Bagi yang suka melancong ke luar negeri, berlibur ke negara-negara di kawasan Asia dan Eropa mungkin sudah terlalu mainstream alias biasa. Bagaimana bila sesekali bertolak ke kawasan Amerika Tengah. Kosta Rika bisa menjadi tujuan perdanamu dalam upaya penjelajahan ke kawasan Amerika Tengah yang terkenal eksotis itu. Bagaimana? Tertarik?

Sekilas Tentang Kosta Rika

Negeri yang paling sering dikunjungi di kawasan Amerika Tengah.
Negeri yang paling sering dikunjungi di kawasan Amerika Tengah.

Kosta Rika merupakan negara kecil di kawasan Amerika Latin. Luasnya sekitar 51.100 km persegi (lebih kecil dari Kepulauan Maluku yang memiliki luas wilayah sekitar 74.505 km persegi. Mengenai iklim hampir mirip dengan Indonesia yakni beriklim tropis mengingat negara ini terletak di antara 6 – 12 derajat sebelah utara khatulistiwa. Musim pun terbagi menjadi dua yakni musim panas atau kemarau dan musim dingin atau penghujan.

Perlu kamu ketahui, di antara negara kawasan Amerika Tengah lainnya, Kosta Rika merupakan negeri yang paling sering dikunjungi wisatawan. Tak heran bila demikian sebab negara dengan ibu kota San Jose ini memang menyimpan destinasi wisata menakjubkan, baik yang bersifat alami maupun non alami hingga yang berupa peninggalan sejarah.

Nah, bila kamu berhasrat mengunjungi Kosta Rika, berikut destinasi wisata yang sayang bila sampai dilewatkan.

Menginjakkan Kaki di Kosta Rika

Perjalanan dari Jakarta ke San Jose memakan waktu cukup lama, antara 32 sampai 36 jam melalui jalur udara. Karena lamanya masa perjalanan, kamu perlu membuat jadwal liburan lebih dari satu minggu untuk berlibur ke Kosta Rika. Bagi yang perdana ingin menginjakkan kaki di negeri ini baiknya cari agen wisata terpercaya untuk memandu liburanmu.

Jika kamu belum menentukan penginapan, kami merekomendasikan ‘Wyndham Herradura’ yang berjarak 10 – 15 menit dari bandara internasional Juan Santamaria. Penginapan ini bersih dan menawarkan sarapan prasmanan di pagi hari yang lezat. Setelah beristirahat semalam di sini, kamu bisa memulai penjelajahan ke sejumlah destinasi wisata andalan Kosta Rika.

Gunung Berapi Arenal

Kurang lengkap rasanya bila sudah menginjakkan kaki di Kosta rika tapi tak mengunjungi Gunung Berapi Arenal (Arenal Volcano). Gunung yang menjadi salah satu ikon pariwisata Kosta Rika ini memang destinasi wisata unggulan. Kamu bisa mengawali langkah di Arenal dengan mendaki ke area air terjun La Fortuna yang terletak di kaki gunung. Airnya jernih dan sejuk. Setelah itu, kamu bisa menyantap makan siang di resto “Mi Casa” dengan sajikan khas Kosta Rika yakni casado, sepiring nasi putih, kacang hitam, pisang raja, salad, alpukat dan protein (bisa daging ayam, daging sapi atau daging babi).

Casado, makanan tradisional Kosta Rika.
Casado, makanan tradisional Kosta Rika.

Setelah puas menyantap hidangan tradisional Kosta Rika, kamu bisa berjalan-jalan santai menelusuri kota La Fortuna sembari melihat berbagai macam restoran, toko pengrajin lokal, hostel dan anjing jalanan yang sangat jinak. Kalau ingin bermalam lagi di La Fortuna, kamu bisa menginap di hotel ‘Arenal Kioro Suites and Spa’.

Tempatnya nyaman dan menyenangkan, stafnya ramah dan pengunjung akan mendapat koktail gratis saat melakukan reservasi di meja resepsionis. Selain pelayanan yang cukup memuaskan, fasilitas di penginapan ini juga patut diacungi jempol. Kamar-kamarnya yang tertata rapi memiliki jacuzzi untuk memanjakan pengunjung dan sebuah pintu besar yang menjulang dari langit-langit hingga lantai mengarah ke sebuah teras kecil. Di situ kamu bisa menikmati pemandangan indah Gunung Berapi Arenal yang tampak kokoh meski sedang ‘terlelap’.

Penjelajahan Gunung Berapi Arenal bisa dilanjutkan keesokan harinya dengan mendaki hutan hujan tropis yang terletak tak jauh dari aliran lava tua gunung. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cuaca. Akan lebih baik pendakian dilakukan saat matahari bersinar terik dibanding saat hujan turun membasahi bumi mengingat medan yang terbentang cukup sulit terlebih bagi pemula atau orang awam.

Pemandangan Gunung Berapi Arenal dari penginapan setempat.
Pemandangan Gunung Berapi Arenal dari penginapan setempat.

Perjalanan Menuju Cagar Alam Monteverde

Dari kawasan Gunung Berapi Arenal, kamu bisa menuju cagar alam ‘Monteverde Cloud Forest’. Jarak antara keduanya jauh, sekitar 106 km (jalur darat) dengan kondisi jalan yang cukup sulit diterobos. Selain berliku dan naik turun, jalan dari Gunung Arenal ke cagar alam Monteverde, melalui Danau Arenal dan Kota Tilaran, terbilang jelek. Tanahnya berlubang-lubang sebesar pot tanaman berukuran besar.

Kalau ingin melintasinya harus menggunakan mobil 4WD (four-wheel-drive) yang memiliki tenaga penggerak pada keempat rodanya dengan jarak tempuh sekitar 4 jam. Dengan bus memakan waktu 8 jam-an. Cara tercepat sampai di cagar alam Monteverde dari Gunung Arenal adalah dengan taksi dan kapal yang memakan waktu sekitar 3 jam dengan satu perhentian. Kapalnya adalah kapal pesiar 22 penumpang yang melintas di perairan Danau Arenal dalam waktu sekitar 30 menit. Selama perjalanan, ada pemandangan Gunung Arenal dan pegunungan Monteverde yang sangat indah.

Kapal akan berlabuh di Río Chiquito dan sebuah bus mini siap mengantar para pelancong menuju kawasan cagar alam Monteverde. Di area cagar alam, beragam petualangan seru menanti. Kamu bisa meluncur ala permainan flying fox dengan pengamanan ketat di arena terpanjang se-Amerika Latin sepanjang 1.590 meter dengan penyedia jasa hiburan bertajuk ‘100% Adventura’. Atau ingin mencari sensasi lain penguji adrenalin dengan melintasi jembatan gantung, naik turun menara bergaya Superman dengan seutas kabel serta berayunan dengan tali bungee yang elastis bak Tarzan.

Melihat Flora dan Fauna di Cagar Alam Monteverde

Keragaman flora dan fauna di cagar alam Monteverde.
Keragaman flora dan fauna di cagar alam Monteverde.

Tak afdol rasanya bila sudah sampai cagar alam Monteverde namun tak menyaksikan keragaman flora dan faunanya. Cagar alam ini merupakan hunian bagi beragam bunga dan tanaman yang kaya akan nektar, yang menarik beragam jenis burung. Ada kurang lebih 10 jenis burung berbeda, dan yang paling mengesankan adalah galeri burung kolibri (hummingbird) di mana para pengunjung dapat berdiri di sebelah burung beraneka warna yang tengah mengumpulkan minuman dari pengumpan.

Di sini juga terdapat monyet capuchin dan coati (mamalia dari keluarga rakun yang menjadi hewan khas Amerika Tengah dan Amerika Selatan) yang moncong panjangnya terlihat seperti rakun dan membuat suara mendengus yang lucu. Coati tidak takut pada manusia dan kalau kamu ingin rileks, cagar alam ini merupakan tempat yang tepat untuk melepas penat.

Kunjungan ke Pabrik Keju

Selain cagar alam, kamu juga bisa mengunjungi pabrik keju terkenal di Monteverde. Ikut tur keliling pabrik sambil mencicip beberapa jenis keju seperti keju gouda, provolone, parmesan dan keju Swiss. Untuk melepas dahaga setelah puas berkeliling pabrik, kamu bisa memesan es krim di toko es krim yang tersedia di dalam kawasan pabrik. Pilihan rasa es krimnya variatif dan terbuat dari tanaman lokal seperti kopi, kelapa, mangga, jeruk serta nanas. Kalau tak suka es krim, kamu bisa membeli milkshake atau karamel, keju, serta daging yang diasinkan di toko yang sama.

Penginapan Keluarga

Bagi yang berlibur bersama keluarga dan ingin menghabiskan lebih banyak waktu di Monteverde, bisa menginap di pondok penginapan ‘Trapp Family Lodge’.

Pondok penginapan keluarga.
Pondok penginapan keluarga.

Pondok penginapan ini yang terdekat dengan cagar alam Monteverde, jaraknya sekitar 15 menit berjalan kaki. Kamar-kamarnya besar karena memang ditujukan untuk keluarga. Begitupula dengan restorannya yang memiliki konsep keluarga dengan jendela besar menghadap ke taman dan menyajikan sarapan prasmanan gratis serta makan malam bercita rasa lezat.

Perjalanan Menuju Taman Nasional Manuel Antonio

Destinasi selanjutnya, ini kalau kamu masih memiliki waktu dan budget, adalah Taman Nasional Manuel Antonio di Provinsi Quepos. Perjalanan dari Monteverde ke Manuel Antonio bisa ditempuh dengan taksi.

Di tengah-tengah perjalanan, kamu bisa berhenti sejenak di pinggiran Sungai Tárcoles untuk sekedar menikmati kelapa dingin atau jus buah yang segar. Nah, kalau kamu ingin melihat pemandangan tak biasa, carilah jembatan yang dikerumuni banyak orang dan lihatlah ke bawah (sungai) tempat setidaknya dua puluh buaya besar sedang ‘berjemur’ di bawah sinar matahari di sepanjang tepi sungai Tárcoles. Mengesankan, bukan!

Penginapan ‘Si Como No’

Sampai di Provinsi Quepos, carilah penginapan ‘Si Como No Resort & Wildlife Refugee’. Penginapan ini sangat indah dengan pemandangan Samudra Pasifik yang menakjubkan dan tempat yang bagus untuk tinggal di dekat Taman Nasional Manuel Antonio. Stafnya ramah, fasilitasnya dipastikan bisa membuatmu berdecak kagum. Kolam renangnya keren dengan air yang bersih, bar, seluncur dan air terjun. Beberapa kamar dihiasi tempat berjemur pribadi di luar dengan bak jacuzzi. Balkon besar dengan pemandangan Samudra Pasifik yang menawan dilengkapi kursi santai yang nyaman untuk bermalas-malasan. Dan setiap pukul 20.00 waktu setempat, para tamu bisa menyaksikan film yang diputar di teater mini.

Kalau kamu membawa keluarga dan buah hati, ajaklah untuk melihat-lihat paviliun kupu-kupu yang terdapat di seberang jalan penginapan. Pengelola penginapan akan memberikan tiket masuk secara gratis kepada para tamu yang menginap. Sekali lagi kami sampaikan, penginapan ini merupakan tempat yang menyenangkan untuk berlibur sekaligus melihat satwa liar di sepanjang jalan setapak dan saat memasuki paviliun kupu-kupu.

Taman Nasional Manuel Antonio

Melihat sloth, hewan khas Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
Melihat sloth, hewan khas Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

‘Si Como No Resort & Wildlife Refugee’ menyediakan layanan antar jemput gratis ke pantai Manuel Antonio, pintu masuk kawasan Taman Nasional Manuel Antonio. Pengunjung dewasa dikenai biaya masuk ke Taman Nasional Manuel Antonio sebesar 16 USD atau sekitar Rp225 ribu. Untuk bayi dan anak di bawah usia 12 tahun tidak dikenai biaya. Jam operasional Taman Nasional Manuel Antonio mulai dari pukul 07.00 – 16.00 waktu setempat.

Ada panduan yang berisi pengetahuan seputar fauna untuk membantu pengunjung memahami beragam binatang yang tinggal di Taman Nasional Manuel Antonio. Teleskop yang tersedia juga dapat disewa untuk membantu pengunjung melihat kehidupan hewan yang sukar tertangkap mata seperti sloth. Bagi yang masih asinng, sloth adalah mamalia yang banyak ditemui di kawasan Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Hewan ini suka hidup dengan cara bergelantungan di pepohonan serta memiliki gerakan sangat lamban.

Bagi pecinta pantai, kamu bisa menghabiskan waktu berlama-lama di pantai Manuel Antonio. Pantai ini merupakan tempat wisata umum yang airnya hangat, cocok untuk berenang atau berendam. Ombaknya bagus dan bagus untuk berselancar. Saat tengah santai berjemur di pantai, jangan lupa untuk memasang mata menyaksikan monyet capuchin yang bergelantungan di atas pohon. Sangat menggemaskan! Kalau memilih berjalan kaki saat menaiki bukit dari pantai menuju resor, kamu akan mendengar dan melihat sekelompok monyet laba-laba (spider monkey). Perlu diketahui, monyet jenis ini banyak ditemui di daerah Amerika Tengah dan Amerika Selatan dari genus Ateles.

Berlibur ke Kosta Rika akan merasakan pengalaman Pura Vida.
Berlibur ke Kosta Rika akan merasakan pengalaman Pura Vida.

Akhir kata, Kosta Rika merupakan destinasi wisata tepat bagi para pecinta alam yang ingin menghabiskan masa liburan di lingkungan terbuka sambil mengenal flora dan fauna khas Amerika Latin lebih dekat.

Berada dua minggu saja di Kosta Rika, kamu akan mengalami pengalaman Pura Vida (kosakata yang sering digunakan warga Kosta Rika untuk mengungkapkan hal yang fantastis menyenangkan) dan berharap untuk kembali melanjutkan misi menjelajahi Kosta Rika secara keseluruhan.