Apakah yang terlintas di pikiran Anda saat mendengar tentang Maroko? Anda mungkin saja membayangkan diri Anda sedang berada di sebuah pasar bergaya kuno, mengendarai unta di padang pasir atau bersantai di tengah gurun dengan pemandangannya yang indah. Tempat-tempat wisata tersebut memang sudah menjadi ikon dari negara Maroko. Namun lebih dari itu, Maroko ternyata memiliki beberapa tempat lain yang tak kalah menarik untuk dikunjungi, seperti Masjid Hassan II Casablanca dengan mosaik-mosaiknya yang berwarna-warni idah dan Jemaa el-Fna Square dimana Anda bisa menemukan barang-barang khas Maroko yang menarik.

Anda mungkin juga perlu tahu bahwa Maroko memiliki kawasan yang menjadi tempat hidup spesies burung langka yang hampir punah, yaitu ibis. Bahkan, terdapat beberapa kebun anggur di negara ini yang ternyata menghasilkan anggur lezat. Yang lebih menarik, Anda dapat menghabiskan beberapa hari di desa tradisionalnya, yaitu desa Berber untuk menggembala domba tau bahkan memetik almond. Sangat menarik bukan?

Jika Anda ingin mengetahui lebih dalam tentang beberapa kegiatan menarik di atas, simak penjelasannya di bawah ini.

1. Menginap di Tengah Gurun

Bermalam di tengah gurun yang indah.
Bermalam di tengah gurun yang indah.

Medina adalah sebutan untuk kawasan kota-kota tua bersejarah di Maroko. Tempat ini wajib Anda kunjungi di saat Anda berada di Maroko, karena suasananya yang menunjukkan sisi unik dari Maroko. Namun, perjalanan Anda tidak akan lengkap tanpa melakukan hal yang satu ini, yaitu bermalam di tengah padang pasirnya yang tenang dan sunyi. Pada saat malam tiba, Anda pun akan dapat menikmati sensasi bermalam di bawah  naungan bintang-bintang.

Salah satu tempat yang cukup populer da mudah dijangkau untuk merasakan wisata ini adalah Scarabeo Camp di Agafay. Lokasinya hanya satu jam di luar Maroko. Di sini Anda akan tinggal di tenda nomaden yang nyaman dengan fasilitas tempat tidur di dalamnya. Pemandangannya pun cukup spektakuler. Bayangkan saja, di tengah-tengah gurun batu yang tandus, Anda masih dapat menyaksikan pemandangan indah dari Pegunungan Atlas yang menjadi ikon Maroko dari kejauhan.

Pada siang hari Anda dapat mencoba naik unta atau dune buggy (sepeda motor padang pasir), menerbangkan layang-layang, atau bahkan merasakan fasilitas pijat yang disediakan oleh pemiliki kamp. Saat makan malam malam tiba, Anda pun dapat menikmati makan malam romatis yang diterangi oleh cahaya lilin di tenda makannya. Jika Anda layangkan pandangan ke atas, hamparan langit berbintang pun akan menyambut tatapanmata   Anda.

2. Mencicipi Kuliner Khas Maroko

Makanan khas Maroko yang lezat.
Makanan khas Maroko yang lezat.

Ktefa dan couscous yang disajikan dengan daging dan sayuran rebus adalah masakan lokal lezat yang tak boleh Anda lewatkan saat berkunjung ke Maroko. Ktefa adalah pastry dilapisi dengan almond manis dan susu atau saus puding. Sedangkan couscous merupakan hidangan yang berasal dari gandum mentah yang dipecahkan, dengan bentuk akhir yang menyerupai semolina yaitu zat tepung dan biji gandum. Couscous biasa digunakan sebagai makanan pendamping, terutama yang tinggi karbohidrat seperti nasi atau kentang.

Jika Anda ingin mendapatkan pengalaman memasak makanan tradisional, ikuti saja tur khusus Maroko. Anda bisa mencari informasinya secara online. Pihak tur biasanya akan memberikan waktu sekitar 5 jama lima jam untuk  belajar memasak langsung dengan keluarga Maroko. Mereka akan mengajarkan membuat roti, tagine, salad musiman, dan teh mint dengan cara rumahan, Anda semua bisa berbagi makanan tersebut di akhir tur.

Jika Anda lebih menyukai makanan manis, Anda bisa mengikuti Kelas Patisserie Maroko selama tiga jam. Di kelas ini, Anda akan diajak berkunjung langsung ke berbagai souk untuk membeli bahan-bahan kue. Sesudahnya, Anda akan dapat belajar membuat kue-kue khas Maroko.

3. Menjelajahi Reruntuhan di Kota Volubilis

Reruntuhan bersejarah di kota Volubilis.
Reruntuhan bersejarah di kota Volubilis.

Mengunjungi tempat wisata bersejarah merupakan salah satu hal menarik yang harus Anda lakukan di Maroko. Negara ini ternyata memiliki sebuah situs bersejarah yang cukup terkenal bernama reruntuhan Volubilis.

Tempat ini sudah ditetapkan sebagai Situs  Warisan Dunia UNESCO. Situs yang berasal dari abad ketiga SM, hanya terletak kurang dari satu jam dari kota Meknes. Untuk menikmati keindahan rereuntuhan peniggalan Romawi ini, sebaiknya Anda datang  pagi hari lebih awal atau bahkan menjelang sore hari. Dengan cara ini, Anda akan dapat menjelajahi setiap bagian dari reruntuhan dengan santai dan damai. Datanglah pada pagi musim dingin yang tenang.

Anda dapat mencapai Volubilis dengan menyewa mobil atau taksi. Saat tiba di tempat, seorang pemandu pribadi dapat disewa jika Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang sejarah reruntuhan. Hanya terdapat sedikit informasi saja yang dipasang di area tersebut. Jadi, kehadiran seorang pemandu cukup penting.

Hal menarik yang bisa Anda lihat di sini adalah bangunannya yang indah, dataran hijaunya dikelilingi oleh pohon zaitun dan tanah pertanian. Bahkan, beberapa keledai berkeliaran bebas di sekitar situs ini, memakan bunga-bunga yang tumbuh di sana.

4. Bersantai di Little Marrakesh

Kawasan "Little Marrkesh".
Kawasan “Little Marrkesh”.

Kota Taroudant di Maroko menawarkan berbagai tempat perostirahatan yang nyaman untuk para turis yang datang. Selain tempat istirahat, kota ini juga memiliki beberapa pusat kota tersibuk di negara ini. Terletak di Lembah Souss tidak jauh dari kota Agadir, kota yang juga dijuluki “Little Marrakesh” ini memiliki tembok pembatas kota yang terpelihara dengan baik dan pasar yang penuh warna. Anda bahkan mungkin melihat beberapa musisi dan pawang ular sedang melakukan pertunjukkan di alun-alun bersejarah yang dikenal sebagai Place Assarag.

Karena Taroudant melihat lebih sedikit wisatawan daripada kota-kota Maroko lainnya, Anda tidak akan mengalami kesulitan saat menjelajah kota ini. Bahkan Anda akan dapat lebih leluasa  melihat dan mengagumi kerajinan lokal. Beberapa cara menarik untuk mengekplorasi kota ini yaitu dengan bersepeda, berjalan kaki, atau menunggang kuda ataupun kereta kuda.

5. Mengikuti Kursus Fotografi

Berlatih mefoto pemandangan indah Maroko.
Berlatih mefoto pemandangan indah Maroko.

Maroko adalah sebuah tempat indah yang tak ada habisnya untuk dikagumi. Untuk mengabadikan keindahan tersebut, Anda dapat memotret foto berbagai pemandangan menakjubkan di negara tersebut. Contohnya saja yaitu pemandangan matahari terbit di atas bukit pasir. Selain itu, Anda dapat mengambil foto penduduk setempat di tengah hiruk pikuk dan keramaian di souk atau pasar tradisional mereka. Foto-foto tersebut tentu mampu menggambarkan suasana Maroko yang sangat khas.

Jika Anda masih pemula, Anda bisa mengambil kelas  fotografi selama perjalanan Anda dan bisa di awal perjalanan. Di kota pesisir Atlantik, Essaouira, Anda dapat mendaftarkan diri dalam kursus fotografi selama satu hingga enam hari. Terdapat program sehari penuh untuk mempelajari dasar-dasar penggunaan kamera, kehidupan masyarakat Maroko atau teknik-teknik pemotretan yang benar.

Fotografer profesional Rosa Frei menawarkan kursus fotografi selama sehari penuh di Maroko dan Anda bisa belajar banyak dari fotografer berpengalaman ini selama perjalanan. Selain kegiatan teresebut, Anda juga dapat mengikuti tur Capturing the Medina selama tiga jam untuk mengabadikan keindahan Maroko di setiap sudutnya dengan kamera.

6. Melihat Burung Langka

Melihat kehidupan burung.
Melihat kehidupan burung.

Meskipun Maroko tidak memiliki banyak spot untuk melihat kehidupan satwa liar. Nmaun, Anda akan terkejut saat melihat berbagai jenis burung yang dapat ditemukan di sana. Hal ini terjadi karena Maroko terletak di jalur migrasi berbagai spesies burung yang berpindah menuju ke Afrika dari Eropa pada bulan-bulan tertentu yang bersuhu dingin. Jika Anda ingin melihat bermacam burung langka dan cantik, datang saja pada musim semi atau musim gugur.

Salah satu tempat utama untuk melihat pemadangan ini adalah Oualidia yang berada di pantai Atlantik. Di sini Anda mungkin akan dapat melihat flamingo, spoonbill, dan kuntul yang mengarungi laguna. Jika Anda pergi lebih jauh ke selatan, dekat kota Agadir, terdapat sebuah tempat sejenis yaitu Taman Nasional Souss-Massa yang menaungi puluhan spesies burung, termasuk ibis botak utara yang terancam punah. Di Pegunungan Atlas, juga sering ditmeukan burung pelatuk Levaillant yang berwarna-warni. Selain itu, di bukit pasir Erg Chebbi, Anda dapat menemukan beberapa jenis burung lainnya seperti lark, elang, dan banyak burung lain yang menarik.

7. Mempelajari tentang Kehidupan Berber

Penginapan Berber di Maroko.
Penginapan Berber di Maroko.

Pada sekitar 4.000 tahun yang lalu, orang-orang Berber sudah tinggal di Maroko. Mereka sudah menempatu kawasan negara ini jauh sebelum kedatangan orang-orang Arab pada akhir abad ketujuh. Selama berabad-abad, mereka dapat mempertahankan budaya dan bahasa mereka dalam menghadapi pengaruh para pendatang asing. Keberadaan mereka tersebar di beberapa penjuru negeri dan sebagian besar hidup di pegunungan di luar kota-kota utama.

Salah satu cara menarik untuk melihat langsung kehidupan masyarakat Berbers di Maroko adalahdengan  tinggal bersama mereka selama beberapa malam. Anda dapat mengikuti  tur perjalanan ke desa Berber. Tur tersebut biasanya akan menawarkan para wisatawan untuk menginap di losmen desa Berber di Amellago.  Dengan mengikuti tur, Anda pun akan dapat melihat kehidupan sehari-hari penduduk setempat dalam berbagai kesempatan, seperti saat memetik almond atau zaitun, menggembalakan domba, membuat roti dalam oven lumpur atau belajar membuat karpet tukang.

Selain kegiatan di atas, Anda dapat mengunjungi pasar Berber dan menikmati makanan khas setempat yang dijual di sana. Anda juga dapat membeli sayuran, ternak, rempah-rempah dan tembikar di sana. Jadi, Anda tak ada salahanya mencoba kegiatan menarik ini.

8. Menikmati Lezatnya Anggur Maroko

Anggur khas Maroko.
Anggur khas Maroko.

Sebagai negara Islam, Maroko memang lebih dikenal dengan teh mint manisnya yang nikmat daripada minuman beralkohol. Namun, yang tidak diketahui banyak pengunjung adalah bahwa terdapat industri anggur kecil yang masih berkembang di sini. Untuk mengetahuinya, Anda harus tahu di mana mencarinya.

Anda akan menemukan beberapa kilang anggur di dekat Meknes. Di sebuah perusaan penghasil anggur, Les Celliers de Meknes, Anda dapat mencicipi beberapa jenis anggur seperti merlot, syrah dan cabernet sauvignon vintages.

Untuk datang ke tempat tersebut, kunjungan hanya dapat dilakukan dengan perjanjian.Setidanya pemberitahuan harus dibuat dua minggu sebelumnya. Selain mencicipi anggur, Anda juga dapat melakukan tur ke kebun anggur dan Anda akan mencicipi minyak zaitun yang juga merupakan hasil pertanian utama daerah tersebut.

9. Mempelajari tentang Seni Kerajinan Tradisional

Souk Maroko yang penuh karya berwarna cerah.
Souk Maroko yang penuh karya berwarna cerah.

Souk Maroko adalah sebuat tempat yang biasanya dipenuhi oleh karya seniman dan pengrajin terampil negara ini. Beberapa contoh hasi kerajinan tersebut adalah tembikar berwarna cerah, karpet Berber berornamen dan perhiasan dengan desain rumit. Jika, Anda termasuk wisatawan yang kreatif menggemari seni kerajinan tangan, Anda wajib mengunjungi tempat ini. Dengan berkunjung, Anda dapat mempelajari budaya Maroko, bertemu para seniman secara langsung dan mempelajari keterampilan baru.

10. Melihat Tradisi Khas Maroko Moussem

Tradisi khas Maroko Moussem.
Tradisi khas Maroko Moussem.

Moussem Tan-Tan merupakan sebuah acara perayaan tradisional yang diadakan di wilayah barat daya Maroko.  Acara ini berwujud pertemuan para penghuni nomaden gurun Sahara yang diselenggarakan setiap tahun. Lebih dari tiga puluh suku dari Maroko selatan dan bagian lain di barat laut Afrika dipertemukan dalam acara ini. Pertemuan tersebut biasanya terjadi sekitar bulan Mei.

Pada pertemuan ini, para pesertanya akan berkumpul bersama, membeli, menjual dan menukar bahan makanan serta produk lainnya. Bahlan terdapat kompetisi unta, pembiakan kuda, perayakan pernikahan, konsultasi dengan ahli jamu dan kegiatan sejenisnya.

Selain kegiatan di atas, Moussem juga memasukkan serangkaian ekspresi budaya seperti pertunjukan musik, pentunjukkan nyanyian populer, permainan, kontes puisi, dan tradisi lisan Hassanie lainnya.

Bukan hanya moussem, ternyata masih terdapat acara yang memiliki unsur tradisi lainnya di Maroko. Salah satunya yaitu Festival Madu yang diselenggarakan di kota Argana setiap bulan Mei. Tujuan dari festival ini yaitu untuk merayakan hasil panen madu lezatp roduksi masyarakat setempat. Atau Anda bisa melihat Festival Unta dyang diadakan i kota kecil Goulimine. Pada acara ini, orang-orang dari puluhan suku Sahara akan berkumpul untuk berdagang, kontes kuda dan unta, melakukan pertunjukkan puisi dan musik.

Pilihan menarik lainnya yaitu Festival Pernikahan Imilchil, yang diadakan pada bulan September di Pegunungan Atlas Tengah. Di dalam acara ini,  para wanita dari desa-desa di daerah itu dapat mencoba untuk menemukan dan memilih pasangan. Sangat menarik bukan?

Moussem atau acara-acar di atas telah diakui oleh UNESCO sebagai bagian dari Warisan Budaya Manusia Lisan dan Takbenda.

11. Melakukan Pendakian Gunung

Mendaki pegunungan Atlas.
Mendaki pegunungan Atlas.

Sebagian besar pelancong yang datang ke Maroko, akan menuju langsung ke Pegunungan Atlas untuk hiking atau melakukan pendakian. Di sepanjang jalan, Anda akan dapat menikmati keindahan air terjunnya, iklim gunung khas Mediterania dan hutan cedar yang tenang. Salah satu jalur yang harus dilewati untuk mendaki adalah melalui kota Chefchaouen.

Kota ini sangat terkenal dengan kawasannya yang memiliki bangunan rumah berwarna biru yang menakjubkan. Dari sana, Anda dapat melakukan pendakian siang hari dengan berjalan lebih lama untuk menikmati pesona kota tersebut. Bahkan, jika Anda mempunyai banyak waktu, Anda dapat menjelajah trek lain yang tersebar di beberapa desa kecil yang di seluruh pegunungan. Sepanjang perjalanan, terkadang elang emas dan kera Barbary akan terlihat.

Jika Anda menginginkan tur pendakian dan menyusuri kota Chefchaouen dalam waktu yang bersamaan, Anda bisa mengikuti paket tur perjalanan Maroko dari situs-situs di internet.

Waktu Terbaik untuk Pergi ke Maroko

Kota Chefchaouen dengan bangunannya yang berwarna biru.
Kota Chefchaouen dengan bangunannya yang berwarna biru.

Musim panas di Maroko akan membuat Anda sedikit merasa gerah bahkan terkadang bisa sangat menyengat. Jadi, sebaiknya Anda melakukan perjalanan adalah musim semi atau musim gugur. Namun, Anda masih bisa pergi pada saat musim panas apabila Anda ingin mengunjungi kawasan pantainya yang terletak di kota Essaouira dan Agadir. Di pantai ini, Anda dapat berenang dan bersantai sambil menikmati cuaca yang cerah. Sedangkan pada musim dingin, Pegunungan Atlas akan bersaljju, sehingga kegiatan trekking lebih baik dilakukan pada akhir musim semi.

Maroko adalah salah satu tujuan wisata di dunia yang sangat terjangkau. Biaya hidup di negara ini tergolong rendah, dan Anda punya banyak pilihan hostel dengan harga yang rerlatif murah. Untuk sarana trasnportasi, bus dan kereta api akan melayani para Anda untuk berkunjung dengan biaya terjangkau ke seluruh penjuru negeri. Makananan dengan harga yang ramah di kantong pun berlimpah dan bisa ditemukan dengan mudah di warung makan, medina (pusat kota) atau di Jemaa el-Fna Square, yaitu pasar terbuka yang terkenal di Marrakesh. Jadi, tunggu apa lagi? Segera saja rencanakan kunjungan Anda ke Maroko.