Kolombia merupakan salah satu kota di kawasan Amerika Latin dan perairan laut Karibia yang indah. Di Negara inilah banyak budaya pra-kolonial lahir. Begitu pula para imigran era penjajahan yang menghaasilkan kultur baru bagi Negara peningggalan Spanyol ini.

Dari arsitektur hingga dinamikan kota yang lain daripada kawasan Amerika Latin lainnya. Kolombia, telah menarik wisatawan mancanegara selama berpuluh-puluh tahun lamanya.

Cartagena de Indias adalah salah satu kota yang paling banyak dikunjungi di Amerika. Wisatawan berduyun-duyun ke ‘Permata Hindia’ ini untuk menikmati iklim Karibia di Cartagena. Kota Walled bersejarah yang indah, perpaduan unik budaya dan pantai di dekatnya. Ini adalah kota ajaib yang harus dikunjungi oleh setiap pecinta perjalanan setidaknya sekali seumur hidup. Dan berikut 10 fakta menarik seputar wisata ke Cartagena.

1. Makanan dengan citarasa luar biasa

Makanan di Cartagena dipengaruhi oleh hasil laut dan sedikit bumbu ala Afrika.

Cartagena memiliki beberapa restoran terbaik di Kolombia. Masing-masing tempat makan memiliki kelasnya, mulai dari jajanan pinggir jalan hingga restoran di dalam bangunan megah. Namun kota ini selalu menawarkan makanan dengan citarasa yang khas, layak konsumsi dan tidak pernah mengecewakan wisatawan.

2. Budaya yang unik

Palenqueras wanita penjual buah dengan pakaian serba warna-warni.

Palenqueras merupakan gaya busana ikonik di Kolombia. Dan asal dari pakaian unik itu adalah kota Cartagena. Wanita Afro-Kolombia dengan gaun cerah yang menjual buah-buahan di Plaza Cartagena telah mejadi daya tarik wisaata tersendiri disini dan telah diakui dunia sebagai identitas Cartagena.

Budaya ini berasal dari budak keturunan Afrika yang bermukim di sekittar Cartagena. Dan di dataran inilah budak Afrika itu pertama kali dibebasskan dari dartan Amerika. Keturunan Afrika di Cartagena menghasilkan budaya yang unik. Bukan hanya Palenqueras namun juga bahasa, rumah seni, sastra, dan arsitektur yang indah.

3. Lingkungan Paling Keren di Kolombia

Getsemani, kawasan prostitusi yang telah bertransformasi menjaadi tempat tinggal layak huni dan investasi properti.
Kini, telah banyak pengusaha mengubah bangunan tua menjadi penginapan di Getsemani.

Terdapat sebuah kawasan bernama Getsemani di Cartagena dan selama bertahun-tahun menjadi kawasan terlarang bagi para turis. Dulunya, disini tumbuh subur bisnis prostitusi dan geng perampokan.

Namun, kini situasinya sudah berubah. Kota Tua yang dulu menyimpan cerita pahit bagi Kolombia, telah berubah menjadi kawasan wisata. Banyak bangunan tua yang menaawarkan arsitektur menarik, sehingga sering menjadi tempat berfoto bagi travel blogger. Banyak bar dan hostel yang trendi, dan Plaza Trinidad yang indah. Setiap malam, penuh dengan penduduk lokal, pelancong, dan seniman jalanan yang siap menghibur.

4. Tempat Ideal untuk Fotografer

Arsitektur bangunan di Cartagena perlahan telah menarik perhatian para fotografer.
Romanssa Cartagena saat malam hari.

Cartaggena perlahn-lahan bertransformasi menjadi kota yang besahabat bagi para fotografer. Setiap sudut kota dihiasi dengan bangunan berwarna pastel yang indah, tanaman bugenvillaea mengalir dari balkon kayu tua. Cartagena pastinya menjadi salah satu kota paling fotogenik di dunia, menjadikannya tempat yang sempurna untuk dikunjungi bagi beberapa fotografer yang benar-benar tak terlupakan.

5. Pantai yang Indah

Playa Blanca menawarkan pemandangan pantai ala Karibia yang khas.

Cartagena terletak di pantai Karibia Kolombia dan dikelilingi oleh serangkaian pantai dan pulau-pulau yang menakjubkan. Ada pantai-pantai kota yang indah di lingkungan Bocagrande dan La Boquilla, tetapi bagi yang suka berjemur ada baiknya berkunjung ke Playa Blanca, Isla Grande, Tierra Bomba atau Kepulauan Rosario. Kawasan ini juga termasuk sebagai taman nasional. Artinya, beberapa habitat unik akan turis temukan di Kepulauan Rosario.

6. Tempat yang Romantis

Di bangunan tua tak terawat sekalipun, Cartagena memberikan energi romantisme tersendiri bagi para pasangan dimabuk kepayang.

Terinspirasi dari novel romantis Gabriel Garcia Marquez, Love in the Time of Cholera, Cartagena adalah kota yang ideal untuk pernikahan, bulan madu, dan liburan romantis. Dengan segudang hotel butik romantis, bar elegan, dan restoran intim, terkadang kota ini seperti mengejek para turis lajang. Beberapa tempat sering menjadi spot foto para pasangan dimabuk kepayang. Belum lagi toko-toko perhiasan kelas atas di seluruh Kota Tua, dimana para suami memeberikan berlian untuk istri tercinta.

7. Wisata sejarah

The Parque de Bolivar, bangunan bersejarah di Kolombia yang menyimpan sejarah kelam tentang tawanan kolonial.

Cartagena memiliki sejarah yang menakjubkan dan seringkali sulit dipercaya. Kota ini pernah menjadi pelabuhan budak terbesar di Amerika, kota ini secara teratur diserbu dan dikepung oleh para perompak, dan merupakan rumah bagi beberapa arsitektur bersejarah terbaik di negara ini. Kastil San Felipe adalah bukti nyata eksistensi benteng Spanyol di Amerika, dan tembok kota tua masih merupakan rumah bagi meriam yang pernah menahan Francis Drake. Singkatnya, Cartagena memancarkan sejarah dari setiap sudut jalan kolonial, dan berjalan melalui Kota Bertembok terasa seperti perjalanan ke masa lalu.

8. Seni di mana-mana

Grafiti indah di salah satu pintu kayu sudut Cartagena.
Beberapa lukisan hasil karya senimaan dijual di pinggir jalan.

Dari seni jalanan yang indah dan mural di Getsemani, hingga karya-karya seniman terbaik Cartagena di Museum Seni Modern, Cartagena adalah kota yang benar-benar artistik dan kreatif. Penikmat seni akan menyukai berbagai pilihan galeri yang tersedia, terutama di Kota Tua. Sementara hasil karya patung dan pahatan yang indah selalu memukau turis domestik maupun mancanegara. Berbagai karya tersebut dijual dengan berbagai macam penawaran. Dan kabarnya, tidak sedikit karya seniman Cartagena berhasil menaarik perhatian dealer seniman Eropa dan New York.

9. Harmonisasi Era Klasik dan Modern

Cartagena dan bangunan modern, mengisyaratkan sejaarah kota yang harus lestari tanpa harus digerus perubahan zaman.

Cartagena menawarkan penjelajahan yang menarik antara kuno dan modern. Dari tembok Kota Tua, blok menara dan rantai hotel Bocagrande adalah simbol keistimewaan kota yang tak tergantikan. Kawasan inilah merupakan tempat modern. Disinilah tempat di mana Anda bisa menikmati kasino kelas atas dan bar anggur kelas atas pada hari yang sama. Bar itu dibangun di dalam kastil dan biara Spanyol yang telah berusia 500 tahun. Kontras antara modernisasi dan bangunan kolonial di Cartagena pada awalnya tampak tidak sesuai, tetapi merupakan bagian dari pesona kota yang unik.

10. Musik dan Dansa

Menari ala Latin di Cartagena memberikan pesona tersendiri di hati banyak turis.

Campuran yang menarik dari Cartagena dari berbagai budaya telah menjadikannya rumah bagi beberapa aliran musik di Kolombia. Desa Palenque yang disebutkan sebelumnya adalah rumah dari champeta dan bambuco, dan klub salsa Cartagena adalah legenda di Kolombia.

Ada perusahaan wisata yang akan membawa pengunjung menjelajahi budaya champeta, sebelum mengajari mereka tarian; atau yang lebih percaya diri dapat mengenakan sepatu dansa dansa mereka ke Bazurto Social Club, Donde Fidel Salsa Bar atau Cafe Havana. Dengan penari jalanan di banyak alun-alun Kota Tua, dan berbagai tempat musik live, Cartagena adalah salah satu kota terbaik di Amerika Latin untuk menikmati musik reggaeton dan menari.