Bhutan, negara di Asia Selatan ini memang memiliki pesona tersendiri. Alam, budaya, dan tradisi masih melekat kuat, dan Bhutan termasuk negara dengan penduduk paling bahagia di dunia berdasarkan Gross National Happiness.

Kali ini kami akan ajak Anda mencoba hal menantang yang dapat dilakukan saat mengunjungi Bhutan, yaitu mengikuti kegiatan Land of the Thunder Dragon yang diadakan Exodus Travel. Perjalanan 12 hari ini mencakup 5 hari mendaki Druk Path yang terkenal.

Menginap di Kemah

Keindahan Druk Path adalah tempat ini jauh dari kota, jadi tidak ada pilihan hotel sehingga pilihan untuk menginap adalah di dalam kemah.

Tiger Nest Monastery.
Tiger Nest Monastery.

Agenda 12 hari dimulai dengan mendaki menuju Tiger’s Nest Monastery yang terkenal dan mengesankan karena dibangun di atas sisi tebing. Pemandangan di atas ketinggian tersebut pasti membuat Anda terpana. Selanjutnya, Anda akan kembali ke penginapan dan bersiap untuk petualangan sebenarnya.

Keesokan harinya, mobil van akan mengantar Anda sampai di pos pendakian pertama. Anda bisa membawa tas carrier sendiri atau memilih membawa daypack lalu sisa barang akan dibantu dibawakan oleh porter dan kuda; silakan pilih sesuai kebutuhan.

Kuda pengangkut barang.
Kuda pengangkut barang.

Mendaki ke atas bukit membutuhkan waktu beberapa jam, dari mulai jalan tanah hingga hutan hijau yang subur. Anda kemudian akan disambut dengan fasilitas menyenangkan — sebuah tenda besar dengan karpet empuk untuk beristirahat dan makan siang. Anda dapat menikmati kopi dan teh panas, diikuti oleh hidangan lokal Bhutan yang disajikan prasmanan.

Eco Traveling

Bhutan adalah satu-satunya negara di dunia yang memiliki karbon negatif, dan tidak mengherankan melihat trip Exodus yang ramah lingkungan ini. Exodus memiliki motto: “larangan botol,” yaitu komitmen untuk mengurangi sampah plastik di semua perjalanannya dengan mendorong klien untuk membawa botol air yang dapat digunakan kembali. Mereka juga menyediakan air minum sanitasi (direbus dan kemudian disaring) di setiap jam makan dan juga sepanjang hari untuk mengurangi tumpukan besar botol air plastik yang biasanya dibawa wisatawan.

Setelah makan siang, Anda bisa melanjutkan dua jam hiking untuk mencapai kamp, dan di sanalah Anda akan menemukan ‘glamping’ ala Druk Path. Tenda lapang yang dilapisi karpet tenunan, di atasnya ada tikar tidur mewah, dan bahkan bantal berukuran besar. Nyaman dan, mengingat ini ada di ketinggian 14.000 kaki, sangat mewah.

Air hangat dan sabun dapat ditemukan di tempat pencucian tangan, dan kursi-kursi nyaman siap untuk menahan tubuh yang lelah. Jangan khawatir akan camilan; Anda bisa duduk dengan nyaman sambil mengudap popcorn panas yang ditaburi madu, kue, serta teh, sambil menonton gulungan kabut di atas biara yang menjulang tinggi. Jika energi sudah kembali terisi, Anda bisa melakukan pendakian singkat dari kemah ke bukit dengan pemandangan lembah yang indah.

Selama lima hari berikutnya, Anda akan terus dimanjakan dengan aneka hidangan. Sangat mengesankan karena tim Exodus menyiapkan makanan di alam terbuka. Ini bisa jadi satu-satunya perjalanan hiking yang membuat Anda gemuk, semua berkat makanan lezat yang disediakan.

Keindahan Alam

Pada waktu tidur, tim akan memberi botol air panas agar Anda nyaman dan segera terlelap. Pagi harinya, nikmati keindahan alami yang luar biasa. Tanpa listrik atau layanan seluler, tidak ada godaan untuk tetap menatap layar. Tidak ada klakson mobil atau suara-suara khas perkotaan, alih-alih suara nyanyian burung saat matahari terbit yang akan membangunkan Anda. Bahkan dalam cuaca buruk, berkemah jadi tidak terlalu buruk ketika ada pemanas ruang dan makanan yang baik yang terlibat.

Pada perjalanan dari Paro ke Thimpu, Anda dapat menjelajahi sepanjang garis perbukitan dan menemui danau yang jernih seperti cermin. Nikmati pemandangan puncak-puncak bersalju di Pegunungan Himalaya yang terbentang, gunung-gunung sangat tinggi sehingga mereka berbaur dengan awan.

Paro, Bhutan.
Paro, Bhutan.

Bhutan adalah rumah bagi gunung-gunung tertinggi di dunia, orang Bhutan percaya bahwa puncaknya suci dan tidak ada yang diizinkan masuk ke dalamnya. Di dunia yang mana setiap sudut telah dieksplorasi dan dipetakan dengan rapi, sungguh menakjubkan mengetahui bahwa beberapa hal yang begitu agung dan terlihat tetap menjadi misteri yang tak tersentuh.

Pelestarian lingkungan adalah salah satu dari empat pilar Gross National Happiness di Bhutan, dan konstitusi negara itu menyatakan bahwa minimal 60 persen dari tanahnya harus dilestarikan sebagai hutan.

Di akhir pendakian, Anda mungkin merasa sangat-sangat lelah, namun percayalah hati dan pikiran akan ‘terisi’ penuh, serta tentunya mendapat pengalaman trekking dan berkemah yang tak terlupakan!