Mexico City adalah ibu kota dari Negarta Meksiko dan kota terpadat di Amerika Utara. Mexico City adalah salah satu pusat budaya dan keuangan terpenting di Amerika.

Kota ini terletak di Lembah Meksiko (Valle de México), sebuah lembah besar di dataran tinggi di pusat Meksiko, di ketinggian 2.240 meter (7.350 kaki). Ibu kota Meksiko adalah ibu kota tertua di Amerika dan satu dari dua yang didirikan oleh penduduk asli Amerika.

Kota ini awalnya dibangun di sebuah pulau Danau Texcoco oleh suku Aztec pada tahun 1325 sebagai Tenochtitlan. Kota ini hampir hancur akibat pengepungan Tenochtitlan. Kemudian dirancang ulang dan dibangun kembali sesuai dengan standar perkotaan Spanyol.

Kini, Meksiko City telah berkembang menjadi pusat budaya, seni, ilmu pengetahuan dan politik Meksiko.

Dari sekian banyak akulturasi yang terjadi di Meksiko City, sepertinya Anda patut datang ke kota ini. Pasalnya, Meksiko City telah membangun kotanya dengan berbagai pesona yang sayang jika dilewatkan.

Beberapa bangunan di Meksiko ini patut Anda kunjungi sebagai wisata sejarah, atau spot foto yang menarik.

1. Katedral Metropolitana

Catedral Metropolitana ikon bangunan bersejarah di Mexico City.

Katedral Metropolitana tidak hanya merupakan salah satu bangunan paling spektakuler kota ini. Namun bangunan peninggalan kolonial Spanyol ini juga sudah menjadi ikon sejarah Mexico City,

Katedral ini juga katedral tertua yang ada di benua Amerika. Rumah Ibadah umat Katolik ini telah menjadi destinasi favorit bagi turis yang ingin mempelajari sejarh.

Terletak di tempat yang dulunya merupakan situs monumen suci pra-Hispanik, katedral ini sebenarnya dibangun menggunakan batu yang dicuri dari Templo Mayor yang sebelumnya merupakan lokasi Batu Matahari Aztec. Kini, batu tersebut dapat ditemukan di Museum Antropologi.

2. Xochimilco

Perahu kanal ala Meksiko yang menjadi daya tarik wisata.

Xochimilco adalah kota mandiri pecahan dari Mexico City, yang sering disebut sebagai Venice versi Meksiko oleh turis mancanegara. Karena di kota ini Anda dapat melihat saluran kanal yang dipenuhi perahu warna-warni.

Wilayah Xochimilco diciptakan pada tahun 1928, ketika pemerintah federal menata ulang Distrik Federal Kota Meksiko menjadi enam belas wilayah.Kini Xochimilco telah menjadi pemukiman mandiri dari periode pra-Hispanik hingga abad ke-20.

Festival Feria de la Nieve, menyediakan berbagai olahan es.

Kota ini menjadi daya tarik wisatawan karena sering merayakan berbagai perayaan setiap tahun. Setidaknya badan pariwisata Meksiko telah mencatat 49 festifal non-agamis di Xochimilco yang terselenggara setiap tahun.

Namun festival yang paling sering mencuri perhatian adalah Feria de la Nieve, Feria de la Alegría y el Olivo, dan Flor más Bellas del Ejido.

3. Plaza de las Tres Culturas

Plaza de las Tres Culturas (“Alun-Alun Tiga Budaya”) adalah alun-alun utama di lingkungan Tlatelolco di Mexico City. Nama “Tiga Budaya” adalah pengakuan atas tiga periode sejarah Meksiko yang tercermin oleh bangunan-bangunan di alun-alun. Era pra-Kolombia, era kolonial Spanyol, dan negara merdeka. Plaza ini dirancang oleh arsitek dan urbanis Meksiko Mario Pani, yang selesai pada tahun 1966.

Plaza de las Tres Culturas yang dipotret saat siang hari.

Sementara itu monumen pembantaian Tlatelolco di Plaza de las Tres Culturas juga berdiri tegak. Monumen ini sebagai wujud penghormatan kepada peristiwa demo mahasiswa di tahun 1968. Di sisi selatan Plaza berdiri sebuah peringatan batu besar yang didirikan pada 2 Oktober 1993, peringatan 25 tahun pembantaian, untuk mengenang ratusan orang yang terbunuh.

Monumen Tlatelolco di Plaza de las Tres Culturas

Sebuah bangunan yang dulunya sebagai tempat bagi Mentri Luar Negri sekarang menjadi alih fungsi. Markas ini sekarang menampung sebuah museum peringatan yang disebut “Memorial 68”, dibuka oleh UNAM pada Oktober 2007, untuk mengenang demonstrasi mahasiswa Meksiko tahun 1968 dan para korban dan penyintas Pembantaian Tlatelolco.

Alun-alun ini juga berisi sisa-sisa kuil Aztec dan diapit oleh gereja Katolik Santiago de Tlatelolco (dibangun antara 1604 dan 1610 oleh fray Juan de Torquemada dan oleh kompleks perumahan besar yang dibangun pada tahun 1964.

4. Bosque de Chapultepec

Pusat kota Bosque de Chapultepec merupakan paru-[aru Mexico City. Taman kota ini juga mendapat predikat sebagai salah satu taman dalam kota terbesar di Belahan Barat.

Bosque de Chapultepec, taman kota Meksiko yang dipotret dari ketinggian 100 meter.

Di taman ini telah berdiri beberapa museum dan galeri kelas atas di Mexico City, seperti Museo Tamayo dan Castillo de Chapultepec, yang belakangan menawarkan pemandangan indah ke daerah sekitarnya. Tidak heran 15 juta pengunjung datang ke taman ini setiap tahun.

5. Palacio de Bellas Artes

Palacio de Bellas Artes (Istana Seni) adalah pusat budaya terkemuka di Mexico City. Bangunan peninggalan kolonial Spanyol ini telah menjadi tuan rumah beberapa acara seni yang paling terkenal.

Palacio de Bellas Artes salah satu saksi bisu seni dan budaya kelas atas di Meksiko.

Palacio telah menjadi saksi bisu dari karya seniman tari, teater, opera dan sastra, pameran lukisan, patung dan fotografi. Karena sering menjadi tuan rumah bagi seniman Meksiko, bangunan ini sering dijuluki sebagai “Katedral Seni di Meksiko”. Palcio terletak di sisi barat pusat bersejarah Mexico City di sebelah taman Alameda Central.

6. Espacio Escultórico

Bangunan ini merupakan lambang Universitas Otonomi Nasional Meksiko. El Espacio merupakan gagasan pematung Federico Silva pada tahun 1977 dan baru dibuka untuk umum dua tahun kemudian.

El Espacio yang direkan dari ketinggian.

Lambang perguruan tinggi ini berada di area Pusat Kebudayaan Universitas, di atas permukaan tanah alami. Monumen ini terdiri dari dua bagian, yakni platform rigging dan serangkaian angka geometris.

Diameter luarnya sebesar 120 meter, sedangkan area bagian dalam berukuran 92,78 meter, dengan lebar platform 13,61 meter. Platform ini dibangun dari batu vulkanik dan di atasnya serangkaian modul dasar persegi panjang 9×3 meter dengan ketinggian 4 meter dinaikkan.

Kompleks yang dihasilkan adalah representasi, dengan referensi pra-sejarah, dari kosmos, dikelilingi oleh keindahan alam Pedregal.

Ruang luar angkasa Sculptural terdiri dari enam patung yang terletak di tengah-tengah vegetasi, beberapa di antaranya di atas batu vulkanik

7. Cuicuilco

Cuicuilco adalah situs arkeologi penting yang terletak di pantai selatan Danau Texcoco di Lembah tenggara Meksiko, di tempat yang sekarang disebut wilayah Tlalpan di Mexico City.

Situs bangunan Cuicuilco, merupakan wahaan edukatif bagi turis.

Cuicuilco berkembang selama periode Tengah dan Akhir Formatif Mesoamerika (sekitar 700 SM – tahun 150).

Cuicuilco merupakan situs arkeologi yang signifikan yang telah dihuni selama Formatif Awal hingga kehancurannya. Berdasarkan tanggal pendudukannya, Cuicuilco mungkin merupakan kota tertua di Lembah Meksiko dan kira-kira sezaman dengan Olmec dari Pantai Teluk dataran rendah Veracruz dan Tabasco (juga dikenal sebagai jantung Olmec).

Jika Anda berkunjung ke Cuicuilco, pastikan Anda sudah mengontak salah satu tour guide yang kompeten. Menginagat banyak tour guide di sini yang mematok harga tinggi, sementara informasi yang mereka berikan kurang bermanfaat.

8. Siqueiros Kebudayaan Polyforum

Polyforum, yang dianggap sebagai mural anti-mainstream. Salah satu situs wisata kebanggaan Mexico.

Jika Anda menyukai mural, yang tak biasa maka Anda harus mampir di Polyforum Cultural Siqueiros di Nápoles. Meskipun masih memegang daya tarik bagi penduduk setempat, sebagian besar karya seni ini diabaikan oleh para wisatawan. Mural ini dirancang oleh seniman bernama David Alfaro Siqueiros.

9. Museo Casa Estudio Diego Rivera y Frida Kahlo

Tentu saja, Casa Azul Kahlo mencuri perhatian ketika datang ke pariwisata berbahan bakar Kahlo di Mexico City, tetapi banyak yang lupa bahwa ia dan suaminya, Diego Rivera, juga berbagi rumah-cum-studio di distrik San Ángel ibukota, juga – Museo Casa Estudio Diego Rivera dan Frida Kahlo. Arsitektur yang indah, lebih tenang dan lebih murah daripada tempat wisata Kahlo lainnya, dan dikelilingi oleh kaktus yang sempurna untuk gambar.

10. Parque Nacional Desierto de Los Leones

Desierto de Los Leones adalah salah satu Taman Nasional terbesar di Mexico City dan secara luas dianggap sebagai biosfer terlindung tertua di Meksiko. Kawasan ini merupakan daerah yang sempurna untuk berlari, bersepeda, dan berkemah. Perngelola Taman Nasional juga menyediakan area kemah bagi kelompok pramuka yang memerlukan area khusus.

Sisa bangunan biarawati di Desierto de los Leones National Park.

Nama aslinya adalah “Desierto de Nuestra Señora del Carmen de los Montes de Santa Fe”, tetapi seiring waktu itu dimodifikasi oleh orang-orang di komunitas terdekat yang mulai menyebutnya Desierto de los Leones. Konon katanya, nama Leones merupakan nama bagi keluarga yang memberi sumbangan kepada biara yang ada di Taman ini.

Keluarga Leones memiliki hak perdata atas tanah yang dibuat kompleks biarawati dan mereka dengan rela membagi sebagian tanahnya untuk tempat rohani.

Dahulu, ada kompleks biara yang lebih tinggi dan lebih indah. Namun cuaca buruk membuat bangunan tidak bertahan lama. Bangunan biarawati yang dibangun oleh Friar Andrés de San Miguel itu akhirnya harus dihancurkan pada tahun 1722.

Selama bertahun-tahun masyarakat menggunakan sumber daya alam yang tersedia di pegunungan Sierra de las Cruces. Sayangnya pemanfaatan itu justru membahayakan ekosistem pegunungan. Maka dari itu pada tahun 1917, Presiden Venustiano Carranza meresmikan kawasan ini sebagai Taman Nasional.

11. Museo Dolores Olmedo

Gerbang Museo Dolores Olmedo

Museum ini merupakan surga bagi penggemar Rivera dan Kahlo. Koleksi karya seni fantastis yang bertempat di gedung dan halaman kompleks Museo Dolores Olmedo ini dibuka untuk umum. Dan kabar baiknya, museum ini gratis untuk umum di hari Selasa.

12. San Ildefonso

Salah satu bangunan tertua di bukan hanya Mexico City tetapi tersebar di seluruh Negri. Colegio de San Ildefonso adalah pemandangan yang tidak dapat dilupakan baik bagi penduduk setempat maupun pengunjung di ibukota Meksiko.

Tata bangunan universitas termegah di masa Kolonialisme Spanyol.

Didirikan pada tahun 1588 oleh kaum Pastor Jesuit, institusi pendidikan ini merupakan universitas pertama di Meksiko. Pusat pembelajaran yang sangat besar, dan juga tempat kelahiran muralisme Meksiko.

Colegio de san ildefonso Mexico terletak di tengah kota.

13. Biblioteca Vasconcelos

Sebagai salah satu perpustakaan paling indah di kota ini, Biblioteca Vasconcelos di Santa María la Ribera adalah karya arsitektur dan sastra yang dirancang oleh Alberto Kalach.

Biblioteca Vasconcelos, surga bagi pecinta buku.

Rak-rak yang ditimbulkan vertigo dan patung kerangka paus Gabriel Orozco, ada juga kebun botani yang dibudidayakan di sana juga. Namun sayangnya perpustakaan ini tidak ada koleksi buku yang berbahasa Inggris. Sehingga hanya bisa diakses oleh orang-orang yang mengerti bahasa Spanyol atau Amerika Latin.

14. Museo Nacional de Antropología

Sebagai objek wisata paling banyak dikunjungi di seluruh negeri, Museo Nacional de Antropología menawarkan koleksi Antropologi yang memiliki nilai edukasi. Museum ini merupakan museum termegah yang ada di Meksiko.

Museo Nacional de Antropología yang bergaya arsitektur modern.

Pengelola museum tidak hanya mempertontonkan koleksi sejarah pra-Hispanik, mereka juga mengoleksi beberapa peninggalan Mesoamerika di negara itu. Museum ini merupakan karya kolaboraasi arsitektur terbaik yang ada di Meksiko, sehingga bangunannya pun layak untuk dinikmati oleh pengunjung.