatawan untuk meminta mata uang asing untuk ditambahkan ke koleksi mereka atau menjual batu permata palsu, atau memaksa bergabung. Anda harus berani menolak untuk kebaikan. Tolaklah dengan sopan.
  • Membayar Biaya Masuk lebih dari sekali. Jika Anda sudah membayarnya saat memasuki kota, jangan membayar lagi saat Anda masuk ke kuil. Biayanya harus mencakup seluruh Bagan Archaeological Zone dan berlaku selama lima hari.

Contoh kegiatan wisata dan perincian pengeluaran

Berikut ini adalah contoh kegiatan wisata 4 hari yang mungkin bisa Anda jadikan referensi.

HARI 1 – TIBA DI YANGON, BUS KE BAGAN

Tiba di Bandara Yangon

Dapatkan SIM lokal (10.000K, 8.5 USD)

Transfer Taksi ke Terminal Bus (6000 Ks, 5 USD)

Perjalanan Bus Malam ke Bagan (20 USD)

HARI 2 – TIBA DI BAGAN

Tiba di Bagan (25.000 MMK atau 20 USD Biaya Pariwisata)

Check in di hotel (Dorm, USD 22,5 per malam)

Makan siang (6000 MMK, 5 USD)

Sewa E-bike (7000 MMK atau 6 USD)

Jelajahi Candi Bagan

Tonton matahari terbenam

Makan malam (6000 MMK, 5 USD)

Tidur

HARI 3 – BALON UDARA PANAS, MENJELAJAHI KUIL-KUIL

Hot Air Balloon Ride (330 USD)

Sarapan (GRATIS)

Sewa E-bike (7000 MMK atau 6 USD)

Lanjutkan menjelajahi kuil

Makan siang (6000 MMK, 5 USD)

Lanjut jelajahi kuil, tonton matahari terbenam

Jelajahi Nyaung U

Makan malam (6000 MMK, 5 USD)

Tidur

HARI 4 – KEMBALI KE YANGON

Sarapan (GRATIS)

Taksi ke Stasiun Bus (5 USD)

Bus kembali ke Yangon (20 USD)

Pulang

Biaya tambahan: 10.000 MMK (10 USD) untuk pembelian air kemasan secara acak. Jika Anda mengikuti kegiatan wisata di atas dengan asumsi Anda menghabiskan 5 USD per makan, maka Anda akan menghabiskan 520 USD (IDR 7.597.070) tidak termasuk tiket pesawat ke Yangon. Namun, perhatikan bahwa biaya paling besar adalah naik balon udara panas. Singkirkan itu dari jadwal wisata dan Anda akan berakhir hanya dengan 180 USD (IDR 2.630.277). Cukup murah, ya?

Anda masih dapat menurunkan biaya jika Anda berwisata dengan seorang kawan sehingga Anda dapat membagi dua anggaran biaya liburan Anda.

Itu dia beberapa panduan untuk berwisata ke Bagan yang harus Anda catat baik-baik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda yang hendak berwisata ke Bagan. Selamat berwisata!