Puerto Riko adalah surga bagi pecinta pantai. Negara kepulauan ini masih memiliki pantai-pantai yang masih perawan dan biota laut yang beragam. Tak ayal sektor pariwisata Negara ini mengandalkan kekayaan alamnya.

Sejak tahun 1917 Puerto Riko menjadi bagian hak veto dari Amerika Serikat. Negara adidaya itu berhasil menginvasi Negara Puerto Riko beserta Kuba, Filipina, dan Guam dari Spanyol. Invasi tersebut masih menjadi perdebatan hingga saat ini. Hak suara untuk Amerika di Puerto Riko juga belum disetujui sepenuhnya oleh pemerintah AS.

Namun terlepas dari permasalahan politik di Puerto Riko, Negara ini menyimpan kekayaan alam yang mempesona. Puerto Riko telah berhasil mengukuhkan spesies endemik di wilayahnya sebanayk 239 jenis tanaman, 16 burung dan 39 amfibi/ reptil.

Sementara itu budaya Puerto Rico modern adalah campuran dari Negara lain seperti Spanyol, Italia, Prancis, Jerman dan Irlandia. Penjajahan dan kolonialisme secara langsung mengubah budaya suku Taino menjadi masyarakat modern seperti sekarang ini.

Sejarah musik Puerto Rico sangat dipengaruhi oleh tradisi Spanyol dan Afrika yang kental. Pergerakan budaya di seluruh Karibia dan Amerika Utara telah memainkan peran penting dalam pengaruh musik yang lebih baru.

Pemerintah setempat telah membangun badan pengelolaan pariwisata yang disebut sebagai Compañía de Turismo de Puerto Rico. Tujuannya adalah memberikan kebijakan dan mempromosikan sektor wisata ini ke Negara lain.

Kini, mereka pun mengelola berabgai kekayaan alam untuk dijadikan sebagai komoditas devisa Negara. Hasilnya, pendapatan Negara dari sektor wisata kian meningkat sejak tahun 2014.

Dan berikut kami paparkan 12 destinasi wisata alam, pusaka devisa Puerto Rico yang sayang jika Anda lewatkan.

1. Old San Juan

Mengunjungi kota bersejarah ini seperti bepergian ke masa lalu. Menjelajahi jalanan berbatu di Old San Juan untuk menikmati arsitektur kolonial pastel yang megah dari abad 16 dan 17.

Fortaleza yang dipotret dari kejauhan.

Diantara bangunan warna-warni itu, ada Benteng El Morro bekas peninggalan Spanyol bada ke-16 yang masih berdiri kokoh. Peninggalan masa kolonial yang lain adalah Katedral San Juan dan rumah dinas Gubernur yang disebut sebagai Fortaleza.

Salah satu sudut di Old San Juan, bangunannya dipenuhi cat warna-warni.

Kota yang berusia lebih dari 500 tahun ini, merupakan pemukiman tertua yang ada di Puerto Rico. Bisa jadi, disinilah jati diri Puerto Rico yang sesungguhnya. Semua bangunan peninggalan kolonial yang ada di kota ini, hampir semuanya terdaftar di UNESCO.

2. Playa Flamenco

Pantai berpasir putih bersih dan perairan kristal berkilau ini dienggap sebagai pantai yang terbaik di Culebra. Bahkan, Playa Flamenco sering dicatat sebagai salah satu pantai terbaik di dunia. Nama pantai berasal dari flamingo yang berada di laguna terdekat di musim dingin.

Pantai Palaya yang masih perawan dan air lautnya masih sangat jernih.

Untuk menikmati pantai Playa seutuhnya, Anda dapat datang saat di hari kerja. Saat itulah pantai tidak terlalu ramai.

3. Taman Nasional El Yunque

Keindahan pantai di Puerto Rico sejalan dengan keindahan hutannya yang menakjubkan. Salah satu kawasan hutan hujan yang dapat dikunjungi pengunjung adalah di Taman Nasional El Yunque.

Pegunungan Luquillo yang menghiasi kawasan Taman Nasional En Yunque.

Kawasan ini merupakan lokassi Pegunungan Luquillo, dan rumah bagi ratusan jenis flora dan fauna. Taman nasional ini memiliki luas sebesar 43 mil persegi termasuk gunung El Yunque dengan tinggi 3.500 kaki, air terjun La Coca dan 8 cabang sungai yang mengaliri wilayah itu.

4. Puerto Mosquito Bioluminescent Bay

Mosquito Bioluminescent Bay adalah kawsan wisata air yang menunjukkan keajaiban laut yang dapat menyala seperti neon. Fenomena alam ini hanya bisa terjadi di tempat-tempat terrtentu, dan beruntunglah Puerto Rico memiliki perairan yang unik ini.

Fenomena laut biru saat malam hari merupakan gejala alam yang sangat langka di dunia.

Pada tahun 2008, perairaan Mosquito Bioluminescent Bay telah resmi menjadi air laut paling terang yang pernah ada di dunia. Penghaargaan itu dinobatkan oleh Guinness Book of World Records.

Di perairan Teluk Mosquito Bioluminescent, ada organisme bernama Pyrodinium bahamense, Dinoflagellates (dinos). Kandungan itulaah yang mengakibatkan fenomena laut berwarna neon ini. Ketika “dinosaurus” bersentuhan dengan organisme lain atau terguncang, mereka menghasilkan semburan cahaya biru yang terang.

Pemandangan luar biasa dan langka ini tidak boleh dilewatkan dalam perjalanan Anda ke Puerto Riko. Perairan bercahaya dari tiga teluk bioluminescent Puerto Rico adalah hasil dari sejumlah faktor, termasuk kedalaman air yang dangkal, suhu tinggi, sirkulasi rendah, dan nutrisi tinggi.

5. Rincon

Rincon merupakan sebugah kotamadya yang berlokasi di Puerto Rico. Didirikan pada 1771 oleh Don Luis de AñascoKota ini terkenal di kalangan peselancar. Namun penduduk setempat lebih bangga menyebut kota ini sebagai ‘Gringo Paradise’.

Rincon memiliki beberapa pantai yang memang sangat ideal untuk olahraga selancar. Seperti pantai Domes, Marias, Tres Palmas, Pantai Sandy, Pantai Pools, dan Rincon Town Beach Plaza. Bukan sekedar isapan jempol belaka, surga peselancar ini pun telah mendapat pengakuan internasional dari World Surfing Championship.

Pantai di salah satu sudut kota Rincon yang ramai dengan peselancar.

Sebagian besar turis yang datang ke sini merupakan atlet selancar atau pecinta selancar. Namun bagi yang masih pemula, beberapa kursus selancar juga dibuka untuk umum dan berbagai usia.

Pantai biru yang dihiasi karang turut memperindah pemandangan pantai di Rincon.

Sementara itu bagi yang tidak terlalu tertarik dengan selancar, pantai di kota ini menawarkan pemandangan yang indah. Laut Karibia nan biru menghampar luas bersama dengan pasir putihnya, Ciptaan Tuhan yang benar-benar indah.

6. Isla Desecheo

Isla Desecheo dengan laut birunya yang sangat bening.

Pulau satelit ini terletak di lepas pantai barat Puerto Riko, sekitar 12 mil dari Rincón.  Desecheo Island adalah destinasi utama bagi penyelam yang ingin melarikan diri dari keramaian. Airnya tenang dan sangat bening. Dengan jarak pandang sekitar 80 kaki, wisatawan dapat melihat terumbu karang dan melihat ikan-ikan yang berenang. Pulau kecil tak berpenghuni ini adalah kawasan suaka margasatwa dan perairan yang dikelola oleh US Fish & Wildlife Service.

7. Ponce

Ponce adalah kota dimana pusat pemerintahan Puertor Rico beridri. Jika Anda datang ke kota ini, sepertinya Anda tidak perlu khawatir karena Ponce adalah kota terpadat yang ada disini. Sehingga banyak orang lalu-lalang di kota ini.

Ponce Catedral,, salah satu peninggalan Kolonnial yang masih terjaga hingga sekarang.

Kota ini diberi nama sebagai penghormatan kepada cicit penjajah Spanyol yang bernama Juan Ponce de León. Secara geografis Ponce memiliki pantai seperti Bahía de Ponce, Caleta de Cabullones, Jueyes, Ratones, Cardona, Gatas, dan Isla del Frio.

Selama abad ke-19, kota ini menjadi saksi dari perkembangan arsitektur yang berkembang. Misalnya saja lahirnya gaya arsitektur baru yang kemudian dijuluki Ponce Creole.

Bangunan warna-warni akan terlhiat jelas di kota ini.

Arsitek seperti Francisco Valls, Manuel Víctor Domenech, Eduardo Salich, Blas Silva Boucher, Agustín Camilo González, Alfredo Wiechers, Francisco Porrata Doria dan Francisco Gardón Vega menggunakan campuran gaya Art Nouveau dan gaya neoklasik. Gaya arsitektur mereka begitu unik, sehingga banyak bangunan di Ponce yang menjadi daya tarik wisatawan. Rumah-rumah dan gedung era kolonial Spanyol masih terjagaa dengan indah.

8. Gua Rio Camuy

Taman gua ini adalah salah satu gua terbesar di dunia dengan luas 268 hektar. Gua dan saluran air kapur telah diukir oleh Río Camuy, sungai bawah tanah terbesar ketiga di dunia. Turis dapat naik bus troli ke kedalaman gua sedalam 200 kaki.

Mulut gua Rio Camuy menawarkan pemandangan hutan tropis yang amat indah.

Ada banyak ruangan gua yang menampilkan stalagmit, stalaktit, dan sungai yang mengalir. Meskipun sistem gua belum pernah ditemukaan hingga tahun 1958. Namun para ilmuwan telah menemukan bukti sejara bahwa penduduk asli Puerto Rico pernah menjelajahi gua ini jauh sebelum era 1900-an.

9. Cagar Alam La Parguera

Bahkan hutan bakau di La Parguera masih terlihat sangat jernih.

Cagar alam La Prguera adalah area yang indah karena kondisi alamnya yang terjaga. Cagar alam ini menampung beberapa pemandangan alam paling luar biasa di Puerto Riko, termasuk hutan bakau, rawa asin, terumbu karang, dan segelintir pulau satelit.

Turis tidak diperbolehkan untuk berkemah disini. Namun mereka diperbolehkan untuk hiking, naik perahu, dan snorkeling untuk menikmati liburan.

Air terjun yang ada di wilayah La Parguera. Pemandangan indah baagi para pecinta hiking.

10. Lago dos Bocas

Lago dos Bocas danau buatan yang menawarkan pemandaangaan indah di Puerto Rico.

Terletak di pusat Puerto Rico antara Arecibo dan Utuado, danau buatan ini dibangun pada tahun 1942, dan merupakan salah satu cadangan air minum di pulau itu. Untuk sampai ke kawaasan ini, turis direkomendasikan untuk menaikki feri. Daerah itu penuh pesona alam dan keindahan yang mumpuni. Karena kawasan ini jarang didatangi oleh turis.

11. Guánica

Guánica adalah sebuah kota dan kotamadya di Puerto Riko selatan yang berbatasan dengan Laut Karibia. Populasi kota pada tahun 2000 adalah 9.247 orang yang tinggal di atas tanah seluas 2,49 mil persegi.

Salah satu sudut di pantai Guanica.

Kota ini terletak di pelabuhan berlekuk. Pelabuhan itu menyerupai fjord tropis, sempit dan berbatasan dengan bukit-bukit terjal.

Hutan Negara Guánica (Bosque Estatal de Guánica) juga merupakan nama cagar hutan kering kecil di timur dan barat kota. Kawasan ini merupakan hutan kering tropis terbesar yang tersisa di dunia, dan ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Internasional pada tahun 1981. Banyak wisatawan yang berwisata ke hutan itu untuk sekedar hiking.

Kawasan kering di Bosque Estatal de Guánic yang dipenuhi kaktus.

Namun kota Guánica juga merupakan surga bagi para pecinta sejarah. Bangunan tua era kolonial seperti Benteng Caprón, juga menjadi tempat wisata yang diperuntukkan untuk para turis.

12. Fajardo

Salah satu dermaga di Fajardo jika difoto dari ketinggian.

Daerah ini populer di antara penduduk asli Puerto Rico dan turis. Fajardo terkenal dengan hidangan lautnya yang lezat, hotel berkualitas baik, dan kedekatannya dengan pulau Palomino, Icacos, dan Palominito. Semuanya merupakan area populer untuk perjalanan sehari.

Salah satu resor mewah yang ada di Fajardo/

Laut biru kehijauan di pantai Fajardo tenang dan pas untuk perjalanan snorkeling, dan merupakan rumah dari salah satu laguna bioluminescent Puerto Rico, Laguna Grande. Kunjungi Las Cabezas de San Juan Light House, salah satu yang tertua di Puerto Riko, dan Puerto del Rey Marina, merupakan salah satu marina terbesar di seluruh Karibia.