San Francisco adalah kota terpadat ke-13 di Amerika Serikat, dan terpadat keempat di California. Menurut badan statistik Amerika, San Francisco memiliki penduduk berjumlah 884.363 pada tahun 2017.

Kota ini bertumbuh sebagai pusat budaya, komersial, dan keuangan di California Utara. Menurut catatan sejarah, San Francisco didirikan pada tanggal 29 Juni 1776, oleh penjajah asal Spanyol. Ia berambisi mendirikan Presidio of San Francisco di Golden Gate dan Mission San Francisco de Asís.

Ambisinya itu melibatkan anak-anak dan perempuan. Presidio dimulai sebagai garnisun Spanyol untuk mempertahankan klaim Spanyol atas San Francisco Bay dan mendukung Mission Dolores. Namun gejolak politik dan perang Sipil akhirnya membuat San Francisco menjadi kota yang mandiri bersama Amerika Serikat.

Kini, jejak sejarah itu dapat dilihat di salah satu taman yang sudah dikelola oleh Angkatan Militer. Menjadi tempat wisata dan dipugar dengan baik.

Tapi, sesungguhnya San Francisco bukanlah kota yang hidup dari wisata sejarah saja. Kantor dari perusahaan internet raksasa, Google, berdiri di sana. Sehingga menjadikannya sebagai kota yang edukatif bagi tur pelajar sekolah.

1. Taman Golden Gate

Rumahpanggung khas Jepang, bangunan terbaru yang ada di golden gate park, San Francisco.

Ketika seseorang menyebut kata San Francisco, tentu yang terlintas dalam pikiran Anda adalah The Golden Gate. Namun sebenarnya jembatan kebanggaan Amerika itu bukanlah objek wisata semata. Terdapat taman yang lokasinya tak jauh dari jembatan itu dan menawarkan pemandangan yang indah.

Oasis perkotaan publik ini menawarkan lebih dari taman biasa. Luasnya mencapai 1.000 hektar, dan lokasinya sangat cocok untuk jogging, bersepeda, mendaki, piknik, bermain bola frisbee, atau sekadar berjemur di bawah sinar matahari. Selain bersantai, lahan diatas perbukitan ini juga dilengkapi wahana yang menarik. Sebut saja San Francisco Botanical Garden, Museum de Young, dan Japanese Tea Garden, jika Anda ingin memeras pemandangan.

2. Menara Coit

Colt Tower San Francisco, bangunan yang tepat bagi turis yang ingi melihat keindahan kota berselimutkan cakrawala.

Menara ini merupakan gedung tertua dan sangat ideal untuk menikmati San Francisco secara keseluruhan. Usia Menara Coit telah mencapai 83 tahun. Tingginya mencapai 210 kaki di atas Telegraph Hill.

Untuk menaikki menara ini, turis diharapkan membayar sejumlah uang dan naik lift ke dek observasi untuk melihat Jembatan Bay dan Jembatan Golden Gate. Adapun jejak hidup seseorang yang berpengaruh bagi San Francisco, Lillie Hitchcock Coit, seorang San Fransiskan yang kaya dan anggota kehormatan Knickerbocker Engine Co. No. 5., membiayai pembangunan struktur bangunan tersebut.

3. Dermaga Nelayan

Fisherman’s Wharf pesona dermaga dan bir masa lampau yang masih terlhat menarik.

Dermaga Fisherman’s Wharf merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi turis. Dermaga, yang membentang melintasi area tepi laut utara San Francisco, menawarkan banyak restoran, bar, dan berbagai toko. Dari sini, para pelancong dapat melakukan perjalanan dengan perahu ke Pulau Alcatraz, berjalan-jalan melalui Fish Alley, menyewa sepeda dan mengayuh melintasi Jembatan Golden Gate.

Tak lupa, singa laut akan menyapa Anda di Pier 39. Makhluk yang menggemaskan ini banyak ditemukan di sekitar San Frnacisco pada tahun 1989-1990 pasca gempa Loma Prieta.

4. Lombard Street

Lombard Street yang begitu rumit namun menjadi daya tarik wisata kota.

Lombard Street, yang merupakan salah satu jalan paling curam dan paling bengkok di duniaNamun pemandangannya sungguh indah. Jalan ini dipenuhi bunga-bunga yang berliku mengitari jalanan. Mungkin terkesan agak membahayakan. Tapi percayalah sensasi tikungan ini hanya dapat Anda rasakan di San Francisco.

Mereka yang tidak memiliki mobil dapat menikmati jalur pejalan kaki Lombard Street. Tak jarang turis berfoto disini untuk melengkapi social media mereka. Selain itu, para pelancong juga dapat naik kereta gantung Hyde Street, yang mengitari sekitar Bukit Rusia dan Fisherman’s Wharf.

5. Postcard Row

Postcard row, tempat yang ideal untuk bersantai menikmati pemandangan kota.

Area ini disebut sebagai Postcard Row karena pemandangannya yang begitu instagramable. Banyak fashion blogger dunia yang memanfaatkan keindahan postcard row sebagai latar foto mereka. Taman yang indah dengan pemandangan rumput yang membentang, dikelilingi rumah era Victorian yang masih terjaga, kian melengkapi piknik Anda di Negri Paman Sam.

6. Angel Island

Angel Island, saksi bisu kehidupan kelam para imigran Amerika Serikat.

Angel Island adalah sebuah pulau di Teluk San Francisco yang menawarkan pemandangan indah kota San Francisco. Pulau Angel tak lepas dari sejarah imigran Eropa ke Amerika Serikat. Angel Island menyambut satu juta imigran dari tahun 1910 hingga 1940.

Selama Perang Dunia II, pulau itu adalah kamp interniran bagi tawanan perang Jepang dan Jerman. Sementara itu bagi penduduk asal China dan sekitarnya sempat ditahan bertahun-tahun dengan kondisi memprihatinkan. Hingga akhirnya Undang-Undang Imigram Asia dikeluarkan pemerintah setempat pada tahun 1882.

Kini pulau seluas 740 hektar itu, telah menjadi Taman Negara Bagian California pada tahun 1954. Di pulau inilah turis dapat berkemah, mendaki, dan bersepeda. Untuk mencapai pulau Angel, turis diperkenankan untuk menaikki kapal feri atau perahu. Setelah Anda tiba, Anda juga akan menemukan museum dan kafe tepi sungai untuk membuat Anda sibuk.

7. Balmy Alley

Romansa lukisan mural di Balmy Alley.

San Francisco adalah kota yang selalu hidup berdampingan dengan seni. Mulai dari Balmy gang, galeri ruang terbuka seluas satu blok di Distrik Misi. Mural yang terus berganti, mulai bermunculan di sini pada pertengahan 1980-an untuk memprotes hak asasi manusia dan kondisi politik di Amerika Tengah.

Sementara itu Clarion Alley, sebuah kawasan yang terinspirasi oleh Balmy Alley telah menampilkan beberapa karya agung dari seniman lokal setempat.

8. AT&T Park

AT&T Park yang dibangun di tepi laut, memberikan daya tarik tersendiri bagi pecinta arsitektur.

AT&T Park, yang dibuka di South Beach pada tahun 2000. Lapangan ini merupakan markas besar dari klub baseball, San Francisco Giants.Di sini, Anda dapat bertemu dengan banyak penggemar baseball yang ingin mengikuti tur stadion.

Selain permainan baseball yang menarik, stadion ini menawarkan wisata di belakang layar. Tak sedikit gerai makanan menawarkan sajian lezat khas Negri Paman Sam. Seperti donat porcini di Rich Table, pizza di Slice House Tony Gemignani, dan bratwurst Sheboygan. Ketiga makanan ini selalu laris manis dibeli pengunjung.

9. Istana Seni Rupa

Romantisme Palace of Fine Arts san Francisco.

Palace of Fine Arts merupakan destinasi wisata yang tepat dan tenang. Tempat ini membuat kita lupa dengan hiruk-pikuk kota yang ramai. Bangunan ini terinspirasi dari tiang-tiang dan rotunda gaya Greco-Romawi. Dirancang oleh arsitektur bernama Bernard R. Maybeck.

Bagunan ini didirikan pada tahun tahun 1915 untuk Pameran Internasional Panama-Pasifik. Dan sesungguhnya tujuan awal hanya untuk sementara saja. Tetapi dana dari donatur swasta dan publik turut berpartisipasi dalam pelesarian bangunan ini. Kemudian dibangun kembali pada tahun 1965.

Palace of Fine Arts di sekitar laguna buatan, menjadikannya lokasi yang indah untuk pesta. Tak sedikit pasangan mempelai mempercayakan tempat ini dalam acara sakral pernikahan mereka. Namun pengelola tetap memprioritaskan acara seni untuk terselenggara di Fine Arts.

10. Lands End

Lands End, tebing berbatu yang tinggi namun sering digunakan warga San Francisco untuk menghabiskan akhir pekan.

Di garis pantai berbatu di Kawasan Rekreasi Nasional Golden Gate terdapat sebuah taman yang berbatasan dengan hutan cemara. Kawasan itu bernama Lands End. Dari sini, wisatawan dapat mengakses Coastal Trail dan berjalan kaki sekitar 15 menit ke Cliff House dan Sutro Baths. Saat cuaca cerah dan cerah, taman ini juga menyajikan pemandangan Jembatan Golden Gate yang menakjubkan, jadi jangan lupa untuk membawa kamera.