Apa yang menjadikan pendakian sederhana menjadi sesuatu yang layak untuk berada di daftar liburan? Lokasi, lokasi, lokasi. Beberapa jalur pendakian terbaik di dunia benar-benar harus Anda kunjungi jika Anda adalah pecinta alam!

Mulai dari gurun pasir hingga gunung berlumut, jalur-jalur pendakian di bawah ini sangat ekstrem sekaligus memberikan keindahan yang tak tertandingi. Berikut adalah sembilan jalur pendakian yang wajib Anda taklukan!

1. Gunung Kilimanjaro, Tanzania

Gunung Kilimanjaro, Tanzania
Gunung Kilimanjaro, Tanzania/Foto oleh Trek Bears Photography.

Gunung Kilimanjaro yang merupakan gunung tertinggi di Afrika ini merupakan gunung berapi aktif dengan tiga puncak, lima ekosistem (dari gurun sampai salju), dan gletser yang terletak di ketinggian lebih dari 16.000 kaki di atas permukaan laut. Meskipun Gunung Kilimanjaro adalah salah satu lokasi pendakian yang sangat ekstrem, tetapi tenang, untuk Anda pendaki non-ahli pasti juga bisa menaklukkan gunung yang satu ini, jika kesehatan Anda dalam kondisi yang baik.

Jalur hiking Gunung Kilimanjaro harus dilewati dengan berjalan santai dan perlahan, guna menghindari munculnya penyakit ketinggian yang menggagalkan lebih dari setengah pengunjung tahunannya mencapai puncak. Mencapai puncak Gunung Kilimanjaro memang sulit (dan memakan waktu lima hari, minimal) tetapi pergi dengan pemandu lokal, meluangkan waktu Anda untuk melihat satwa liar, dan berkemah di sepanjang jalan akan membuat Anda mendapatkan pengalaman yang luar biasa.

2. Choquequirao, Peru

Choquequirao, Peru
Choquequirao, Peru/Foto oleh Yuri Zvezdny.

Inca Trail di Peru adalah salah satu jalur pendakian terbaik di dunia, yang membuat Machu Picchu penuh sesak. Tahukah Anda The Lost City of the Incas memiliki Wi-Fi dan aplikasinya sendiri? Nah, jika Anda ingin melihat Machu Picchu dari kejauhan, Anda harus mendaki ke Choquequirao, maka percayalah, Anda akan melihat keunikan dan keajaiban Inca kuno.

The Lost City, Choquequirao dapat diakses dengan mendaki selama tujuh hari, sepanjang 100 mil, yang disebut-sebut lima kali lebih sulit dibandingkan Inca trail. Ketinggian di Andes ini kurang dieksplorasi jika dibandingkan dengan Machu Picchu, Choquequirao. Namun, mungkin di masa yang akan datang pemerintah setempat akan membuat kereta gantung atau jembatan yang menghubungkannya dengan Machu Picchu guna mengurangi beberapa trail pendakian Inca.

3. The Back Route to Petra, Yordania

The Back Route to Petra, Jordan
The Back Route to Petra, Yordania/Foto oleh Ralf Siemieniec.

Kota hilang lainnya yang menarik sejumlah pendaki adalah Petra, yang keindahannya akan Anda rasakan setelah melalui pendakian melelahkan melalui Petra Basin yang terpencil dari Little Petra. Little Petra adalah sebuah tempat yang lebih kecil dari rumah kuno yang diukir dari batu pasir dan makam, sejauh enam mil dari rute pendakian utama.

Hanya seorang pemandu wisata ahli yang dapat membawa Anda dengan aman melalui lintasan ngarai di Petra Basin dan masuk ke Petra dari belakang. Perjalanan biasanya mencakup delapan hari. Jangan lewatkan pendakian curam untuk melihat Treasury dari atas, kemudian menuju ke High Place of Sacrifice di kota kuno Nabatea untuk melihat pemandangan gua Kota Hilang dan makam-makam yang dihias.

4. Pennine Way, Inggris

Pennine Way, Inggris
Pennine Way, Inggris/Foto oleh Dave Head.

Beberapa jalur pendakian terbaik di dunia terletak di jantung Inggris di Pennine Way, sebuah hamparan pegunungan 268 mil yang terjal, di samping air terjun, melewati banyak pub dan peternakan keju di mana Anda dapat berhenti untuk minum bir atau mencicipi makanan di sana.

Pemandangan pedesaan dataran tinggi Nick dan air terjun High Force adalah salah satu dari banyak keajaiban di sepanjang tulang punggung Inggris, yang dapat Anda nikmati di antara perhentian desa-desa Inggris yang nyaman, seperti Cowling dan Greenhead.

5. Grand Canyon, Amerika Serikat

Grand-Canyon
Grand Canyon/Foto oleh Patrick Tr.

Melihat Grand Canyon tanpa kerumunan orang tidaklah mudah, tetapi hal tersebut mungkin saja terjadi, jika Anda bersedia untuk turun dan mendaki jalur pendakian terbaiknya untuk melihat pemandangan Sungai Colorado dan padang pasir Arizona yang tandus dan gersang. Grand Canyon berjarak sepuluh mil antara satu tebing ke tebing lainnya.

Tebing utara Grand Canyon’s menuju tebing selatan harus dilalui dengan mendaki sepanjang 14 mil dan menuruni jurang jika Anda mulai dari Utara. Perjalanan sejauh 24 mil dapat dilakukan hanya dalam sehari, tetapi Anda mungkin bisa mengambil beberapa kesempatan untuk menikmati pemandangan dengan menginap di Phantom Ranch, atau berkemah di bawah bintang-bintang (namun jika ingin berkemah, Anda mungkin perlu izin terlebih dahulu).

6. Te Araroa Trail, Selandia Baru

Te Araroa Trail, Selandia Baru
Te Araroa Trail, Selandia Baru/Foto oleh West Coast Scapes.

Berjalan pada jalan setapak sepanjang Selandia Baru, baik kepulauan Utara maupun Selatan, yang membutuhkan waktu 50 hingga 80 hari per pulau, jika Anda berani menghadapi tantangan sepanjang 1.800 mil penuh. Te Araroa memiliki banyak rute, merupakan pilihan bagi Anda untuk memilih menaklukkan perjalanan ekstrem selama sebulan, merencanakan petualangan selama beberapa hari, atau melakukan perjalanan yang ramah keluarga.

Tongariro Alpine Crossing adalah perjalanan harian yang paling populer untuk melihat Emerald Lakes berwarna aqua, atau  melihat kawah gunung berapi yang menyerupai bulan. Dengan perjalanan spesial dua hari seperti East Ahuriri Track, Anda akan merasakan kelok-kelok yang melewati hutan beech, lembah, dan menyeberangi sungai untuk menikmati pemandangan alam Selandia Baru yang sangat indah.

7. Great Ocean Walk, Australia

Great Ocean Walk, Australia
Great Ocean Walk, Australia/Foto oleh Filip Fuxa

Tidak hanya sebagai salah satu tempat pendakian terbaik di dunia, Great Ocean Walk di Australia juga merupakan cara terbaik untuk melihat keajaiban pantai Victoria dalam satu petualangan, seperti Castle Cove, Wreck Beach, dan 12 Apostles! Anda akan menyaksikan tumpukan bebatuan yang menjulang dan matahari terbenam yang bersinar dari bentangan sepanjang 62 mil di sepanjang pantai selatan. Pendakian ini disarankan untuk dilakukan selama delapan hari. Percayalah, Anda tidak akan melewatkan satupun keindahan alam Australia.

8. Torres del Paine, Patagonia

Torres del Paine, Patagonia
Torres del Paine, Patagonia/Foto oleh Kavram.

Terletak di bagian selatan Amerika Selatan, Taman Nasional Torres del Paine merupakan hamparan tundra kering, gletser biru, pegunungan yang tertutup salju, dan beberapa jalur hiking terbaik di dunia. Perjalanan panjang Patagonian di taman nasional ini akan menguji batas diri Anda, dan sebaiknya dilakukan dengan pemandu lokal.

9. Kumano Kodo, Jepang

Kumano Kodo, Jepang
Kumano Kodo, Jepang/Foto oleh Basico.

Satuan rute ziarah kuno, Kumano Kodo adalah salah satu pendakian terbaik di dunia, dan cara yang sangat tepat untuk melihat pagoda Jepang dan pegunungan yang subur. Kii Hanto adalah semenanjung terbesar di Jepang, namun jauh dari jalur wisata. Berikan istirahat untuk tubuh Anda setelah memanjat tebing hutan dan tangga berlumut dengan menginap santai di ryokan, atau penginapan bergaya Jepang yang dikelola oleh keluarga setempat, di mana Anda dapat menikmati teh dan kasur futon yang lembut untuk mengistirahatkan kaki Anda setelah melihat-lihat tempat suci dan margasatwa pada trek sepanjang 8 hingga 14 mil.

Nah, Itu dia tadi sembilan lokasi pendakian epik yang sangat indah dan cocok untuk Anda si pecinta alam. Ayo, rencanakan liburan Anda ke tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas. Jangan lupa menabung, ya!