Salah satu hal yang menyenangkan saat berwisata ke tempat-tempat baru adalah mencicipi makanan khas lokal setempat. Dan untuk melakukan wisata kuliner makanan khas lokal ini sangat mudah dan murah, tidak perlu ke restoran mahal.  Jika Anda ingin memulai wisata kuliner, berikut 10 makanan paling otentik yang harus Anda coba.

1. Kebab di Souk Maroko

Soak Lathinine, Pasar Senin.
Soak Lathinine, Pasar Senin di Essaoira, Maroko.

Selama ratusan tahun, penduduk Essaouira, Maroko memiliki tradisi mingguan yaitu mengunjungi  Soak Lathinine (pasar senin).  Mereka belanja buah-buahan dan sayuran segar yang telah ditumpuk membentuk piramida dan makan kebab dari warung makan bersama teman dan keluarga.

Setelah berbelanja, mereka pulang ke rumah untuk mengasinkan ayam, domba, atau daging sapi mereka dengan jintan, bawang putih, dan ketumbar untuk membuat kebab lezat untuk camilan atau piknik.

2. Manisan Diwali di India

Manisan khas perayaan Diwali di India.
Manisan khas perayaan Diwali di India.

Diwali adalah salah satu festival terbesar di India.  Selama Diwali, orang India mendekorasi rumah mereka dan mengenakan pakaian terbaik mereka untuk acara yang mewakili kemenangan cahaya atas kegelapan, baik atas kejahatan.  Festival diwali juga dirayakan dengan ribuan lampu terang, kembang api, pesta dan manisan.  Teman dan tetangga saling berkunjung, bertukar manisan dan saling mendoakan yang terbaik. Motichoor ladoo, manisan berbentuk bola yang dibuat dengan tepung gram dan almond serta kaju katli (jambu mete dengan kapulaga) adalah  paling favorit diantara ratusan manisan Diwali lainnya yang disiapkan selama festival.

3. Makanan Jalanan di Vietnam

Masakan jalanan di Vietnam.
Masakan jalanan di Vietnam.

Di sepanjang jalan Ho Chi Minh Oh, Anda bisa mencium wangi makanan-makanan lezat dari warung-warung di pinggir jalan. Di sinilah masakan murah dan populer di kota ini disajikan. Penduduk  setempat biasanya makan sambil berdiri atau mengambil kursi di meja trotoar hanya beberapa inci dari lalu lintas sepeda motor. Anda juga akan menemukan banyak sup mie pinggir jalan dan warung hotpot, di mana penduduk setempat bersenda gurau tentang cara terbaik untuk memasak bahan-bahannya.

4. Masakan bawah tanah di Peru

Masakan bawah tanah di Peru.
Masakan bawah tanah di Peru.

Hidangan tradisional Pachamanca di Peru disajikan dengan waktu yang lama dan lambat yang bisa sangat menguji kesabaran Anda. Tepat sebelum matahari terbenam, seekor domba disembelih. Lalu sebuah lubang digali, diisi dengan kayu bakar, dan ditutup dengan batu. Daging yang baru disembelih (kadang-kadang alpaka, llama, atau babi guinea kering), bersama dengan campuran kentang dan rempah-rempah, dimasak langsung di atas batu, dan lapisan atas tanah dan rumput ditambahkan untuk memerangkap panas. Sebelum “oven” disegel, tiga tetes minuman keras masuk. Dengan cepat, api padam, dan bebatuan panas mendidihkan daging selama beberapa jam lamanya.

5. Roti khas Hari Raya Kematian di Meksiko

Hidangan khas Hari Raya Kematian di Meksiko.
Roti khas Hari Raya Kematian di Meksiko.

Pada tanggal 1 dan 2 November, Meksiko merayakan festival Hari Kematian dengan arak-arakan lilin, berpesta di pemakaman sampai  larut malam, dan ada juga altar dibangun untuk mengenang orang yang meninggal. Keluarga menyiapkan dan memakan pan de muerto yang dilapisi gula (roti khas Hari Raya Kematian) serta makanan dan minuman favorit orang terdekat yang meninggal. Dianggap sebagai tradisi kuliner kuno dan simbol ikon liburan yang bertepatan dengan All Souls’day, roti dikatakan berfungsi sebagai makanan untuk jiwa-jiwa yang kembali ke Bumi selama perayaan.

6. Makanan Pot di Afrika Selatan

Masakan khas Afrika Selatan.
Masakan khas Afrika Selatan.

Potjiekos (makanan pot) yang dimasak di luar ruangan dalam pot besi cor berkaki tiga adalah masakan tradisi penduduk Afrika Selatan hingga hari ini. Dulu daging sapi, kambing atau lembu hasil berburu langsung dimasukan ke dalam pot. Sedikit saus atau air digunakan dalam hidangan ini, yang membuatnya kurang seperti sup dan lebih seperti makanan yang dimasak dengan uap.

Tradisi itu kini telah menjadi kegiatan sosial, di mana teman dan keluarga mengobrol di depan api unggun sementara potjie ayam, daging sapi, atau domba yang dimasak dengan rempah-rempah. Setelah tiga hingga enam jam, masakan ini disajikan di atas polenta berbasis jagung dan disajikan di bawah langit berbintang.

7. Tamale di Arizona

Tamale, masakan khas Arizona menjelang Natal.
Tamale, masakan khas Arizona menjelang Natal.

Tepat sebelum Natal, penduduk Arizona biasanya berkumpul dan menyiapkan sejumlah besar tamale untuk dibagikan. Sajian ini dibuat dengan menjejalkan daging babi, sapi, dan keju dengan cabai hijau ke dalam tepung jagung dalam sekam jagung, kemudian mengukusnya.

8. Babi Panggang di Kolombia

Babi Panggang khas Kolombia.
Babi Panggang khas Kolombia.

Di beberapa kota di seluruh dunia, perayaan besar biasanya ditandai dengan babi panggang yang diletakkan di atas meja dengan sebuah apel di mulutnya. Daging babi yang belum disapih dari induknya sangat empuk, terutama ketika dipanggang perlahan-lahan dalam oven batu bata outdoor selama beberapa jam. Di Bogota, hidangan ini disebut lechona. Setelah babi disembelih, organ dikeluarkan dan bagian dalamnya diisi dengan nasi, kacang, wortel, bawang, paprika, dan daging babi sendiri.

9. Truffle di Italia

Truffle di Italia.
Truffle di Italia.

Dikelilingi di tiga sisi pegunungan Alpen, wilayah Piedmont Italia adalah lanskap menakjubkan yang dihiasi dengan kota-kota kecil, kastil, kebun anggur, dan truffle putih (sejenis jamur). Kunjungi di akhir musim gugur, selama musim panen, dan Anda dapat berburu jamur yang sangat berharga ini sebanyak mungkin.

10. Paella di Spanyol

Paella, masakan tradisional Spanyol.
Paella, masakan tradisional Spanyol.

Paella awalnya adalah hidangan makanan siang para petani dan buruh yang dimasak dengan kayu api. Tetapi Paella sekarang dianggap sebagai hidangan nasional Spanyol. Masakan yang berasal dari Valencia ini berupa nasi putih yang dicampur kacang hijau, daging, makanan laut dengan dengan bumbu seperti kunyit dan rosemary.

Itu dia 10 makanan khas yang unik dan otentik yang harus Anda masukan ke dalam daftar wisata kuliner selanjutnya. Dari 10 yang disebutkan di atas, manakah hidangan yang paling menggiurkan?