Jamaika, sebuah Negara yang berdiri di tengah laut Karibia. Dengan luas pulau sekitar 11 ribu kilometer, bukan halangan bagi pemerintah setempat untuk mendirikan destinasi wisata mereka sendiri. Terbukti, sebanyak 217 ribu pengunjung asal Inggris telah mengunjungi Negara ini sepanjang tahun 2017, Jumlah tersebut belum dihitung wisatawan dari Negara lain.

Wajar apabila banyak turis asal Inggris yang berkunjung ke sini. Jamaika begitu terkenal di Negara Ratu Elisabeth tersebut, karena Jamaika juga menjadi salah satu wilayah persemakmuran Inggris.

Seperti Negara yang berada di Karibia lainnya, komoditas utama pariwisata mereka adalah pantai. Pesisir pantai Jamaika terkenal indah dengan kombinasi laut biru dan pasir putihnya. Sementara itu, Jamaika yang juga memperoleh predikat pulau ketiga terbesar di laut Karibia juga memiliki kawasan pegunungan yang sangat menakjubkan.

Ialah Blue Mountains, deretan pegunungan di Jamaika yang begitu terkenal. Dihiasi dengan flora dan fauna yang menyejukkan mata, begitupun dengan pemandangan air terjunnya. Tak sampai di situ, Jamaika juga terkenal dengan produksi kopinya yang sudah mendunia.

Bicara tentang pesona wisata Jamaika, memang tidak ada habisnya. Meski luas wilayahnya tak seberapa, berwisata ke Negara tempat lahirnya Bob Marley ini tentunya akan memberi kesan tersendiri bagi wisatawan, termasuk Anda. Lantas, apa saja destinasi wisata terbaik milik Jamaika? Kapan sih waktu terbaik untuk wisata ke Jamaika? Tenang, kami akan menjawabnya di artikel ini.

Mengapa harus berlibur ke Jamaika?

Negara ini termasuk ramah kantong bagi para turis. Mereka menawarkan harga resor all-inclusive yang terjangkau, hotel hemat, dan jasa tour and travel yang murah. Jika Anda berkunjung saat musim badai, kemungkinan harga tiket pesawat akan lebih terjangkau. Namun jika Anda ingin berkunjung antara bulan Juni-November, kemungkinan promo hotel dan kunjungan wisata akan lebih menarik.

Negri dengan pantai sepanjang 7 mil

Seperti yang sudah kami singgung di bagian pembuka, Jamaika terkenal dengan pesisir pantainya yang indah. Gelombang airnya yang pelan dan matahari yang begitu cerah membuat turis puas berjemur di pasir putih. Daerah ini terkenal dengan gaya hidup yang santai, sehingga tempat yang tepat untuk menikmati liburan sepanjang hari. Sekedar informasi, pantai Jamaika adalah pantai terbaik yang ada di kawasan laut Karibia. Hal itu tak lain karena fasilitas hotel di dekat pantai serta perawatan alam di Jamaika begitu memanjakan wisatawan.

Blue Hole

Wisatawan tampak memanjakan diri di air yang sejuk.

The Blue Hole adalah tempat wisata yang menawarkan pemandangan indah air terjun yang sangat alami. Meski arusnya tak terlalu deras, namun sensasi alamnya tidak dapat hilang begitu saja.

Air terjun setinggi 20 kaki itu mengalir ke kolam yang tenang dan kolam muaranya memancarkan sinar langit yang biru. Airnya sejuk, tapi sangat menyegarkan untuk berenang di sore hari.

Dunns River Falls

Sungai Dunns menawarkan pemandangan air terjun yang mengaliri bebatuan.

The Dunns River Falls adalah destinasi wisata yang sangat terkenal di Jamaika. Turis domestik maupun mancanegara telah mencatatkan agenda liburan mereka ke tempat ini. The Dunns River Falls memiliki bentuk air terjun yang unik. Bebatuan tersusun tinggi dan air yang mengalir deras menjadi pemandangan tersendiri bagi pengunjung.

Beberapa diantara wisatawan menjadikan air terjun ini sebagai widata yang menantang. Siapa yang bisa mencapai puncak tebing, dialah yang dianggap berhasil menyelesaikan misi. Wajar, tebing The Dunns River Falls sangat licin. Air terjun yang mengalir juga bertubi-tubi sehingga memberikan tantangan tersendiri bagi wisatawan.

Namun bagi Anda yang memiliki anak atau mengajak keponakan ke air terjun ini juga tak perlu khawatir. Karena bagian muara kolam The Dunns River Falls aman untuk anak-anak. Tapi, mereka juga perlu diawasi orang dewasa loh ya.

Negril Cliffs Diving

Seorang turis melompat dari batu ke air laut yang biru.

Butuh nyali besar untuk menikmati wisata di tempat ini. Pasalnya, Negril Cliffs Diving merupakan lokasi yang lebih menantang dibandingkan dengan The Dunns River Falls.

Negril Cliffs Diving merupakan suatu tempat di pesisir pantai yang diselimuti oleh tebing tinggi. Perpaduan laut biru dan bebatuan sungguh memikat mata. Tak jarang ada turis yang menantang dirinya untuk menikmati air laut dari ketinggian. Melompat hingga merangkul air laut dari ketinggian 20 meter.

Akan tetapi, sejak tempat ini dikelola – area yang aman untuk wisatawan pun muali dibuat. Pengelola membuat tangga agar wisatawan dapat dengan mudah menaikki permukaan batu dari air. Ketinggiannya pun hanya sekitar 35 kaki (sekitar 10 meter). Sehingga pengunjung terhindar dari risiko yang membahayakan.

Windsor Mineral Spring 

Windsor Mineral Spring Jamaica, spa alami dengan kandungan sulfur yang amat tinggi.

Tempat wisaa ini dikenal sebagai ‘Air Api’, karena ada api yang hidup di dalam airnya. Mata Air Windsor di St. Ann adalah tempat spa yang luar biasa bagi mereka yang berkunjung. Konon katanya, air yang ada di sini mengandung konsentrasi sulfur  tinggi sehingga api dapat hidup di tengah kolam.

Beberapa pengunjung datang ke sini untuk menyembuhkan penyakit, namun ada pula yang sekedar menikmati air hangat. Bisa dikatakan, permandian air hangat ini sudah berfungsi seperti spa alami yang hanya bisa ditemukan di Jamaika.

Gua Grotto Hijau

Gua ini diesbut green cave karena permukaan airnya berwarna hijau akibat lumut dan pantulan bebatuan yang ada di dalmanya.

Kunjungan ke Gua Green Grotto adalah perjalanan wisata yang kaya akan nilai sejarah. Sekedar informasi, gua ini dimanfaatkan penjajah Spanyol saat Inggris menginvasi pulau ini. Gua Green Grotto telah melindungi para budak yang melarikan diri dari Jamaika ke arah laut. Gua ini juga menjadi saksi bisu penyelundupan senjata ke Kuba selama perang Dunia.

Sebelum diambil alih pemerintah setempat, gua ini sempat dijadikan klub malam. Banyak turis dan wisatawan berpesta di tempat ini. Namun, kini Gua Green Grotto telah menjadi situs warisan Dunia dan menjadi destinasi wisata alam yang pupuler di Negri musik Reagge ini.

Glistening Waters, Falmouth

Air ini tampak berkilau indah saat malam hari.

Untuk menikmati wisata di tempat ini, pengelola membuka tempat bagi wistawan saat malam hari. Seperti namanya, tempat ini hanya bisa dinikmati saat malam hari agar cahaya yang terdapat di dalam air terlihat sangat indah.

Lokasi perairan ini berada di pantai Jamaika Utara, tepatnya di wilayah Falmouth.

Saat pagi hingga siang hari, perairan ini seperti air laut pada umumnya berwarna biru, dan tak jarang terlihat ikan berenang di dekat dermaga. Namun pada malam hari air akan terlihat bercahaya bila disentuh.

Hal tersebut disebabkan oleh organisme mikroskipis yang hidup di air tersebut. Sehingga siapapun yang mendayung air di perairan ini, airnya akan terlihat bersinar.

Pelican Floyd’s Bar

Pelican Floyd’s Bar, bangunan sederhana namun sensasi tengah laut yang tak bisa tergantikan. Membuat tempat ini selalu ramai wisatawan.

Di Pantai Selatan Jamaika di sebuah desa kecil bernama Parottee Bay terdapat Floyd’s Pelican Bar. Tempat ini adalah salah satu destinasi wisata paling unik yang pernah ada di kawasan laut Karibia. Sebagai permulaan, bar ini terletak sekitar setengah mil ke arah laut, bertengger huyung di panggung kayu dan ditutupi oleh daun lontar.

Sesampai di sana, Anda dapat menikmati bir dingin, makanan laut segar, dan berendam ke air laut. Bar ini begitu menarik karena tak jarang sekawanan pelikan menyapa pengunjung. Itulah mengapa bar ini disebut dengan Pelican Floyd’s Bar.