Argentina secara geografis memiliki kawasan yang sangat beragam, meliputi padang pasir yang keras hingga hutan yang lembab. Membentang dari utara subtropis ke daerah Subantarctic Patagonia yang indah di selatan benua Amerika.

Negara kelahiran Lionel Messi ini juga menawarkan warisan budaya, seni, dan arsitektur yang kaya. Beberapa karya Arsitektur mereka juga telah berpengaruh ke seluruh dunia. Dengan “barrios” -nya yang indah, termasuk lingkungan seni yang penuh warna seperti La Boca dan distrik-distrik trendi seperti Palermo.

Sementara itu, Ibukota Buenos Aires menawarkan nuansa Eropa yang jelas dan merupakan tempat terbaik untuk menikmati suasana yang romantis. Selain banyak atraksi budayanya, daya tarik besar lainnya adalah keajaiban alam negara ini. Argentina memiliki kawasan gletser besar di Andes yang tertutup salju. Negara jajahan Spanyol ini juga punya Air Terjun Iguazu yang menakjubkan, dan termasuk deretan  air terjun terbesar di dunia.

1. Iguazú Falls

Igazu waterfalls, membentang sepanjang hampir 3 kilommeter.

Air Terjun Iguazu yang menakjubkan terletak di sepanjang perbatasan Argentina dengan Brasil. Air terjun ini masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Iguazu. Kekayaan alam ini telah dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kebanyakan turis telah mengakui bahwa air terjun ini adalah salah satu pemandangan paling spektakuler di Amerika Selatan. Wisatawan diperbolehkan dekat dengan air terjun yang bergemuruh ini. Karena pengelola telah membangun jalur pejalan kaki yang mudah diakses untuk pengunjung. Mereka juga telah membangun platform khusus bagi pengunjung, agar dapat menikmati pemandangan di titik terbaik.

Iguazu sebenarnya terbentuk dari 150 hingga 300 aliran air yang jatuh di sepanjang hampir tiga kilometer. Angka tersebut dapat  berubah tergantung pada musim. Dengan ketinggian bervariasi antara 60 hingga 82 meter dan masing-masing bagian Iguazu sangat menakjubkan.

Akses menuju Iguazu waterfall tidaklah sulit. Beberapa transportasi telah tersedia di jalan beraspal yang baik. Maka dari itu, jangan ragu lagi untuk berkunjung ke fenomena alam yang indah ini.

2. Gletser Perito Moreno

Perito Moreno Glacier, gunugn es yang sangat terkenal di Argentina.

Situs Warisan Dunia UNESCO lain yang ada di Argentina adalah Perito Merino. Gletser ini terletak di Taman Nasional Los Glaciares Patagonia, kota kecil El Calafate. Untuk sampai ke sini, wisatawan dapat memilih akomodasi dan fasilitas lainnya.

Formasi es besar sepanjang 30 kilometer dan cadangan air tawar terbesar ketiga di dunia terletak 78 kilometer dari pusat kota. Nama tempat wisata ini adalah sebagai wujud penghormatan kepada penemunya, Tuan Francisco Pascasio Moreno.

Bagi mereka yang ingin mendaki gletser, tersedia wisata trekking es yang berkisar  satu jam. Pemandangan indah di Taman Nasional Los Glaciares lainnya adalah Monte Fitz Roy. Gunung setinggi 3.359 meter yang membentang di perbatasan Argentina dengan Chili. Kabarnya, gunung ini  terkenal sulit untuk didaki daripada Everest.

3. Buenos Aires: Kota Barrios

Sebagai salah satu kota terbesar di Amerika Selatan, Buenos Aires merupakan gerbang utama Argentina yang paling banyak dikunjungi wisatawan.

Salah satu sudut di La Boca, Buenos Aires.

Bagi wisatawan yang haus akan ilmu pengetahuan, mereka akan menetap lama di Buenos Aires untuk mengunjungi museum sejarah atau seni. Selain museum bersejarah, beberapa bangunan disini juga menyimpan cerita tersendiri. Oleh karena itu pemerintah setempat juga meresmikan bangunan-bangunan tua untuk menjadi tempat wisata.

Kawasan wisata di Buenos Aires yang terkenal adalah “Barrios”. Sebuah kawasan dimana banyak bangunan zaman kolonial yang masih berdiri tegap. Bagian barrios yang terkenal salha satunya adalah La Boca. Lingkungan warna-warni di Buenos Aires dan rumah bagi Caminito Street Museum.

Loa Boca Buenos Aires, mempertunjukkan lukisan-lukisan para seniman lokal.

Sepanjang perjalanan wsiatawan dimanjakan dengan lukisan-lukisan tembok yang membentang indah, hasil karya seniman lokal. Adapun kelas tari tango di trotoar, tempat terbuka, yang bisa diikuti oleh turis.

Sementara itu kawasan lain di Buenos Aires untuk menikmati arsitektur era kolonial adalah Recoleta. Kawasan ini adalah area yang memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang luar biasa. Berkat arsitektur Beaux-Arts serta Pemakaman Recoleta yang terkenal. Terutama karena tokoh-tokoh Argentina yang terkenal dimakamkan disini.

4. Ushuaia: akhir dunia

Dermaga Ushuhala begitu mempesona sejak petang hari.

Di ujung selatan Argentina, Patagonia terkenal dengan pemandangannya yang spektakuler. Perpaduan yang dramatis antara Andes dan dataran tinggi yang membentang membuat pemandangan indah tersendiri bagi Negri ini.

Sebagian besar petualangan di sini dimulai di Ushuaia, kota paling selatan di dunia. Awalnya kota ini didirikan untuk tempat khusus bagi narapidana. Namun sejak awal abad ke-20 menjadi kota wisata yang populer, terutama sebagai gerbang utama menuju Antartika.

Di sekitar Tanjung Horn, kota di Beagle Channel ini dikelilingi oleh lanskap unik pegunungan, laut, gletser, dan hutan di tepi Taman Nasional Tierra del Fuego. Pemandangan yang mereka tawarkan sangat spektakuler dan beragam. Flora dan fauna yang mempesona dan objek wisata yang menghiasi daratan, sudah cukup untuk membuat turis bertahan di kota selatan ini.

Mercusuar San Juan de Salvamento dikenal sebagai End of the World Lighthouse. Dibangun pada tahun 1884 di Isla de los Estados. Sementara itu museum akhir dunia, memamerkan berbagai sejarah alam wilayah itu, mulai kehidupan penduduk asli, dan koloni-koloni narapidana. Adapun Museum Maritim Ushuaia, bertempat di bekas penjara militer terkenal di kota itu. Museum ini banyak menyimpan artefak maritim dan model-model kapal terkenal seperti Beagle Darwin.

5. Puerto Madryn dan semenanjung Valdés

Semenanjung Valdes, yang ditutupi bebatuan menjadi surga bagi para pecinta olahraga adrenalin.

Kota Puerto Madryn terletak di tepi Golfo Nuevo, salah satu tempat paling terlindung di pantai Patagonian. Didirikan oleh para pemukim Welsh pada tahun 1886, pelabuhan laut dalam kota dan cagar alam yang melimpah menjadikannya salah satu tujuan pelayaran paling populer di Argentina. Garis pantainya yang berbatu juga menarik penggemar olahraga adrenalin.

Pantagonian juga telah menjadi sorotan bagi Ilmu Pengetahuan Alam dan Museum Oseanografi. Sebuah bangunan berdiri tegap menghadap ke pelabuhan, sebagai tempat menyimpan segala pengetahuan tentang flora dan fauna Patagonian. Tempat ini sangat cocok untuk liburan keluarga, terutama untuk merangsang wawasan anak.

Bagi pecinta alam, yang paling menarik adalah Semenanjung Valdés, cagar alam yang terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Cagar alam ini telah diakui dunia karena keanekaragaman satwanya.

Jika Anda berkunjung ke semenanjung Valdes, sewalah tour guide agar liburan Anda lebih terarah. Tour guide biasanya tau dimana Paus sering menampakkan dirinya ke udara, atau tempat yang tepat untuk melihat fauna lainnya.

6. Taman Nasional Tierra del Fuego

Stasiun Southern Fuegian Railway akan mempertemukan Anda pada kereta-kereta antik era kolonial.

Danau, sungai, puncak, dan gletser di Taman Nasional Tierra del Fuego secara tidak langsung telah menarik banyak pengunjung.  Area  seluas 156.000 hektar yang membentang jauh dari Beagle Channel ke Perbatasan Chili ini memiliki keindahan tiada tara.

Untuk sampai ke Taman Nasional ini, wisatawan harus ke kota Ushuaia. Kebanyakan pengunjung datang ke sini untuk sekedar hiking atau menikmati garis pantai yang spektakuler.

Ada pula yang terpesona dengan air terjunnya yang tinggi, hutan lebat, dan memandang pegunungan di tepi danau gletser. Salah satu rute yang paling populer adalah Senda Costera, jalur pantai ke Danau Roca dari Teluk Ensenada yang menawarkan kesempatan untuk melihat keanekaragaman satwa liar yang kaya termasuk kondominium Andean. Bagi mereka yang lebih suka melihat pemandangan dengan nyaman, naiklah ke Southern Fuegian Railway yang luar biasa, kereta uap antik yang elegan melalui taman ke Canadon de Toro.

7. Mar del Plata

Patung anjing laut, ikon Mal de Plata.

Beberapa pantai terbaik di Amerika Selatan berada di kota Mar del Plata yang relatif modern. Jaraknya sekitar 400 kilometer dari Buenos Aires. Di sini, pantai-pantai indah terbentang lebih dari delapan kilometer, dengan pelabuhan kapal pesiar modern Mar del Plata.

Adapun pantai Chica dan Grande yang terkenal karena populasi singa lautnya. Banyak kawanan singa laut yang bermain di tepi pantai, terutama saat musim kawin.

Orang Argentina mengenal wilayah ini sebagai dermaga bagi orang kaya. Konon katanya, tempat ini dulu sering dikunjungi oleh orang-orang berduit. Hal itu terbukti dari rumah-rumah tua dan megah beridiri tegap menghadap pantai, beriringan dengan resor-resor dan hotel berbintang. Dan sekarang, dermaga Chica telah menjadi tempat pemancingan umum.

Selain pantai, bukit pasir berangin, dan tebing yang dramatis, Mar del Plata adalah kawasan yang menaungi Museum Juan Manuel Fangio. Sebuah museum mobil yang didedikasikan untuk salah satu pembalap Formula Satu terhebat di dunia, Di museum ini dipamerkan 100 mobil dan 500 piala hasil pencapaian Frangio.

Sementara itu wiata edukasi terdapat di Akuarium Mar del Plata. Disini banyak sekali atraksi bahari, termasuk pertunjukan lumba-lumba dan anjing laut, penguin, kura-kura, dan flamingo.

8. Bariloche dan Distrik Danau Argentina

Danau Distrik di San Carlos de Bariloche, biasanya wisatawan mengakses dengan kapal feri atau pesiar.

San Carlos de Bariloche memiliki tempat terbaik untuk hiking dan camping, yakni danau Disktrik Argentina. Namun saat musim dingin, Bariloche juga merupakan tempat ski yang ideal. Tempat ini merupakan resor ski terpopuler dan terluas yang ada di Amerika Selatan.

Kota ini juga merupakan tempat dimana Katedral Cerro berdiri kokoh. Katedral Cerro merupakan rumah ibadah bagi umat Katolik di massa imperial Spanyol, dan kini menjadi objek wisata bersejarah. Lokasinya sekitar 100 kilometer dari danau Distrik Argentina.

Katedral ini memiliki pemandangan  yang menghadap Nahuel Huapi dan memang menjadi andalan para turis untuk berfoto. Bariloche, sebuah kota yang terletak di atas Taman Nasional dan berfungsi sebagai pusat wisata utama bagi mereka yang ingin menjelajahi keindahan alam.

9. Mendoza

Sebuah sudut taman kota di Mendoza, yang memanfaatkan Danau sebagai kolam hiasan.

Keindahan kota ini tidak perlu diragukan lagi. Mendoza sangat populer bagi traveller yang mencintai alam terbuka. Ketika salju membasahi kota ini, pemain ski dari seluruh penjuru Amerika Selatan berbondong-bondong datang ke sini untuk latihan.

Kota ini juga tak jauh dari pegunungan Andes, sehingga ketika salju turun beberapa toko sangat laris. Karena kota dipenuhi pelancong dari berbagai daerah.

Banyak atlet ski yang berlatih di Las Lenas, sebuah trek ski yang terkenal curam. Sementara itu Los Penitentes trek ski yang dekat dengan Chili juga dipenuhi pengunjung saat musim dingin.

Lantas, ketika musim panas tiba kota ini juga tetap mendapatkan devisa pariwisata. Banyak pendaki dan pejalan kaki yang datang ke puncak gunung Aconcagua. yang memiliki tinggi 6.960 meter.

Kegiatan luar ruangan lainnya yang menarik perhatian turis adalah arung jeram dan pendakian tebing. Beberapa jasa pariwisata menawarkan paket berkemah di alam bebas, sembari menikmati bintang di malam hari.

Mendoza memiliki banyak atraksi budaya yang menyenangkan, termasuk sejumlah museum dan festival tahunan, serta Pasar Sentral yang ramai (Mercado Central). Pasar ini adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli dari seluruh Mendoza. Sebagian dari mereka menjual hasil bumi seperti ikan, sayur mayur dan barang kerajinan.

10 Katedral Córdoba yang Bersejarah

Katedral Cordoba, ikon kota yang indah peninggalan kolonialisme Spanyol.

Hanya perlu watku lima jam dari pusat kota Buenos Aires, Anda dapat berkunjung ke Cordoba. Sebuah kota terbesar kedua di Argentina. Kota ini sering menjadi perhentian bagi para pendaki yang ingin ke Andes.

Sebgian besar kota ini dipenuhi oleh bangunan tua di masa kolonial Spanyol abad ke-16. Bangunan tua yang populer di kota itu adalah kawasan Plaza San Martin, yang sekarang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO.

Dari sederet bangunan di Plaza San Martin, yang paling terkenal adalah Katedral Córdoba. Sebuah gereja perpaduan gaya barok dan Neoklasik yang dibangun pada tahun 1580. Daya tarik dari gereja ini adalah lukisan dinding dan mural yang diluikis pada abad ke-20. Tiga seniman bernama Emilio Caraffa, Carlos Camilloni, dan Manuel Cardeñosa adalah seniman yang membuat gereja ini semakin indah.

Sementara itu arsitektur asli dari gereja ini tak lepas dari altar perak yang bahan mentahnya diperoleh dari Peru. Perak ini merupakan kualitas terbaik di Amerika Selatan. Adapun koleksi tabernakel bertakhta emas yang tidak pernah kusam meski sudah bertahun-tahun difungsikan saat misa.