Chile, merupakan salah satu Negara yang pernah dijajah oleh Spanyol. Negara yang termasuk dalam kelompok Amerika Latin tersebut juga sempat dihuni oleh suku Inca.

Kekayaan suku Inca dapat dilihat dari beberapa peninggalan yang kini menjadi situs bersejarah. Tapi selain peninggalan bersejarah dari suku Inca, Chile jugaa memiliki destinasi wisata yang tak kalah indah.

Negri yang memiliki luas 756 ribu kilometer ini memiliki wisata alam yang fantastis. Membentang dari selatan hingga ke utara, beberapa diantaranya merupakan pusaka Amerika Selatan yang tak bisa tergantikan oleh Negara manapun.

1. Isla Magdalena

Jika Anda berkunjung ke pulau ini, tentunya Anda akan disambut oleh penguin-penguin lucu. Ya! Penguin!

Isla Magdalena habitat bagi penguin-penguin lucu.

Ternyata alam tropis seperti Chile sekalipun bisa menjadi habitat bagi penguin. Jika Anda selalu berpikir bahwa penguin hanya hidup di kawasan es, mungkin Anda harus buang mindset itu jauh-jauh.

Berofotolah bersama mereka saat menikmati tepi pantai Punta Arenas. Kaki-kaki mungil ini akan menyambut turis dengan ramah. Dan jangan lupa bawa ikan-ikan segar yang bersih agar mereka tak kelaparan, ya.

2. Torres del Paine

Taman Nasional Torres del Paine adalah taman nasional yang meliputi gunung, gletser, danau, dan sungai di Patagonia Chili selatan.

Taman Nasional Torres del Paine, yang menyimpan sejuta pesona alam.

Pusat dari Taman Nasional ini adalah Cordillera del Paine yang terletak di daerah transisi antara hutan subpolar Magellan dan Patagonian Steppes.

Taman telah dikunjungi sekitar 252.000 pengunjung per tahun, di mana 54% di antaranya adalah turis asing.

Torres del Paine adalah salah satu dari 11 kawasan lindung di Wilayah Magallanes dan Antartika Chili. Pesonanya begitu luar biasa. Setidaknya ada tiga puncak granit yang sering menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke sini.

Torres del Paine juga menjadi surgg bagi para pendaki.

Dari kiri ke kanan mereka dikenal sebagai Torres d’Agostini, Torres Central dan Torres Monzino. Mereka membentang hingga 2.500 meter (8.200 kaki) di atas permukaan laut, dan bergabung dengan Cuernos del Paine.

Daerah ini juga memiliki lembah, sungai seperti Paine, danau, dan gletser yang indah. Danau yang terkenal termasuk Grey, Pehoé, Nordenskiöld, dan Sarmiento.

3. Villa O’Higgins 

Villa O’Higgins adalah sebuah kota kecil di Wilayah Aysén Chili selatan, terletak 220 km selatan Cochrane dan 550 km selatan Coyhaique.

Villa O’Higgins menawarkan pemandangan danau yang biru.

Kawasan ini resmi menjadi sebuh kota pada tahun 1966 dan dinamai sesuai dengan pahlawan kemerdekaan Chili Bernardo O’Higgins.

Villa O’Higgins terhubung ke seluruh Chili oleh Carretera Austral (Southern Highway) – 120 km terakhir di antaranya diselesaikan ke arah selatan dari Puerto Yungay pada tahun 2000 – dan merupakan pintu gerbang ke Lapangan Es Patagonia Selatan.

Pemandangan glacier di Villa O’Higgins.

Kota ini memiliki bandara, beberapa wisma tamu, stasiun radio, dan sejumlah toko. Di musim panas (Des-Februari) layanan kapal reguler membawa penumpang dari Villa O’Higgins melintasi Danau O’Higgins / San Martín ke Candelario Mancilla. Kabarnya, di kawasan inilah banyak pelancong gelap yang sering menyelinap ke Argentina hanya dengan berjalan kaki.

4. The Marble Cave

Gua yang tersembunyi di bawah semenanjung Lago Carrera ini adalah keajaiban dunia yang sangat indah. Masyarakat setempat biasanya menyebut ini sebagai Cuevas de Mármol.

Air aqua dan pirus memantulkan sinar matahari ke atap gua, menciptakan refleksi yang menakjubkan. Tidak seperti tempat lain di bumi.

The Marble Cave, Chile memiliki batuan yang sangat indah.

Selama berabad-abad, air dari Danau General Carerra, danau air tawar terbesar kedua di Amerika Selatan, telah diukir membentuk kurva yang lembut. Kemudian terpancarlah sinar matahari dari bebatuan yang membuat seisi gua semakin indah.

Lokasi gua ini berada sekitar 120 mil dari kota Balmaceda. Jika ditempuh dari Santiago, memerlukan tranportasi udara yang memakan waktu sekitar 2 jam.

Sisi lain dari The Marble Cave yang memiliki warna kuning.

Untuk menikmati keindahan gua ini, turis diperkenankan untuk menaikki perahu. Cara ini adalah cara paling aman berwisata di gua The Marble Cave.

5. Carretera Austral

Carretera Austral adalah sebuah jalan raya yang tergolon dalam Rute ketujuh di Chile. Jalan raya ini membentang sekitar 1.240 kilometer dari Puerto Montt ke Villa O’Higgins melalui pedesaan Patagonia.

Carretera Austral menawarkan pemandangan yang indah di tepi danau.

Carretera Austral menyediakan akses jalan ke Wilayah Aysén del General Chile Carlos Ibáñez del Campo dan bagian selatan Wilayah Los Lagos. Daerah-daerah ini jarang dihuni penduduk. Carretera Austral hanya menyediakan akses ke sekitar 100.000 orang. Di selatan mulai jalan raya di Puerto Montt, Coyhaique  adalah kota terbesar yang ada di kawasan Carretera Austral.

Belum semua jalanan di Carretera Austral rata dengan aspal, namun konon katanya pembangunan jalur ini merupakan revolusi pemerintah untuk memfasilitasi infrastruktur bagi rakyat Chili.

Jalan ini menjadi daya tarik bagi turis karena hutannya yang lebat, adanya fjord, gletser, kanal, dan gunung terjal. Satu-satunya cara untuk menimkati pemandangan indah ini adalah dengan perjalanan darat.Iklim di daerah ini tidak stabil, sehingga menyulitkan aktivitas penerbangan helikopter.

Sementara itu, para pengelola Taman Nasional di kawasan Carretera Austral juga menyediakan lapngan kemah bagi turis dan siswa pramuka.

6. Chiloé

Pulau Chiloé juga dikenal sebagai Pulau Besar Chiloé (Isla Grande de Chiloé), adalah pulau terbesar Kepulauan Chiloé di lepas pantai Chili, di Samudra Pasifik. Pulau ini terletak di Chili selatan, di Wilayah Los Lagos.

Pemukiman warga di Pulau Chiloé yang berwarna-warni memberikan pesona tersendiri bagi turis.

Dengan luas 8.339 kilometer persegi (3.241 mil mi), Pulau Chiloé adalah pulau terbesar kedua di Chili (setelah Isla Grande de Tierra del Fuego), pulau terbesar di Chili, dan pulau terbesar kelima di Amerika Selatan.

Bagian barat laut Pulau Chiloé di Taman Nasional Chiloé memiliki beragam fauna laut, termasuk paus biru, paus sei, lumba-lumba Chili, dan lumba-lumba Peale. Turis juga akan disapa oleh singa laut, berang-berang laut, penguin Magellan dan penguin Humboldt.

Salah satu sungai di Chiloé yang deras namun mempesona untuk dipandang.

Namun demikian, daerah yang relatif tidak terganggu ini menghadapi berbagai ancaman, seperti pembangunan kota, degradasi habitat, pencemaran tanah dan laut.

Proyek Alfaguara (proyek paus biru), yang dilakukan oleh Cetacean Conservation Center, berbasis di Puñihuil di pantai barat laut. Proyek ini menggabungkan penelitian jangka panjang, program pendidikan dan pengembangan kapasitas untuk konservasi laut yang dikombinasikan dengan pembangunan berkelanjutan masyarakat lokal.

7. Pulau Paskah

Pulau Paskah adalah sebuah pulau Chili di tenggara Samudra Pasifik, di titik paling tenggara dari Segitiga Polinesia di Oceania. Pulau Paskah paling terkenal dengan hampir 1.000 patung monumental yang masih ada, yang disebut moai, dibuat oleh orang-orang Rapa Nui di masa lampau.

Pulau paskah jika dilihat dari ketinggian.

Pada tahun 1995, UNESCO menyebut Pulau Paskah sebagai Situs Warisan Dunia, dengan sebagian besar pulau itu dilindungi di dalam Taman Nasional Rapa Nui.

Hanya beberapa ribu mil dari lepas pantai, terletak salah satu pulau berpenghuni paling terpencil di dunia. Pulau Paskah paling terkenal dengan patung-patung Moai yang misterius, tetapi memiliki banyak pemandangan indah dan budaya asli yang mempesona.

Patung-patung batu besar, atau moai, yang terkenal dengan Pulau Paskah, diukir pada periode 1100–1680 M. Sebanyak 887 patung batu monolitik telah ditemukan oleh ahli sejarah. Seperempat diantaranya ditinggalkan di pulau ini, dan sisanya menjadi bukti sejarah yang diamankan ke museum.

Sederet patung yang ada di pulau paskah.

Pada tahun 1956, patung replika di bangun di Ahu Ature Huke di dekat pantai Anakena. Dan kini, beberapa diantara patung yang berdiri merupakan patung replikasi, yang dibuat oleh manusia modern.

Ornamen patung kuno yang ada di pulau paskah.

Terlepas dari keaslian atau orisinalitas patung-patung tersebut, pesona pulau Paskah telah terkenal ke berbagai benua di dunia. Menjadikannya sebagai komoditas pariwisata di Chile yang luar biasa.

8. Puerto Varas

Puerto Varas, juga dikenal sebagai “La ciudad de las rosas” atau “kota mawar”, adalah sebuah kota dan komune yang terletak di provinsi Llanquihue, Chili selatan, di Wilayah Los Lagos.

Pemandangan Puerto Varas dengan Gunung Berapi Osorno dan Danau Llanquihue di latar belakang.

Kota ini terkenal dengan tradisi Jerman, lingkungan alamnya, dan popularitasnya sebagai destinasi wisata.

Puerto Varas merupakan lokasi yang indah yang dekat dengan pegunungan, danau, hutan, dan taman nasional.

Kawasan ini terletak 20 kilometer dari kota Puerto Montt di pantai Danau Llanquihue, danau terbesar kedua di Chili. Sementara itu Gunung berapi Osorno yang berbentuk kerucut dan puncak-puncak gunung tertutup salju.

Salah satu sudut di danau Llanquihue/

Gunung Calbuco dan gunung Tronador terlihat jelas dari tepi danau. Puerto Varas adalah bagian paling selatan dari serangkaian kota di pantai barat Danau Llanquihue yang mencakup Frutillar, Llanquihue dan Puerto Octay.

Kota ini diperkirakan berdiri pada tahun 1853 dan dinamai Antonio Varas, sesuai dengan nama Menteri Dalam Negeri pada saat itu. Kota itu didirikan oleh imigran Jerman yang menetap di tepi Danau Llanquihue sebagai bagian dari proyek kolonisasi pemerintah selama masa kepresidenan Manuel Montt.

Sebuah pemukiman kecil Jerman yang menawan dengan nuansa Eropa yang khas, Puerto Varas terletak di sekitar danau yang indah dan memiliki banyak air terjun, gunung berapi, dan hutan di sekitarnya untuk dijelajahi.

9. Valdivia

Salah satu dermaga di kota pelajar, Valdivia.

Kota pelajar kecil yang kuno ini menawarkan lingkungan alami yang menakjubkan, pemandangan budaya yang semarak, dan pasar ikan yang sibuk tepat di danau tempat singa laut berkumpul untuk melahap sisa makanan yang tersisa.

10. Pucón

Pucón, kota yang berada di kaki gunung Villarrica.

Salah satu kota paling menyenangkan di Distrik Danau Chili, Pucón mendapatkan banyak cinta untuk berbagai kegiatan petualangan luar ruangan dan suasana tepi danau yang dingin.