Jika Anda terpesona oleh benteng-benteng yang menjulang tinggi dan kastil yang mewah, Anda akan lebih puas hanya dengan berjalan-jalan di antara batu kuno di Old Québec. Situs Warisan Dunia UNESCO ini adalah satu-satunya kota bertembok di utara Meksiko.

Di dalam benteng-benteng Old Québec, kafe-kafe menawan dan toko-toko barang antik menunggu Anda. Bukan hanya itu, tempat-tempat bersejarah seperti Benteng dan Basilika Notre-Dame juga ada di Old Québec.

Ketika sejarah mulai terulang kembali dan semua pemandangan mulai menyatu, nikmati udara segar di Battlefields Park atau Montmorency Falls. Anda juga dapat menggabungkan sejarah dan alam dengan berjalan-jalan di sepanjang Terrasse Dufferin yang indah, di mana jalan-jalan dilengkapi dengan pemandangan kota yang fantastis.

1. Old Québec

Old Québec
Old Québec

Terletak di sekitar pelabuhan kota di tepi Sungai St. Lawrence, bangunan-bangunan batu kuno dan jalan-jalan sempit yang berliku dapat Anda temukan di Old Québec. Lingkungan bersejarah ini (dan situs Warisan Dunia UNESCO) menjadi rumah bagi sejumlah atraksi terkenal kota ini, termasuk Citadel, Quartier Petit-Champlain dan Basilika Notre-Dame.

Pastikan Anda menyisihkan banyak waktu di sini. Mengapa? Karena Anda akan kesulitan menahan diri untuk tidak masuk ke salah satu toko pengrajin Old Québec atau berhenti untuk menghangatkan diri dengan secangkir kopi aromatik di salah satu dari banyak kafe menawan.

Banyak pengunjung Kota Québec mengatakan atmosfer lingkungan di kota ini merupakan daya tarik utama, banyak yang mengatakan rasanya seperti sedang berada di Eropa karena banyaknya jalan-jalan berbatu, arsitektur yang memukau, dan penduduk setempat yang ramah.

Old Québec memanjakan pengunjung siang dan malam, menawarkan jalan-jalan bergaya Eropa untuk eksplorasi 24/7. Meskipun Anda tidak perlu membayar untuk menjelajah kota ini, namun beberapa situs bersejarah di sini membebankan biaya masuk. Lebih baik Anda juga menyiapkan uang tunai untuk jaga-jaga ketika Anda mulai merasa lapar atau ada suvenir yang menarik perhatian Anda.

2. Battlefields Park

Siapa pun yang tertarik dengan sejarah kolonial harus menyisihkan waktu untuk menjelajahi Battlefields Park. Kadang-kadang disebut sebagai Dataran Abraham, sebidang tanah seluas 267 hektar di sebelah barat Old Québec merupakan saksi nasib penyegelan Kanada. Pertempuran Québec (momen penting dari Perang Perancis dan India ketika Perancis dipaksa menyerahkan Kanada ke Inggris) terjadi di sini.

Hari ini, Battlefields Park adalah tempat yang sempurna untuk menikmati udara segar. Meskipun Anda pasti akan melihat beberapa elemen historis (seperti meriam hias sesekali), pastikan untuk memperhatikan kebun-kebun yang terawat di sini (jangan lewatkan Joan of Arc Garden yang menakjubkan), dan pemandangan tepi sungai. Banyak pengunjung yang mengatakan, ini adalah taman yang bagus untuk bersantai, membaca buku, piknik, atau berjalan-jalan.

Battlefields Park buka sepanjang tahun. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai taman ini di Plains of Abraham Museum, yang memiliki berbagai pameran tentang sejarahnya dan buka setiap hari mulai pukul 9:00 hingga 17:30. Tiket untuk orang dewasa adalah antara CA $ 13,50 (sekitar Rp 149.279) dan CA $ 17 (sekitar Rp 184.822), tergantung pada musim. Anda tidak perlu membayar untuk menikmati taman; namun, beberapa acara dan kegiatan khusus, seperti seluncur es dan tur memerlukan biaya.

3. Montmorency Falls Park

Montmorency Falls Park
Montmorency Falls Park

Terletak sekitar 15 kilometer di sebelah timur laut Old Québec di sepanjang Sungai St. Lawrence, Montmorency Falls Park menarik perhatian pecinta alam dan turis dengan air terjun setinggi 272 kaki. Jika Anda tidak bisa membayangkan itu, Montmorency Falls adalah satu setengah kali lebih tinggi dari Air Terjun Niagara. Meskipun suhu musim panas yang lebih hangat membuat kunjungan Montmorency jauh lebih nyaman, banyak pelancong merekomendasikan mampir di musim dingin untuk menikmati keindahan alam tanpa tumpukan wisatawan lainnya.

Ada berbagai kegiatan di taman yang dapat Anda lakukan, seperti hiking, bermain-bermain di taman, ataupun bersepeda. Di musim dingin, bermain salju dan ice climbing adalah kegiatan yang populer di sini.

Anda dapat mengunjungi air terjun sepanjang tahun secara gratis dengan menaiki tangga dari pusat pengunjung. Tetapi banyak pelancong memperingatkan bahwa tangga sedikit sulit dilalui selama musim dingin dan terkadang tangga ditutup karena es. Kereta gantung dapat membawa Anda ke puncak, tetapi Anda harus membayar sekitar CA $ 12 (sekitar Rp 135.070) untuk tiket pulang pergi orang dewasa. Perjalanan dengan kereta gantung berharga CA $ 26 untuk dewasa (sekitar Rp 291.466) dan CA $ 19,50 (sekitar Rp 220.377) untuk anak-anak.

Anda dapat menuju ke taman ini dengan bus dari kota tua (rute No. 800), atau Anda dapat berkendara, tetapi bersiaplah untuk biaya parkir.

4. Quartier Petit-Champlain

Terletak di tepi tenggara Old Québec, Quartier Petit-Champlain adalah distrik perbelanjaan tertua di Amerika Utara dan tempat yang tepat untuk berbelanja oleh-oleh. Di sini, toko-toko dan kafe yang nyaman berubah dari rumah-rumah yang telah dipugar. Dan fun fact: Salah satu rumah di lingkungan itu milik Louis Jolliet, penjelajah Kanada Prancis yang berjasa menemukan Sungai Mississippi. Untuk menghindari keramaian, para wisatawan merekomendasikan untuk berkunjung pagi atau sore hari.

Pastikan Anda meyisihkan waktu untuk mendaki Escalier Casse-Cou (Breakneck Steps) yang terkenal, atau paling tidak naik kereta gantung ke atas untuk menikmati pemandangan Old Québec yang fantastis.

Anda dapat menjelajahi Quartier Petit-Champlain kapan saja, tetapi tetap perhatikan bahwa restoran dan toko memiliki jam operasi yang berbeda-beda, lho.

5. The Citadel

The Citadel
The Citadel

Benteng Kota Quebec, The Citadel adalah benteng buatan Inggris terbesar di Amerika Utara; butuh 30 tahun untuk membangun benteng ini. Situs militer ini telah aktif sejak 1850 untuk menampung pasukan Inggris dan artileri Kanada. Saat ini, Citadel ditempati oleh satu-satunya kontingen infanteri Francophone dari Angkatan Bersenjata Kanada (Royal 22e Régiment) yang menyebut bangunan ini rumah sejak 1920.

Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai Angkatan Bersenjata Kanada di museum di tempat, yang berisi koleksi artefak militer yang terkenal. Jika Anda mengunjungi sekitar pukul 10 pagi antara akhir Juni dan Senin pertama bulan September, Anda dapat menyaksikan upacara tradisional mengubah Penjaga. Meskipun situs sejarah nasional Kanada ini masih berfungsi sebagai pangkalan militer, wisatawan dipersilakan untuk berpartisipasi dalam tur berpemandu yang dipandu oleh tentara di Royal 22e Régiment.

Harga yang harus Anda bayarkan untuk tur di The Citadel adalah sekitar CA $ 16 untuk orang dewasa (sekitar Rp 180,.489) dan CA $ 6 untuk anak-anak di bawah 17 tahun (sekitar Rp 67,505). Harga ini sudah termasuk tur berpemandu, pintu masuk museum, dan akses ke upacara tradisional. Rasanya sepadan dengan pengalaman yang akan didapatkan, ya?

6. Terrasse Dufferin

Menghadap Old Québec di bawah Fairmont Le Château Frontenac, Terrasse Dufferin menawarkan pemandangan Sungai St. Lawrence yang spektakuler. Dulunya merupakan benteng militer, taman ini masih menyimpan meriam bersejarah. Suasana telah berubah secara drastis sejak konstruksi awal Terrasse Dufferin pada tahun 1879; hari ini – terutama jika Anda berkunjung selama musim panas – Anda pasti akan bertemu dengan artis jalanan dan artis saat Anda berjalan-jalan. Banyak wisatawan yang merekomendasikan untuk menghabiskan waktu di sini selama musim dingin, ketika ada kereta es untuk naik.

Untuk mempelajari sejarah Terrasse Dufferin (dan seluruh benteng dari Situs Sejarah Nasional Québec), pertimbangkan untuk ikut tur. Tur ditawarkan setiap hari mulai dari pertengahan Mei hingga pertengahan Oktober dengan harga sekitar CA $ 5 (sekitar Rp 56.863).

Terrasse Dufferin buka setiap hari, dan tiket masuk gratis, meskipun Anda harus membayar ekstra untuk naik seluncur es.

7. Basilica of Sainte-Anne-de-Beaupre

Basilica of Sainte-Anne-de-Beaupre
Interior Basilica of Sainte-Anne-de-Beaupre

Terletak sekitar 22 mil timur laut dari pusat Kota Québec, situs religius yang menakjubkan di kota kecil Sainte-Anne-de-Beaupré ini pertama kali dibangun pada 1658; struktur saat ini dibangun pada 1920-an setelah kebakaran. Basilika menghormati Saint Anne, santo pelindung Québec. Peziarah melakukan perjalanan di seluruh dunia untuk memberikan penghormatan kepada Saint Anne dan untuk mendapatkan manfaat dari kekuatan penyembuhan ajaibnya.

Legenda mengatakan bahwa salah satu pembangun asli basilika memulai pekerjaannya dengan kruk. Banyak pengunjung memperingati keajaiban ini dengan meninggalkan kruk di pintu depan.

Bagian luar basilika adalah pemandangan yang harus dilihat, begitu pula dengan bagian dalamnya yang menakjubkan. Ruang tengah sepenuhnya tertutup mosaik, sementara 240 jendela kaca patri membasahi basilika dengan warna. Pengunjung baru-baru ini mengatakan gereja yang indah ini adalah landmark yang harus dilihat, dan beberapa wisatawan merekomendasikan meluangkan waktu untuk duduk dan menatap langit-langit yang indah.

Anda tidak perlu membayar untuk mengunjungi Basilika Sainte-Anne-de-Beaupré, yang buka setiap hari pada jam 8:00 dan tetap buka sampai jam 17;00, 17:30 atau 21:00 malam, tergantung pada musim. Sebelum Anda mengunjungi, periksa situs web basilika untuk jadwal layanan harian; dengan begitu, Anda dapat mengunjungi situs tanpa mengganggu ibadah di gereja ini. Untuk sampai ke basilika, yang terbaik adalah mengemudi sendiri atau berkendara dengan taksi.

8. Notre-Dame-de-Québec Basilica

Meskipun gereja ini telah dibangun kembali beberapa kali, Basilika Notre-Dame de Québec telah berdiri di tempat yang sama di jantung Old Québec sejak 1647, menjadikannya salah satu katedral tertua di Amerika Utara. Eksterior gereja ini mungkin tampak agak membosankan (terutama jika dibandingkan dengan Basilika Sainte-Anne-de-Beaupré di sebelah timur laut kota), tetapi interior neo-Baroque yang berani sangatlah mempesona.

Notre-Dame de Québec disepuh dengan daun emas berkilauan, lukisan-lukisan religius bersejarah berasal dari periode kolonial Perancis. Dan jika Anda berani, kunjungilah ruang bawah tanah gereja ini, yang merupakan tempat peristirahatan lebih dari 900 orang, termasuk uskup agung, kardinal, dan gubernur.

Basilika Notre-Dame de Québec buka setiap hari, meskipun waktunya dapat bervariasi tergantung pada musim dan jadwal layanan keagamaan. Tetapi, secara umum, gereja ini buka pada hari kerja mulai dari pukul 7:00 hingga 16:00. Pada hari sabtu, gereja buka dari pukul 7:00 hingga 18:00. Dan pada hari Minggu mulai dari pukul 8:00 sampai 17:00. Di musim panas, gereja buka setiap hari sampai jam 19:00. Tiket masuk umum gratis, tetapi tiket masuk ke Museum Notre-Dame de Québec dikenai biaya CA $ 5 (sekitar Rp 56.863).

Nah, itu dia tadi 8 objek wisata penuh sejarah di Kota Quebec, Kanada. Bagaimana? Anda tertarik untuk berkunjung?