La Paz adalah kota yang menakjubkan, terletak di antara Pegunungan Andes dan merupakan ibu kota tertinggi di dunia. Sebagai kota terbesar di Bolivia, ada banyak hal yang dapat dilakukan di La Paz: museum besar, pemandangan pegunungan yang menakjubkan, dan kesempatan untuk berkeliling dengan kereta gantung daripada bus umum yang membosankan. Pakaian hangat adalah suatu keharusan jika Anda berencana berlibur ke kota yang satu ini, bahkan ketika musim panas. Anda juga mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri dengan ketinggian sebelum melakukan tur di sini.

1. Mendaki Huayna Potosi

Huayna Potosi
Huayna Potosi

Pejalan kaki dan pendaki gunung yang berpengalaman mungkin ingin mencoba Huayna Potosi, tetapi hanya untuk yang sudah  terbiasa dengan ketinggian. Berjarak sekitar 24 km (15 mil) dari La Paz, ini adalah tempat paling populer untuk hiking di daerah ini. Perjalanan melewati gletser tidak disarankan untuk pemula, meskipun beberapa pemula telah melakukannya. Mt. Potosi tingginya 6.000 meter (hampir 20.000 kaki). Pendakian biasanya dilakukan selama 3 hari. Hari pertama digunakan untuk mempersiapkan diri dan fisik, lalu pejalan kaki biasanya berangkat sekitar pukul 3 pagi untuk memulai pendakian ke puncak pada hari terakhir.

2. Mengunjungi Basilika San Francisco

Konstruksi gereja, didedikasikan untuk St Francisco dari Assisi, yang mulai dibangun pada tahun 1548. Pada tahun 1610, salju berat menyebabkan gereja ini runtuh; lebih dari 170 tahun berlalu sebelum gereja ini dibangun kembali. Gereja ini merupakan perpaduan budaya dari seni asli Bolivia dan Katolik. Eksterior Baroque-nya dihiasi dengan simbol-simbol asli, termasuk burung, ular, dan naga. Interiornya memiliki kapel cedar kecil berhias daun emas. Pemandangan La Paz yang indah dapat dilihat dari atap gereja bersejarah yang satu ini.

3. Jalan-jalan di Calle Jaen

Calle Jaen, dekat dengan Plaza Murillo, adalah jalan batu bulat yang dianggap sebagai jalan kolonial terbaik di La Paz. Jalan sempit itu dipagari dengan rumah-rumah berwarna cerah yang dibangun pada abad ke-16. Butik-butik, kafe, dan tempat-tempat hiburan juga mewarnai jalanan ini. Dinamai dari nama revolusioner Bolivia Apolinar Jaen, Calle Jaen juga merupakan rumah bagi beberapa museum paling penting di La Paz, seperti  Museum do Pre Metales Precioso; Museo del Libral Boliviano, sebagai peringatan pertempuran Bolivia yang kalah melawan Chili, dan Museo Costumbrista Juan de Vargas, yang berisi artefak penuh warna dari sejarah La Paz.

4. Perjalanan sehari ke Tiwanaku

Tiwanaku
Tiwanaku

Terletak 72 km (44 mil) di sebelah barat La Paz, dekat pantai tenggara Danau Titicaca, Tiwanaku adalah salah satu pendahulu terpenting bagi Kekaisaran Inca. Tempat ini tumbuh dengan proporsi perkotaan antara abad ke-7 dan ke-9, menjadi kekuatan regional yang penting di Andes selatan. Pada puncaknya kota ini memiliki antara 15.000-30.000 penduduk. Walaupun baru sebagian kecil yang telah diteliti, Tiwanaku mewakili pencapaian arsitektur megalitik terbesar di Amerika Selatan pra-Inca.

5. Naik Mi Teleferico

Wisatawan yang mencari cara lain untuk berkeliling La Paz mungkin ingin mempertimbangkan Mi Teleferico atau My Cable Car. Ini cara yang bagus untuk menikmati pemandangan kota dari atas. Sistem kereta gantung mutakhir ini dibuka pada tahun 2014 dengan tiga jalur yang melayani 10 stasiun; jalur tambahan juga sudah direncanakan. Ketika dibuka, ini adalah sistem mobil kabel udara terpanjang di dunia pada 10 km (6,2 mil). Jalur Merah dan Kuning menghubungkan La Paz dengan El Alto di dekatnya, sebuah kota yang akan menghabiskan waktu Anda jika dijangkau dengan mobil biasa.

6. Mengunjungi Valle de la Luna

Valle de la Luna
Valle de la Luna

Valle de la Luna (Lembah Bulan) terletak hanya beberapa mil di luar La Paz. Bukan benar-benar sebuah lembah, tetapi kumpulan ngarai dan menara menakjubkan yang mengingatkan pada lanskap bulan. Tanah lempung dan batu pasir di sini dibentuk oleh erosi selama ribuan tahun. Karena kaya kandungan mineral, formasi batuan menyajikan pemandangan yang berwarna, mulai dari krem ​​hingga ungu tua. Lembah bulan ini memiliki sesuatu yang tidak dimiliki oleh bulan asli, yakni kaktus.

7. Bersepeda di Jalan Yungas

Dijuluki “Jalan Paling Berbahaya di Dunia” Yungas Road membentang dari La Paz ke wilayah hutan hujan Amazon di Bolivia di utara negara ini. Dari La Paz, jalan menanjak sekitar 4.500 meter (15.000 kaki) sebelum turun sekitar 1.200 meter (4.000 kaki) ke kota Coroico. Jalan tersebut terbukti berbahaya bagi mereka yang bepergian dengan kendaraan, tetapi Yungas masih menjadi hal favorit untuk dilakukan di La Paz, terutama bagi pengendara sepeda motor gunung.

Nah, itu dia tadi beberapa kegiatan menarik yang bisa Anda lakukan di La Paz, Bolivia. Bagaimana? Seru, bukan?