St. Lucia adalah sebuah Negara yang merdeka dari penjajahan Inggris pada tahun 1979. Daratan di laut Karibia ini pertama kali ditemukan oleh Spanyol pada tahun 1503. Luasnya tidak sebesar dibandingkan Negara lain, akan tetapi pesona lautnya begitu memukau, tak ayal St. Lucia menjadi salah satu destinasi wisata bagi pecinta laut dan pantai.

Meski negara yang memiliki garis pantai yang luas, akan tetapi Anda harus bisa membedakan antara penginapan yang berada di pinggir pantai (wilayah utara) dan penginapan hutan hujan (wilayah selatan).

1. Resor East winds, gros islet

Penampakan East Wind resor St. Lucia

Resor ini sangat cocok untuk orang-orang yang senang properti intim dan tidak terlalu ramai. Untuk menuju ke suite tepi pantai, pengunjung cukupberjalan melewati taman yang rimbun dengan pemandangan burung kolibri

Hanya ada 30 kamar bergaya cottage yang diselipkan di antara lahan, sehingga memberi pricasi tersendiri dibandingkan dengan resor lainnya. Staf resor berusaha seramah mungkin kepada tamu, dengan menghafalkan rupa dan nama mereka sejak hari pertama.

Kamarnya didesain khusus untuk melindungi manusia dari sinar matahari yang panas. AC yang terpasang berkualitas tinggi dan sangat sejuk, belum lagi kulkas yang ada di dalam kamar terisi beraneka macam merk minuman.

Masing-masing kamar memiliki balkon yang amat indah, sehingga wisatawan dapat melihat pemandangan laut dari kamar mereka. Hanya dengan beberapa langkah, pengunjung dapat menikmati pasir pantai dan desiran ombak secara langsung.

Kenampakan kamar resor East Wind.
Fasilitas hiburan dan kuliner

Jika pengunjung ingin melakukan sesuatu yang sedikit menantang, periksa salah satu dari banyak kegiatan air yang ditawarkan resor East Wind secara gratis, seperti berlayar Hobie Cat, snorkeling, dayung, dan kayak.

Bahkan jika pengunjung tidak mahir berada di kapal, Anda dapat mengikuti pelatihan Hobie Cat (perahu layar kecil bertipe catamaran).

Sementara itu, resor ini menawarkan menu makanan yang lezat seperti gourmet yang dimasak sesuai pesanan untuk pengunjung, menghirup Champagne, dan kemudian hanya berjalan menjauh dari meja ketika selesai makan — dan pada sesi ini tidak perlu menunggu cek atau tanda tagihan. Salah satu hal yang menjadikan East Winds sebagai salah satu resor St. Lucia terbaik adalah benar-benar semuanya serba inklusif — semua tamu memiliki rencana yang sama, jadi tidak pernah ada tarif tambahan untuk makanan atau minuman apa pun.

Beberapa kegiatan tambahan dikenakan biaya tetapi benar-benar sepadan — seperti memanjakan diri Anda dengan pijat di spa luar ruangan berangin yang tersimpan di taman.

Makanan bervariasi dari hari ke hari, dengan prasmanan yang diisi dengan makanan khas setempat sejak sarapan dan makan siang, dan menu makan malam tiga menu yang berubah setiap hari tetapi selalu mencakup tiga pilihan berbeda untuk setiap kursus (termasuk menu vegetarian). Pengunjung bahkan dapat meminta makan malam pribadi ultra-romantis saat jamuan makan malam diterangi cahaya lilin di gazebo di atas pasir.

Suasana hangat East Winds membuat setiap orang mudah untuk bertemu tamu lain. Resor ini pun memiliki suasana hangat nan privat, sehingga sesama penyewa juga mudah untuk berinteraksi. Misalnya saja ketika resor ini menyiapkan kegiatan yang menyenangkan dan bebas, seperti rum St. Lucian, di bar sebelum makan malam setiap malam.

Berlayar ke perairan St.Lucia

Adapun fasilitas lain yang ditawarkan oleh staff penginapan untuk para penyewa resor, yakni perjalanan laut di perairan St. Lucia. Akan tetapi yang sering menjadi favorit para tamu adalah perjalanan pelayaran matahari terbenam dari kapal pesiar mewah dan berlayar keluar dari Rodney Bay. Menyaksikan matahari terbenam di atas air, dengan garis pantai St. Lucia di kejauhan dan segelas rum punch di tangan, adalah pengalaman yang ajaib dan tidak terlupakan bagi wisatawan.

2. Resor Ladera, Soufriere

Pemandangan teras kamar Ladera menghadap ke dua pegunungan yang disebut The Pitons.

The Pitons, dua menara vulkanik yang menjulang di Laut Karibia, adalah fitur alami ikonis di St. Lucia, dan Anda akan menemukannya di bagian selatan pulau. Percayalah, Anda tidak akan bosan melihat pemandangan ini ketika menewa salah satu kamar di Ladera.

Pemandangan The Pitons, andalan Ladera Resor

Tidak ada properti manapun yang dapat menawarkan pemandangan gunung Pitons, Ladera hanyalah satu-satunya resor di St. Lucia yang terletak di situs Warisan Dunia UNESCO. Bertengger di punggung bukit vulkanik 1.000 kaki di atas laut biru, Ladera akan mencuri hati Anda dan menyatukan liburan Anda sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada.

Kamar dan kolam renang

Ladera hanya memiliki 37 kamar dan suite, masing-masing dengan desain dinding terbuka – itu artinya setiap penyewa kamar akan disuguhkan pemandangan epik di setiap sisinya.

Resor ini menyediakan kolam air panas cukup besar dan sangat muat untuk mengambangkan rakit atau pelampung. Sementara itu pada bagian kolam renang, tersedia dua ayunan yang menggantung di atas kolam (juga sempurna untuk melihat bintang).

Fasilitas alam sensasi yang tak tergantikan

Ketika pagi hari, Anda akan terbangun dengan suasana yang sejuk dan sayup-sayup suara burung bernyanyi. Ketika tubuh Anda masih merasa lelah dan terasa kurang rileks, hotel menyediakan perawatan wajah seperti masker mata dan penutup telinga. Dan ketika ada burung nakal yang mencoba mencuri keripik kentang Anda di balkon, hotel menyediakan botol spray berisi air bersih yang dapat mengusir burung.

Ladera juga memfasilitasi angkutan harian gratis ke Sugar Beach (salah satu resor St. Lucia yang lebih terkenal) jika Anda membutuhkan lebih banyak waktu pantai.

Dasheene Ladera, resto yang menyediakan pemandangan epik nan ekstrem dari ketinggian bukit.

Sementara itu jika Anda kelaparan, penginapan ini menyediakan santapan lezat yang berada di Dasheene Ladera, yang menarik pengunjung dari seluruh pulau. Sarapan, makan siang, dan makan malam disajikan di restoran dan lounge terbuka ini, dan hiburan malam (dari musisi lokal) memberikannya suasana yang hidup. Para tamu biasanya tiba di lounge tepat waktu untuk menyaksikan matahari terbenam di atas Gros Piton dan Petit Piton dengan koktail di tangan sebelum pindah ke ruang makan utama untuk makan malam gourmet.

Ketika tiba waktunya untuk berkemas di hari terakhir, biasanya para pengunjung meneteskan air mata seolah tak rela untuk kembali ke rutinitas mereka dan rasanya rekomendasi Ladera Resort yang banyak beredar di internet memang benar-benar membuktikan keindahan pesonanya.