Ingin liburan yang tidak biasa? Coba cek rekomendasi kami berikut ini: Tanzania. Negara ini terletak di Afrika bagian timur, berbatasan dengan negara antara lain Kenya, Uganda, dan Rwanda. Tanzania memiliki berbagai objek wisata menarik dan unik, seperti Gunung Kilimanjaro yang merupakan gunung tertinggi di Afrika, serta taman-taman margasatwa yang menjadi rumah bagi hewan-hewan liar yang eksotis dan langka.

Ada tiga pulau besar di Tanzania, yaitu Zanzibar, Pemba, dan Mafia. Zanzibar terkenal sebagai daerah penghasil rempah, dan juga tempat kelahiran Freddie Mercury, vokalis band rock Queen. Sementara di Pulau Pemba dan Mafia, Anda bisa menikmati keindahan alam bawah laut Tanzania yang memesona.

Kami merekomendasikan empat aktivitas berikut jika Anda mengunjungi Tanzania. Check it out!

1. Menelusuri Stone Town Zanzibar

Palace Museum di Stone Town, Zanzibar.
Palace Museum di Stone Town, Zanzibar.

Dari ibukota Tanzania, Dar Es Salaam, menuju Kepulauan Zanzibar bisa menggunakan kapal feri atau pesawat. Di Zanzibar, Anda wajib mengunjungi Stone Town, sebuah kawasan kota tua yang masuk dalam daftar World Heritage UNESCO. Area ini memadukan arsitektur bergaya Afrika, Arab, India, dan Eropa.

Objek wisata utama Stone Town adalah Palace Museum (Beit al Sahel). Di sini Anda akan menemukan perabot dan arsitektur antik Islam serta art deco yang megah. Selama beberapa generasi, istana tersebut merupakan rumah bagi Aga Khan dan leluhurnya. Bangunan ini dihiasi detail ukiran yang rumit, memiliki pemandangan luar biasa ke pelabuhan, serta situs pemakaman anggota keluarga kerajaan.

Dari Palace Museum, singgahlah ke Mercury House. Rumah masa kecil dari Farrokh Bulsara, atau yang belakangan dikenal sebagai Freddie Mercury dari band legendaris Queen. Memang tak banyak yang bisa dilihat di rumah tersebut, kita hanya bisa melihat pintu depan rumah serta bagian dinding yang tertempel informasi mengenai Freddy Mercury.

2. Mendaki Gunung Kilimanjaro

Mendaki Gunung Kilimanjaro.
Mendaki Gunung Kilimanjaro.

Gunung Kilimanjaro merupakan satu dari Seven Summit, atau tujuh puncak di dunia. Pendakiannya termasuk menantang karena Anda akan berhadapan dengan cuaca yang berubah-ubah, dari panas hingga dingin sebab di puncaknya terdapat salju abadi.

Meski sudah menyiapkan fisik dan mental, Anda tidak bisa mendaki sendiri karena harus ditemani guide lokal. Anda juga bisa menggunakan jasa porter untuk membawa barang bawaan.

Terdapat beberapa jalur pendakian resmi, namun jalur pendakian Marangu merupakan jalur yang paling populer karena kemudahan dan fasilitas di sepanjang jalurnya.

Untuk mendaki Gunung Kilimanjaro diperlukan waktu 8-10 hari. Namun, jika Anda tidak memiliki banyak waktu dan tenaga, Anda bisa mencoba menjelajah dalam waktu sehari saja. Ada banyak operator tur yang menawarkan paket one-day hike Gunung Kilimanjaro, termasuk makan siang.

Untuk hiking sehari ini, Anda akan memulai perjalanan dari Marangu Gate kemudian trekking selama 4-5 jam hingga mencapai Mandara Hut. Perjalanan ini memberi Anda kesempatan untuk melihat monyet colobus alias ‘Blue Monkey’ dan berbagai macam burung di habitat aslinya.

3. Bersafari di Taman Nasional Serengeti

Safari di Taman Nasional Serengeti.
Safari di Taman Nasional Serengeti.

Tanzania memiliki banyak taman nasional, sebut saja Taman Nasional Serengeti, Taman Nasional dan Kawah Ngorongoro, Taman Nasional Mikumi dan Selous Game Reserve, Taman Nasional Gombe, Taman Nasional Arusha, serta Taman Nasional Danau Manyara.

Dari berbagai pilihan, Taman Nasional Serengeti merupakan yang paling populer. Serengeti, berasal dari kata “siringet” yang berarti dataran luas. Bersafari di Taman Nasional Serengeti akan memberi pengalaman dan kesan yang luar biasa. Anda bisa menyaksikan secara langsung kawanan zebra, jerapah, wildebeest, hingga hewan predator seperti singa, macan tutul, dan cheetah.

Jangan lupa membawa kamera serta lensa zoom agar dapat menangkap semua momen berharga. Untuk pakaian, kenakan T-shirt dan celana panjang ringan dan cepat kering, karena Anda akan cepat berkeringat. Penting juga untuk membawa topi serta mengaplikasikan tabir surya.

Ada istilah “The Big Five” yaitu lima spesies hewan berbahaya dan sulit ditemukan dalam sekali safari, yaitu singa, gajah Afrika, kerbau air (water buffalo), macan tutul (leopard), dan badak. Ada beberapa negara di Afrika di mana Anda dapat melihat “The Big Five” ini, namun populasi terbesarnya berpusat di Tanzania.

Anda juga bisa mengunjungi Taman Nasional Ngorongoro, di mana terdapat kawah terbesar di dunia, Ngorongoro Crater. Kawah yang terbentuk akibat ledakan gunung vulkanik jutaan tahun lalu ini memiliki luas permukaan sekitar 300 kilometer persegi dan kedalaman 600 meter, mirip kuali raksasa. Wilayah ini dihuni oleh hampir setiap spesies satwa liar asli yang bermigrasi ke Afrika bagian timur, termasuk badak hitam yang langka.

4. Snorkeling di Pulau Pemba

Diving di Pulau Pemba.
Diving di Pulau Pemba.

Pulau Pemba adalah lokasi tepat untuk Anda penggemar diving atau snorkeling. Pulau ini masih alami dengan hutan yang masih terpelihara dengan baik. Pemba relatif lebih sepi dibanding Zanzibar, sehingga cocok untuk Anda yang menginginkan ketenangan.

Untuk pengalaman menginap yang unik, coba cek Manta Resort. Hotel ini disebut ‘hotel terapung’ karena letaknya yang beradas sekitar 250 meter di luar garis pantai. Kamar hotelnya berada empat meter di bawah laut sehingga Anda bisa melihat pemandangan yang sangat menakjubkan.

Pusat menyelam di Pulau Pemba, antara lain Shimba Hills dan Scorpions Secret. Shimba Hills adalah lembah bawah laut yang memanjang hingga kedalaman 12 meter dan dipenuhi makhluk yang memiliki nama menarik seperti red tooth triggerfish, red sea sweetlips, fusiliers, hingga anthias.

Sedangkan Scorpions Secret merupakan karang yang memiliki kedalaman mulai dari 5 hingga 18 meter dan dikenal karena arus yang melewatinya. Anda akan menikmati serunya menemukan katak raksasa, leaffish, lionfish, dan banyak lagi ketika mereka mencoba bersembunyi atau menyamar di antara karang.

Waktu Terbaik Wisata ke Tanzania

Jika Anda merencanakan safari, Anda perlu mempertimbangkan cuaca dan tingkat keramaian. Hujan lebat berlangsung dari akhir Maret hingga akhir Mei, sedangkan hujan singkat mulai dari akhir Oktober hingga pertengahan Desember. Masa ini biasanya bukan musim turis populer. Musim kemarau yang berlangsung Juli hingga Oktober, adalah musim yang tepat untuk safari. Namun, waspada juga debu dan suhu dingin di ketinggian (seperti Kawah Ngorongoro).

Musim panas di bulan Desember hingga Februari juga kering dan bagus untuk safari. Tetapi bersiaplah untuk udara yang panas.

Sementara musim pendakian untuk Kilimanjaro adalah Januari hingga Maret, serta Juni hingga Oktober; bulan-bulan terbaik adalah Januari, Februari dan September.

Bujet Wisata Tanzania

Terdapat beberapa maskapai yang melayani penerbangan dari Jakarta ke Dar Es Salaam. Seperti Qatar Airways, dengan transit di Doha, atau Emirates Airlines via Dubai. Cara lain, Anda bisa naik pesawat dari Jakarta menuju Singapura, lalu melanjutkan perjalanan ke Tanzania dengan maskapai Ethiophian Airlines.

Harga safari memang tidak murah, tetapi pengalamannya akan sebanding. Anda bisa memilih paket open trip safari berkemah untuk harga yang tergolong murah, lengkap  dengan pemandu pengemudi.

Anda dapat menemukan promo dan diskon selama low seasosn maupun musim liburan; namun, beberapa penginapan mungkin tutup pada musim hujan, dan jalan-jalan pun bisa terganggu.

Dengan pemandangan alam yang luar biasa di darat maupun laut, Tanzania sungguh menggoda. Siap merencanakan liburan Anda selanjutnya?