Brazil terkenal dengan keeksotisan pemandangan maupun penduduknya. Setiap sudut kota ini begitu seksi. Semburat langit birunya, ketika cakrawala terbuka, kota ini terlihat menawan. Salah satunya adalah Cumbuco. Cumbuco adalah kota yang cerah, Anda akan terbiasa melihat layang-layang berwarna-warni memenuhi langit dan dan siluet orang-orang yang menarik tali.

Cumbuco adalah desa nelayan kecil ini menjadi surga selancar layang, angin menjadi daya tarik utamanya dan memang kehadiran angina tidak pernah berhenti. Posisinya yang strategis di antara Samudra Atlantik dan bukit pasir selatan, Cumbuco telah menarik atlet-atlet ekstrem dari seluruh dunia dengan kelebihannya yang menawarkan kondisi angin yang sempurna dan dapat diandalkan untuk bermain selancar layang.

Keberuntungan yang Tak Bisa Ditebak

Pusat kota sepi pada siang hari. Kucing liar berkeliaran di jalanan mencari tempat untuk berteduh sedangkan di sisi lain pengemudi kereta dune berkeliling menunggu pelanggan berikutnya. Sebagian besar restoran tidak buka hingga larut malam, ketika para peselancar berdatangan untuk mendapatkan kalori sebagai bahan bakar setelah seharian bermain di air.

Cumbuco merupakan desa nelayan di Brazil.
Cumbuco adalah kota yang dipenuhi sekolah selancar

Cumbuco telah mengalami transformasi besar-besaran sejak munculnya selancar layang ditambah lagi dengan pemandangan serta kondisi desa yang sempurna. Kota yang dipenuhi sekolah selancar, toko perbaikan layang-layang, dan banyak kenyamanan yang ditawarkan bagi wisatawan, menjadikan kota ini sebagai pusatnya selancar layang. Tentunya hal ini juga berdampak pada penduduk Cumbuco.

Lahirnya Para Atlet Peselancar Layang Terbaik

Beberapa peselancar layang-layang (kitesurfer) terbaik dunia lahir di Cumbuco karena memang tidak ada tempat lain di dunia ini yang pantas untuk dibandingkan. Anda dapat membuktikannya sendiri dengan datang Lagoa de Cauipe, laguna kecil yang waktu tempuhnya hanya lima mil dari pusat kota Cumbuco. Di sinilah angin Cumbuco yang sempurna digunakan sepenuhnya untuk kitesurfing.

Permukaan laguna itu begitu tenang, dan hanya jajaran pasir tipis yang memisahkan laguna dari pantai. Di dekat  danau, ada tempat yang dijadikan untuk pemberhentian untuk mengangkut peralatan selancar layang seperti layang-layang, papan. Di sisi lain, deretan bar yang ada di sepanjang pantai menyajikan hidangan klasik Brasil:nasi, kacang, dan ikan. Serta menawarkan tempat tidur gantung yang sempurna untuk menonton selancar layang.

Atlet kitesurfer berlatih sejak usia 6 tahun.
Para atlet kitesurfer terbaik lahir di Cumbuco, tepatnya Desa Cauipe.

Di sisi danau ini, Anda dapat mengunjungi Desa Cauipe, tempat beberapa peselancar layang-layang terbaik dunia lahir. Dengan tempat pelatihan paling sempurna di dunia di halaman belakang mereka, anak-anak muda Cauipe belajar dan berlatih terus-menerus.

Anak-anak, yang rata-rata berumur enam tahun, menyematkan layang-layang mereka seolah mereka dilahirkan untuk melakukannya. Mereka kemudian meluncurkan diri ke air dan mempraktikkan lompatan mereka yang luar biasa di atas layang-layang besar. Bahkan dengan jurus ajaib mereka, dengan mudahnya menghindari tali layang-layang mereka yang kusut agar tidak bergesekan dengan peselancar lainnya. Ini adalah tontonan yang tentunya tak ingin Anda lewatkan ketika berada di pantai.

Cumbuco adalah surga kitesurfing.
Tanpa kitesurfing, tidak banyak pemandangan di Cumbuco.

Surga Layang-layang

Saat matahari terbenam, jumlah layang-layang yang menghiasi langit berkurang seiring cahaya yang memudar. Layang-layang diturunkan perlahan, dilipat dengan hati-hati, dan dibawa pulang, dimasukkan dalam tas. Tanpa selancar layang, tidak banyak pemandangan di danau yang bisa dinikmati. Sejauh mata memandang hanya ada gundukan rumput yang tampak seperti goresan.

Jika Anda berdiri setinggi lutut di dalam air, sembari menikmati siraman sinar matahari, dan metutup mata Anda, Anda akan merasakan terpaan angin yang kuat menghampiri tubuh Anda. Anda akan merasakan kekuatan dalam hembusan angun yang terus-menerus, seolah-olah akhirnya menemukan cerita utama.