Gurun Atacama di Chili utara adalah salah satu tempat paling kering di dunia, tetapi setelah satu tahun penuh hujan deras, sesuatu yang ajaib telah terjadi. Ini adalah fenomena yang disebut Desierto Florido, atau Gurun Berbunga. Ini berarti bahwa bunga-bunga merah muda yang cerah bermunculan di seluruh Atacama.

Gurun Atacama di Chili

Meskipun mekarnya kuntum bunga diperkirakan terjadi pada saat akhir tahun, namun tidak pernah hasilnya begitu berlimpah dan berwarna-warni seperti ini. Di awal tahun, padang pasir mengalami peningkatan kelembaban dan menerima tambahan hujan sebanyak 2,4 inci. Pola cuaca aneh ini diyakini sama dengan hasil dari Badai Patricia yang sangat kuat.

fenomena yang disebut Desierto Florido, atau Gurun Berbunga

Gurun Atacama hanya berjarak dua jam dari ibukota Chili, Santiago. Operator tur di Chili siap membawa wisatawan melalui pegunungan dan masuk ke gurun untuk mengalami fenomena ini. Dinas Pariwisata Nasional mengharapkan mekarnya bunga akan membawa 20.000 wisatawan ke daerah itu dan meminta mereka yang datang untuk menahan diri untuk tidak memotong dan memtik bunga.

Bunga-bunga itu diperkirakan akan menghilang setelah November. Tetapi jika Anda tidak bisa sampai ke Chili saat itu, Anda masih dapat menikmati beberapa foto luar biasa dari para pelancong yang pernah ke sana:

Gurun Atacama hanya berjarak dua jam dari ibukota Chili, Santiago